Siap-Siap! Jajan di China Kini Cukup Scan QRIS, Berlaku Mulai Akhir April

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siap-Siap! Jajan di China Kini Cukup Scan QRIS, Berlaku Mulai Akhir April (Foto: AI)

Siap-Siap! Jajan di China Kini Cukup Scan QRIS, Berlaku Mulai Akhir April (Foto: AI)

Berito.id – Dompet fisik kian di tinggalkan. Masyarakat Indonesia kini lebih fasih memindai kode kotak statis maupun dinamis untuk segala urusan receh hingga transaksi besar. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan transaksi QRIS mencapai angka fantastis, yakni 111,94% secara tahunan (year on year).

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan ledakan ini di picu oleh sistem pembayaran yang kian aman dan andal. “Transaksi QRIS yang tumbuh tinggi mencapai 111,94%,” tegas Perry dalam konferensi pers RDG April 2026, Kamis (23/4/2026).

Sepanjang triwulan I 2026 saja, volume transaksi digital di tanah air telah menyentuh 14,39 miliar kali. Angka ini mencerminkan betapa agresifnya masyarakat dalam mengadopsi gaya hidup nontunai.

Jajan di Tiongkok Tanpa Ribet Valas

Kabar yang lebih mendebarkan bagi para pelancong dan pelaku usaha: QRIS Indonesia-China resmi meluncur pada 30 April 2026. Artinya, Anda tidak perlu lagi repot menukar Rupiah ke Yuan dalam bentuk fisik saat menginjakkan kaki di Tiongkok.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Siapkan 380 Posisi di Bea Cukai: Lulusan SMA Bisa Langsung Terjun ke Lapangan

Meski masih dalam tahap uji coba (sandboxing), antusiasme publik sudah meluap. Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, membeberkan data yang cukup mengejutkan dari masa uji coba tersebut.

“Volume transaksinya sudah mencapai 1,64 juta transaksi dengan nominal mencapai Rp 556 miliar. Ini baru tahap uji coba,” ujar Filianingsih. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa integrasi pembayaran lintas negara adalah kebutuhan mendesak bagi mobilitas warga antarnegara.

BI-FAST dan Dominasi Mobile Banking

Di balik kesuksesan QRIS, infrastruktur pendukung seperti BI-FAST juga menunjukkan taji. Volume transaksi ritel melalui kanal ini menembus 1,4 miliar transaksi dengan nilai Rp 3.519 triliun hanya dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik Rp16.000 per Gram Hari Ini, Sabtu 18 April 2026

Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya penggunaan aplikasi mobile banking yang naik 7,88% secara tahunan. Sementara itu, uang kartal atau uang fisik yang beredar tetap tumbuh di angka 8,59% atau sekitar Rp 1.346 triliun, namun perannya perlahan mulai tergeser oleh kepraktisan layar ponsel.

Tips Transaksi Aman: Menjelang peluncuran QRIS lintas negara 30 April mendatang, pastikan aplikasi bank atau dompet digital Anda sudah dalam versi terbaru. Selalu periksa nilai tukar yang tertera di layar sebelum melakukan konfirmasi pembayaran di luar negeri untuk memastikan transparansi biaya. ***

Berita Terkait

Malam Puncak Puteri Indonesia 2026, 45 Finalis Siap Perebutkan Enam Mahkota Borobudur
Gaji ke-13 Cair Juni, Strategi Pemerintah Jaga Ekonomi
Rupiah Tembus Rp 17.300 per Dolar AS, Bank Indonesia Mulai Intervensi Pasar
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga 4,75%, Prioritas Jaga Rupiah dari Tekanan Global
Game Penghasil Uang Langsung ke Rekening Bank Lokal Tanpa Modal
Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Lampaui Target Nasional
BBM dan LPG Nonsubsidi Melambung: Strategi Atur Budget Biar Mobilitas Tetap Jalan Tanpa Dompet Jebol
Mengenal Istilah Soft Spoken: Arti, Karakteristik, hingga Kelebihan dan Kekurangannya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:00 WIB

Malam Puncak Puteri Indonesia 2026, 45 Finalis Siap Perebutkan Enam Mahkota Borobudur

Kamis, 23 April 2026 - 18:00 WIB

Siap-Siap! Jajan di China Kini Cukup Scan QRIS, Berlaku Mulai Akhir April

Kamis, 23 April 2026 - 17:00 WIB

Gaji ke-13 Cair Juni, Strategi Pemerintah Jaga Ekonomi

Kamis, 23 April 2026 - 13:30 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.300 per Dolar AS, Bank Indonesia Mulai Intervensi Pasar

Kamis, 23 April 2026 - 10:14 WIB

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga 4,75%, Prioritas Jaga Rupiah dari Tekanan Global

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Foto: Istimewa)

Nasional

Gaji ke-13 Cair Juni, Strategi Pemerintah Jaga Ekonomi

Kamis, 23 Apr 2026 - 17:00 WIB