Berito.id – Pasar saham Indonesia memulai perdagangan akhir pekan dengan langkah gontai. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di buka melemah tipis pada Jumat pagi, 24 April 2026. Data Stockbit tepat pukul 09:00 WIB menunjukkan indeks berada di level 7.372,049, terkoreksi 0,09 persen.
IHSG sebenarnya mencoba bertahan di zona netral pada level pembukaan 7.378,07, namun tekanan jual yang halus menyeretnya turun dari posisi penutupan kemarin di 7.378,61. Dalam menit-menit awal perdagangan, sebanyak 798,17 juta lembar saham telah berpindah tangan dengan nilai transaksi menembus Rp 470,83 miliar. Kesibukan pasar ini terekam dalam frekuensi perdagangan yang mencapai 75,05 ribu kali.
Rupiah Terkunci di Angka Psikologis
Di pasar uang, pergerakan Garuda tampak kurang bertenaga namun stabil. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau stagnan pagi ini. Mata uang kebanggaan kita tertahan di level Rp 17.285 per dolar AS.
Kondisi stagnan ini memberikan sinyal bahwa pelaku pasar masih cenderung wait and see terhadap sentimen global, terutama menunggu rilis data ekonomi dari Amerika Serikat yang seringkali menjadi motor penggerak volatilitas nilai tukar.
Bursa Asia Bergerak Variabel
Pelemahan IHSG sejalan dengan kondisi regional Asia yang menunjukkan arah tidak seragam. Investor di kawasan ini tampak terbelah dalam merespons dinamika pasar global.
Berikut adalah rapor indeks utama Asia pagi ini:
-
Nikkei 225 (Jepang): Melaju positif, naik 0,45 persen ke level 59.407,44.
-
SSE Composite (China): Menguat signifikan 0,70 persen di posisi 4.110,79.
-
Hang Seng (Hong Kong): Bernasib sial, terjun 0,70 persen ke level 25.733,61.
-
Straits Times (Singapura): Terkoreksi 0,28 persen ke level 4.930,16.
Ketimpangan ini menunjukkan bahwa aliran modal sedang mencari pelabuhan yang di anggap paling aman atau prospektif di tengah sentimen regional yang dinamis. Bagi investor domestik, pergerakan bursa Hong Kong dan Singapura yang memerah perlu di waspadai karena seringkali menjadi indikator awal tekanan jual di pasar berkembang seperti Indonesia.
Catatan Redaksi: Pergerakan pasar modal sangat dinamis. Artikel ini disusun berdasarkan data perdagangan pembukaan pukul 09:00 WIB. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. ***






