Kepala Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP Tetap Stabil dan Tidak Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP Tetap Stabil dan Tidak Naik (Foto: Biro Humas Kementan/liputan6)

Kepala Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP Tetap Stabil dan Tidak Naik (Foto: Biro Humas Kementan/liputan6)

Berito.id – Pemerintah mengambil langkah tegas untuk menjaga isi dompet masyarakat. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menggaransi bahwa harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap. Tidak ada kenaikan harga di tengah fluktuasi pasar global yang seringkali tak menentu.

Kepastian ini muncul usai inspeksi mendadak di Gudang Filial Perum Bulog Karawang pada Kamis, 23 April 2026 lalu. Amran menegaskan bahwa program SPHP adalah instrumen utama pemerintah untuk menyeimbangkan harga beras di tingkat konsumen.

“SPHP kita tidak naikkan. Tetap harganya seperti sekarang,” tegas Amran dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu, 26 April 2026.

Aturan Baru: Batas 25 Kg Agar Tak Diborong Spekulan

Meski harga terkunci, ada syarat yang harus di patuhi konsumen. Pemerintah kini memperketat volume pembelian. Langkah ini diambil bukan karena stok menipis, melainkan untuk memutus rantai praktik pembelian tidak wajar yang kerap di lakukan oleh oknum untuk dijual kembali dengan harga komersial.

Baca Juga :  Prabowo Dukung Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Berdasarkan Keputusan Kepala Bapanas Nomor 34 Tahun 2026, berikut adalah rincian batasan belinya:

  • Kemasan 5 Kg: Maksimal 5 karung (Total 25 kg) per konsumen.

  • Kemasan 2 Kg: Maksimal 2 kemasan per konsumen.

“Kalau tidak di batasi bisa di borong dan di jual kembali,” ujar Amran mengingatkan. Mengingat beras ini mengandung subsidi negara, menjualnya kembali demi keuntungan pribadi adalah pelanggaran hukum.

Stok Melimpah dan Inflasi yang Mulai ‘Jinak’

Data berbicara lebih keras dari sekadar janji. Realisasi penyaluran SPHP sepanjang Maret 2026 telah menyentuh angka 70,01 ribu ton. Hingga akhir April ini saja, penyaluran sudah mencapai 99,77 persen dari target bulanan.

Baca Juga :  Harga Toyota Voxy R90 Bekas Mulai Rp 300 Jutaan, Simak Kisaran Terbarunya

Pemerintah tidak main-main dalam menjaga ketersediaan ini. Anggaran sebesar Rp4,97 triliun telah di siapkan untuk menyokong subsidi agar target penyaluran total 828 ribu ton tahun ini tercapai.

Efek positifnya mulai terasa di sektor ekonomi makro. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi beras pada Maret 2026 hanya berada di angka 0,65 persen. Angka ini membuktikan bahwa beras tak lagi menjadi “biang kerok” utama kenaikan inflasi nasional dalam dua tahun terakhir. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pun saat ini di klaim berada pada level tertinggi, memberikan rasa aman bagi ketahanan pangan nasional hingga beberapa bulan ke depan. ***

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan
Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia
“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Berita Terbaru