Update Harga Pangan 26 April 2026, Telur Ayam Rp31.950 per Kg, Segini Harga Cabai Rawit Merah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Update Harga Pangan 26 April 2026, Telur Ayam Rp31.950 per Kg, Segini Harga Cabai Rawit Merah

Update Harga Pangan 26 April 2026, Telur Ayam Rp31.950 per Kg, Segini Harga Cabai Rawit Merah

Berito.id – Kondisi dapur rumah tangga di akhir pekan ini masih menghadapi tekanan harga pada sejumlah komoditas inti. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Minggu (26/4/2026) pukul 10.00 WIB, fluktuasi harga terlihat jelas pada kelompok sayuran dan protein hewani.

Cabai rawit merah menjadi komoditas paling “pedas” bagi kantong konsumen dengan harga menembus Rp64.050 per kilogram (kg). Lonjakan ini di ikuti oleh cabai rawit hijau yang bertengger di angka Rp49.000 per kg. Sementara itu, untuk bumbu dapur lainnya, bawang merah dibanderol Rp46.100 per kg dan bawang putih di patok Rp39.700 per kg.

Rincian Harga Beras dan Daging

Kelompok beras, sebagai komoditas paling krusial, menunjukkan variasi harga yang stabil namun berada di level tinggi. Beras kualitas super I kini menyentuh Rp17.350 per kg, sedangkan kualitas medium I berada di angka Rp16.100 per kg. Bagi konsumen yang mencari opsi lebih terjangkau, beras kualitas bawah II tersedia di kisaran Rp14.550 per kg.

Baca Juga :  Resep Bolu Sarang Semut Takaran Gelas, Solusi Baking Mewah Tanpa Perlu Timbangan

Di sektor protein, harga telur ayam ras masih tertahan di angka Rp31.950 per kg. Untuk daging sapi kualitas I, konsumen harus merogoh kocek hingga Rp148.150 per kg, sementara daging ayam ras berada di posisi Rp39.200 per kg.

Angin Segar dari Tren Harga Minyakita

Kabar baik datang dari minyak goreng program pemerintah, Minyakita. Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan tren penurunan harga yang mulai mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET). Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengonfirmasi pergeseran angka ini.

“Sebenarnya bukan naik, sudah mulai turun kalau Minyakita ya. Dari Rp17 ribu ke Rp16 ribu,” ujar Ketut saat memberikan keterangan resmi. Data Bapanas mencatat rata-rata harga nasional kini berada di Rp16.824 per liter, menyusut tipis dari periode sebelumnya.

Baca Juga :  Dompet Aman! Tarif Listrik Maret 2026 Resmi Tidak Naik, Segini Rincian per kWh

Upaya Memangkas ‘Jaring’ Distribusi

Masalah klasik distribusi masih menjadi ganjalan utama dalam menstabilkan harga di tingkat pengecer. Jalur distribusi yang terlalu panjang dari produsen ke pasar membuat harga seringkali melambung sebelum sampai ke tangan konsumen.

Bapanas kini mendorong skema baru agar Perum Bulog dan ID Food mendapatkan alokasi 60 persen Domestic Market Obligation (DMO). Langkah ini diharapkan dapat memperpendek rantai pasok.

“Harusnya kan langsung ke pengecer. Jika Bulog atau ID Food memperoleh 60 persen DMO, pemantauan akan jauh lebih mudah,” pungkas Ketut. Pengawasan ketat terus dilakukan guna memastikan stabilitas harga pangan tidak semakin menjauh dari daya beli masyarakat di tengah dinamika pasar global.

Tips Belanja Bijak: Untuk mendapatkan harga terbaik, konsumen disarankan melakukan pengecekan berkala melalui portal PIHPS secara real-time sebelum berangkat ke pasar, mengingat fluktuasi harga di tingkat pedagang eceran bisa sangat dinamis antar wilayah. ***

Berita Terkait

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terjerat Judi Online, Menkomdigi Serukan Darurat Nasional
Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026, Stagnan di Rp2,839 Juta per Gram
Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia 15 Mei 2026, Strategi Menghadapi Cuti Bersama
OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda
OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun
Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik
IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang
IHSG Anjlok ke 6.905 Akibat Eksodus Modal Asing di Saham Perbankan dan Blue Chip
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:02 WIB

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terjerat Judi Online, Menkomdigi Serukan Darurat Nasional

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026, Stagnan di Rp2,839 Juta per Gram

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:06 WIB

Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia 15 Mei 2026, Strategi Menghadapi Cuti Bersama

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:04 WIB

OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:03 WIB

OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun

Berita Terbaru