Berito.id – Kerinduan mencium tangan orang tua di kampung halaman seringkali membuat kita fokus pada persiapan fisik dan kendaraan saja. Tiket sudah di tangan, mobil sudah diservis, namun ada satu hal yang kerap terlupa: risiko yang tidak terduga. Perjalanan jauh dengan volume kendaraan yang melonjak tajam meningkatkan potensi kendala di jalan, mulai dari kerusakan mesin hingga risiko kecelakaan.
Mempersiapkan perlindungan perjalanan atau asuransi bukan berarti mengharapkan hal buruk terjadi. Ini adalah bentuk antisipasi cerdas agar momen silaturahmi tidak terganggu oleh beban finansial mendadak akibat insiden yang tidak diinginkan.
Volume pemudik yang mencapai jutaan orang setiap tahunnya menciptakan dinamika risiko yang tinggi. Direktur Utama PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (PLN Insurance), Moch. Hirmas Fuady, menekankan bahwa asuransi memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.
“Perlindungan ini bukan sekadar soal ganti rugi, tapi soal ketenangan pikiran. Saat masyarakat mudik, mereka harus merasa terlindungi dari berbagai kemungkinan risiko finansial akibat kecelakaan atau gangguan perjalanan lainnya,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Selain perlindungan diri, asuransi perjalanan modern kini mulai mencakup bantuan darurat di jalan raya (roadside assistance). Layanan ini sangat membantu jika kendaraan Anda tiba-tiba mogok di tengah jalur tol yang padat.
Manfaat Nyata yang Didapat Pemudik
Seringkali masyarakat menganggap asuransi perjalanan hanya untuk pengguna pesawat terbang. Padahal, pemudik jalur darat justru memiliki risiko kelelahan dan gangguan teknis yang lebih besar. Berikut adalah beberapa nilai tambah yang bisa Anda dapatkan:
-
Santunan Kecelakaan Diri: Memberikan dana bantuan jika terjadi risiko cacat tetap atau meninggal dunia.
-
Biaya Medis Darurat: Menanggung biaya rumah sakit di lokasi terdekat jika terjadi insiden di tengah perjalanan.
-
Kehilangan Barang Bawaan: Memberikan kompensasi jika barang berharga atau bagasi hilang selama perjalanan.
-
Evakuasi Medis: Layanan penjemputan dengan ambulans atau sarana medis lainnya menuju fasilitas kesehatan standar.
Tips Memilih Perlindungan Mudik yang Tepat
Sebelum membeli polis asuransi perjalanan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar klaim tidak sulit di kemudian hari. Pastikan perusahaan asuransi memiliki jaringan rumah sakit yang luas di sepanjang rute mudik Anda.
Periksa juga durasi perlindungan. Sebaiknya, pilih polis yang aktif sejak H-3 keberangkatan hingga H+3 kepulangan. Hal ini penting untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi bahkan setelah Anda sampai di rumah namun masih dalam suasana arus balik yang padat.
Jangan lupa untuk menyimpan nomor call center darurat perusahaan asuransi di kontak utama ponsel Anda. Dalam kondisi darurat, kecepatan akses informasi adalah kunci utama penanganan risiko. (Nd)






