Finalis Puteri Indonesia 2026 Kini Jadi Motor Perubahan Ekonomi Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Finalis Puteri Indonesia 2026 Kini Jadi Motor Perubahan Ekonomi Digital (Foto: Ist)

Finalis Puteri Indonesia 2026 Kini Jadi Motor Perubahan Ekonomi Digital (Foto: Ist)

Berito.id – Wajah ajang kecantikan di Tanah Air kini benar-benar bergeser. Tidak lagi melulu soal estetika, para perempuan muda di panggung Puteri Indonesia 2026 membuktikan bahwa mereka adalah pemikir kritis yang siap membawa solusi bagi persoalan bangsa.

Melalui kolaborasi PT Netzme Kreasi Indonesia dan Yayasan Puteri Indonesia, ajang Women Empowerment Journey: Crown of Impact x The 5th Motion Challenge (Mocha) menjadi saksi betapa tajamnya inovasi yang ditawarkan 45 finalis tahun ini. Bertempat di Teater Wahyu Sihombing, mereka membedah program advokasi yang berfokus pada keberlanjutan dan dampak sosial nyata.

Ubah Limbah Jadi Nilai Ekonomi

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Cheryl Lidia Regar. Perwakilan Kalimantan Timur ini sukses menyabet penghargaan Best Advokasi berkat platform CIRO WASTE (CIROES).

Gagasannya cukup berani: menggabungkan teknologi digital dengan ekonomi sirkular. Lewat platform ini, pengelolaan limbah tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan peluang ekonomi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Inovasi ini dianggap sangat relevan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang tengah menjadi tren global.

Baca Juga :  Deretan Film Horor Indonesia yang Siap Menguji Nyali

Netzme pun tidak main-main memberikan dukungan. Mereka menyiapkan investasi dan pendampingan khusus agar CIRO WASTE tidak berhenti sebagai ide di atas kertas, tapi bertransformasi menjadi gerakan masif di lapangan.

Melampaui Sekadar Kompetisi Ide

Direktur PT Mustika Ratu Tbk sekaligus Ketua Pemilihan Puteri Indonesia, Kusuma Anjani, menekankan bahwa standar tahun ini jauh lebih tinggi. Para finalis didorong untuk menciptakan ekosistem yang mampu mengubah gagasan menjadi aksi konkret.

“Ajang ini dirancang untuk melampaui kompetisi ide. Kami mendorong para finalis menghadirkan program advokasi yang tidak hanya relevan, tetapi punya dampak jangka panjang,” tegas Kusuma Anjani.

Hal senada diungkapkan CEO Netzme, Vicky Ganda Saputra. Ia ingin menciptakan standar baru dalam mengukur dampak sosial sebuah program. Menurutnya, tantangan bagi para perempuan ini adalah bagaimana membuat program yang terukur dari sisi kemanusiaan sekaligus berkelanjutan secara bisnis.

Kemampuan ‘Pitching’ dan Bisnis Sosial

Ide brilian tentu akan sia-sia jika tidak dikomunikasikan dengan baik. Di sinilah peran Public Speaking Coach TalkUp.id, Janu Saputra. Ia menggembleng para finalis agar mampu melakukan pitching layaknya pengusaha startup di depan investor.

Baca Juga :  StarBe Resmi Rilis Single Inferno, Gandeng Penulis Lagu Internasional Shorelle

Tujuannya jelas: agar para finalis bisa membangun model bisnis sosial yang mandiri. Dengan begitu, program mereka tetap berjalan meski masa jabatan sebagai Puteri Indonesia telah usai. Ini adalah pergeseran besar dari sekadar kegiatan amal (charity) jangka pendek menuju pemberdayaan yang inklusif.

Dukungan Publik Masih Terbuka

Masyarakat pun diajak terlibat langsung dalam menentukan arah perubahan ini. Anda masih memiliki kesempatan memberikan dukungan kepada finalis favorit melalui voting resmi. Pemenang akan diumumkan pada malam puncak Grand Final Puteri Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2026.

Tips Praktis bagi Perempuan Agen Perubahan: Jika Anda ingin memulai langkah serupa seperti para finalis, fokuslah pada persoalan di sekitar Anda yang paling mendesak. Gunakan perangkat digital sederhana untuk mulai mendokumentasikan atau membangun komunitas kecil. Konsistensi dalam dampak kecil seringkali menjadi fondasi bagi gerakan yang lebih besar. (Nd)

Berita Terkait

6 Rekomendasi Drama Korea Slow Burn Terbaik di Netflix
Sinopsis Gundam Hathaway The Sorcery of Nymph Circe dan Jadwal Tayang 2026
5 Rekomendasi Drama Korea Lim Ji-yeon Terbaik yang Wajib Ditonton
9 Rekomendasi Drama China Zhang Linghe Terbaik, Penuh Romansa dan Intrik
9 Drama Korea tentang Bencana dan Pasca-Apokaliptik Terbaik yang Menguji Naluri Bertahan Hidup
Hearts2Hearts Cetak Rekor Baru, MV ‘RUDE!’ Raih 100 Juta Tayangan
3 Rekomendasi Drakor dan Variety Show Korea Terbaru Mei 2026
Rekomendasi 4 Drakor Romantis dengan Rating Chemistry Tertinggi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:03 WIB

6 Rekomendasi Drama Korea Slow Burn Terbaik di Netflix

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:04 WIB

Sinopsis Gundam Hathaway The Sorcery of Nymph Circe dan Jadwal Tayang 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:07 WIB

5 Rekomendasi Drama Korea Lim Ji-yeon Terbaik yang Wajib Ditonton

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:06 WIB

9 Rekomendasi Drama China Zhang Linghe Terbaik, Penuh Romansa dan Intrik

Senin, 25 Mei 2026 - 16:05 WIB

9 Drama Korea tentang Bencana dan Pasca-Apokaliptik Terbaik yang Menguji Naluri Bertahan Hidup

Berita Terbaru