Berito.id – Konser megah EXO di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta segera berlangsung pada 6 dan 7 Juni 2026. Boyband asal Korea Selatan ini di perkirakan akan membawakan lagu hits mereka yang berjudul “Angel” sebagai tembang penutup.
Pemilihan “Angel” sebagai lagu encore dinilai sangat pas. Paduan alunan piano lembut dan vokal harmonis member EXO siap menghadirkan perpisahan yang hangat. Meski telah dirilis sedekade lalu, lagu sakral ini tetap memiliki tempat istimewa bagi EXO dan penggemar setia mereka.
Makna Mendalam di Balik Lagu “Angel”
Secara garis besar, “Angel” menggambarkan ketulusan cinta dari sosok layaknya malaikat kepada seorang manusia biasa. Liriknya mengisahkan perjuangan sang narator yang rela menjelajahi dunia asing demi bisa mendampingi orang yang ia cintai.
Bagi EXO-L, kisah “malaikat dan manusia” ini merupakan simbol ikatan emosional dan dukungan timbal balik antara EXO dan penggemar.
Lirik dan Terjemahan Lagu “Angel” – EXO
[Verse 1]
Machi amugeotdo moreuneun airo geureoke dasi taeeonan sungan gachi (Seolah aku terlahir kembali menjadi anak yang polos) Jamsi kkumilkkabwa han beon deo nun gamatda tteo boni (Takut ini hanya mimpi, aku memejamkan mata dan membukanya lagi) Yeoksi neomu ganjeolhaetdeon ne ape gidohadeut seo isseo (Nyatanya aku benar-benar berdiri di depanmu seolah sedang berdoa) Dan han beonman ne yeopeseo bareul matchwo georeo bogopa han beon, ttak han beonmanyo (Aku hanya ingin berjalan beriringan bersamamu, sekali saja)
[Chorus]
Neoui sesangeuro yeorin barameul tago (Terbang bersama angin lembut menuju duniamu) Ne gyeoteuro eodieseo wannyago (Aku hadir di sisimu, lalu kau bertanya dari mana asalku) Haemarkge mutneun nege bimirira malhaesseo (Pertanyaan polosmu itu aku jawab sebagai rahasia) Manyang idaero hamkke georeumyeon (Sebab jika kita terus melangkah bersama seperti ini) Eodideun cheongugilteni (Ke mana pun kita pergi, tempat itu akan menjadi surga)
[Verse 2]
Mikael boda neon naege nunbusin jonjae (Bagiku, di rimu jauh lebih bersinar daripada Malaikat Mikail) Gamhi nuga neoreul geoyeokhae naega yongseoreul an hae Eden geu gose bareul deurin taechoui geu cheoreom maeil Neo hanaman hyanghamyeo maeumeuro mideumyeo (Setiap hari aku hanya menuju padamu dan memercayai hatimu) Aju jageun geosirado neol himdeulge haji motage Hangsang jikigo sipeo i’m eternally love
[Bridge]
Neoui suhojaro jeo geosen barameul makgo (Sebagai pelindungmu, aku akan menghalau angin kencang) Ne pyeoneuro modu da deungeul dollyeodo (Bahkan jika seluruh dunia berpaling darimu) Hime gyeoun eoneu nal ne nunmureul dakka jul (Di hari yang berat, aku akan menghapus air matamu) Geureon han saram doel su itdamyeon (Jika aku bisa menjadi sosok pelindung seperti itu) Eodideun cheongugilteni (Ke mana pun kita pergi, tempat itu akan menjadi surga)
[Outro]
Neol saranghage dwaebeorin nan ije deo isang (Kini aku telah terlanjur jatuh cinta kepadamu) Doragal gosi eobseoyo nalgaereul geodwogasyeotjyo (oh no) (Tak ada tempat kembali karena sayapku telah hilang) Yeongwonhan sarmeul irheotdaedo haengbokhan iyu (Meski harus kehilangan keabadian, aku tetap bahagia) Naui yeongwon ijen geudaeinikka eternally love (Sebab keabadianku sekarang adalah di rimu, cintaku selamanya)
[Chorus]
Neoui sesangeuro yeorin barameul tago (Terbang bersama angin lembut menuju duniamu) Ne gyeoteuro eodieseo wannyago (Aku hadir di sisimu, lalu kau bertanya dari mana asalku) Haemarkge mutneun nege bimirira malhaesseo (Pertanyaan polosmu itu aku jawab sebagai rahasia) Manyang idaero hamkke georeumyeon (Sebab jika kita terus melangkah bersama seperti ini) Eodideun cheongugilteni (Ke mana pun kita pergi, tempat itu akan menjadi surga).
(Aat/*)






