Berito.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mendorong banyak pengendara mulai melirik Pertalite. Berdasarkan informasi resmi Pertamina per 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.
Tidak hanya itu, Pertamax Green 95 (RON 95) juga mengalami penyesuaian harga. Produk tersebut kini di jual Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.
Kondisi ini membuat sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan Pertamax mulai mempertimbangkan penggunaan Pertalite. Namun, untuk membeli BBM subsidi tersebut, kendaraan harus terdaftar dalam program Subsidi Tepat Pertamina dan memiliki barcode resmi.
Cara Cek Status Pengajuan Barcode Pertalite
Bagi pemilik kendaraan yang sudah mendaftar tetapi belum menerima barcode, Pertamina menyediakan layanan pengecekan status secara online. Melalui fitur ini, pengguna dapat mengetahui apakah pengajuan telah di setujui atau masih dalam tahap verifikasi.
Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi halaman pengecekan status pada situs resmi Subsidi Tepat Pertamina.
- Masukkan nomor polisi kendaraan.
- Isi nomor telepon yang di gunakan saat pendaftaran.
- Ketik Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Klik tombol Cari.
- Sistem akan menampilkan hasil verifikasi secara otomatis.
Apabila pengajuan di tolak, sistem biasanya memberikan keterangan penyebabnya. Beberapa alasan yang sering muncul antara lain dokumen kurang jelas, data tidak sesuai, atau informasi yang di unggah belum lengkap.
Mengapa Barcode Pertalite Penting
Pertamina menerapkan sistem barcode untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. Melalui mekanisme ini, pembelian Pertalite dan Solar dapat di awasi lebih efektif sehingga risiko penyalahgunaan maupun penimbunan dapat di minimalkan.
Selain membantu pengawasan distribusi, barcode juga mempercepat proses transaksi di SPBU. Petugas hanya perlu memindai kode yang terdaftar sebelum melayani pembelian BBM subsidi.
Sebaliknya, kendaraan yang belum memiliki barcode berpotensi mengalami kendala saat membeli Pertalite di SPBU yang telah menerapkan sistem Subsidi Tepat.
(A/*)






