Lindungi Nilai Aset, Asuransi Jiwa Dolar AS Jadi Pilihan Nasabah saat Rupiah Fluktuatif

Melawan Depresiasi Rupiah dengan Tameng Valuta Asing

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lindungi Nilai Aset, Asuransi Jiwa Dolar AS Jadi Pilihan Nasabah saat Rupiah Fluktuatif (Foto: AI)

Lindungi Nilai Aset, Asuransi Jiwa Dolar AS Jadi Pilihan Nasabah saat Rupiah Fluktuatif (Foto: AI)

Berito.id – Fluktuasi nilai tukar rupiah seringkali membuat para pemilik modal cemas. Saat mata uang domestik kehilangan daya beli akibat volatilitas global, instrumen safe haven menjadi buruan utama. Menariknya, asuransi jiwa berbasis dolar Amerika Serikat (USD) kini mencuat sebagai strategi perlindungan aset yang dianggap paling relevan bagi kalangan affluent dan high-net-worth.

Langkah ini bukan sekadar soal klaim kematian. Ini adalah taktik menjaga nilai kekayaan agar tidak tergerus inflasi dan pelemahan kurs. Dolar AS masih memegang mahkota sebagai denominasi paling stabil untuk di versifikasi portofolio jangka panjang.

Strategi Diversifikasi bagi “Nasabah Pintar”

Nasabah kelas atas kini mulai mengubah pola pikir. Mereka tidak lagi hanya mengejar imbal hasil tinggi yang berisiko, melainkan stabilitas dan keberlanjutan warisan.

Chief Partnership Distribution Officer Prudential Indonesia, Grace Luzar, menyoroti pergeseran kebutuhan ini. Menurutnya, asuransi berbasis dolar membantu nasabah menjaga kesiapan finansial keluarga dengan lebih terukur.

Baca Juga :  Presiden RI Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara

“Produk berbasis dolar dapat menjadi bagian dari strategi di versifikasi,” ujar Grace. Manfaatnya terasa nyata bagi mereka yang memiliki tanggungan di luar negeri, seperti biaya kuliah anak di Amerika atau Eropa, yang sangat bergantung pada kekuatan valuta asing.

Mengenal Skema Manfaat Tunai: Contoh PRUFortune Dollar

Salah satu instrumen yang sedang naik daun adalah PRUFortune Dollar. Produk ini menawarkan struktur yang cukup teknis namun sangat menguntungkan bagi arus kas nasabah. Berikut detail spesifiknya:

  • Masa Proteksi: Berlaku selama 15 tahun.

  • Komitmen Premi: Masa pembayaran cukup singkat, yakni hanya 5 tahun.

  • Passive Income: Nasabah menerima manfaat tunai tahunan sebesar 5% dari premi tahunan sejak tahun pertama hingga tahun ke-15.

  • Bonus Akhir Kontrak: Jika tertanggung hidup hingga masa polis berakhir, tersedia manfaat sebesar 112% dari total premi.

  • Proteksi Jiwa: Perlindungan risiko meninggal dunia hingga 105% dari total premi.

Baca Juga :  Bahaya di Balik FF Beta Testing Modfyp, Fitur Baru atau Ancaman Akun?

Seluruh manfaat tersebut di bayarkan dalam mata uang Dolar AS. Artinya, daya beli nasabah tetap terjaga terlepas dari seberapa dalam rupiah merosot di masa depan.

Menjaga Kekayaan Tetap Utuh (Wealth Preservation)

Consumer Banking Director UOB Indonesia, Cristina Teh Tan, menilai bahwa perlindungan finansial kini sudah menyatu dengan strategi perencanaan kekayaan. Fokusnya bukan lagi sekadar pertumbuhan aset (growth), melainkan stabilitas dan proteksi nilai (preservation).

“Perlindungan finansial kini menjadi bagian penting dalam strategi perencanaan kekayaan jangka panjang,” tegas Cristina.

Bagi Anda yang memiliki aset signifikan, menyeimbangkan antara proteksi, likuiditas, dan stabilitas nilai adalah kunci. Asuransi dolar bukan lagi sekadar produk pelengkap, melainkan fondasi agar jerih payah Anda selama bertahun-tahun tidak habis “di makan” oleh selisih kurs yang tak menentu. ***

Berita Terkait

Kenaikan Pertamax Dinilai Berisiko Tekan Dunia Usaha
Prabowo, Indonesia Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia 2045
RRI Matangkan Siaran Piala Dunia 2026 untuk Seluruh Indonesia
Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Presiden RI Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara
Resmi Dilantik Prabowo, Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
Prabowo Lantik Said Iqbal dan Nanik S. Deyang Hari Ini
Prabowo Genjot Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Kenaikan Pertamax Dinilai Berisiko Tekan Dunia Usaha

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:00 WIB

Prabowo, Indonesia Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia 2045

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

RRI Matangkan Siaran Piala Dunia 2026 untuk Seluruh Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:10 WIB

Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:05 WIB

Presiden RI Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara

Berita Terbaru

Jadwal Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan
(Foto: Dokumentasi Adidas/idn)

Internasional

Jadwal Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:05 WIB

Cara Membuat Tumis Kangkung Enak ala Restoran di Rumah
(Foto: ilustrasi
tumis kangkung (pixabay.com/
cegoh)/idntimes)

Kuliner

Cara Membuat Tumis Kangkung Enak ala Restoran di Rumah

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:10 WIB

Intip Persiapan Laga Pembuka Piala Dunia 2026 di Meksiko
(Foto: FIFA/rri)

Internasional

Intip Persiapan Laga Pembuka Piala Dunia 2026 di Meksiko

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB

Cara Cek Pengajuan Barcode Pertalite Secara Online
(Foto: Dok. Pertamina/detik)

Tips & Trik

Cara Cek Pengajuan Barcode Pertalite Secara Online

Kamis, 11 Jun 2026 - 12:10 WIB

Rupiah Turun Tipis, Intip Kurs Dolar Hari Ini di 4 Bank Besar(Foto: Ilustrasi (dok)/sinarharapan)

Finansial

Rupiah Turun Tipis, Intip Kurs Dolar Hari Ini di 4 Bank Besar

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:10 WIB