Berito.id – Drama China memang identik dengan kisah cinta yang di penuhi salah paham, tarik ulur perasaan, hingga momen yang bikin penonton ikut gemas. Meski begitu, ada juga cerita yang menampilkan tokoh pria sebagai sosok yang lebih dulu jatuh cinta dan berjuang tanpa kenal lelah demi perempuan yang di sukainya. Karakter seperti ini sering mencuri perhatian karena kesetiaan, pengorbanan, dan usaha mereka yang tulus. Mulai dari mantan atlet, dokter, hingga CEO, berikut lima drama China dengan pemeran utama pria yang jatuh cinta lebih dulu.
1. Amidst a Snowstorm of Love
Drama ini mengikuti kisah Lin Yi Yang (Leo Wu), yang langsung jatuh hati kepada Yin Guo (Zhao Jin Mai) saat pertama kali melihatnya di Finlandia. Yin Guo datang ke negara tersebut untuk mengikuti kompetisi sebagai atlet biliar profesional.
Di sisi lain, Yi Yang ternyata merupakan mantan juara snooker yang memilih meninggalkan dunia olahraga sekaligus memulai hidup baru di luar negeri. Pertemuannya dengan Yin Guo mengubah hidupnya. Selama menemani perempuan itu di Finlandia, Yi Yang terus menunjukkan perhatian dan kasih sayang hingga akhirnya Yin Guo perlahan membalas perasaannya.
2. The First Frost
The First Frost menghadirkan kisah tentang kesempatan kedua dan menemukan cinta yang sempat hilang. Chemistry Bai Jing Ting dan Zhang Ruo Nan membuat hubungan mereka terasa hangat sekaligus emosional.
Ceritanya berpusat pada Sang Yan (Bai Jing Ting), yang sejak lama menyukai teman sekelasnya, Wen Yi Fan (Zhang Ruo Nan). Walaupun saling menyimpan perasaan, Yi Fan memilih pergi tanpa memberi kabar, sehingga membuat hati Sang Yan hancur.
Enam tahun kemudian, keduanya di pertemukan kembali dan harus tinggal serumah. Di balik sikap dinginnya, Yi Fan menyimpan rasa bersalah serta trauma akibat kekerasan seksual yang pernah di alaminya dan masih berjuang melawan PTSD.
Sang Yan memilih tetap berada di sisinya. Ia melindungi Yi Fan, memberikan ruang saat di butuhkan, serta selalu mempercayainya tanpa memaksa. Perlahan, hubungan mereka berkembang menjadi kisah cinta yang di penuhi proses penyembuhan.
3. Shine on Me
Shine on Me menceritakan Lin Yu Sen (Song Wei Long), mantan ahli bedah saraf berbakat yang harus meninggalkan profesinya setelah mengalami kecelakaan. Setelah itu, ia bekerja di perusahaan milik keluarganya.
Di sana, Yu Sen kembali bertemu dengan Nie Xi Guang (Zhao Jin Mai), putri seorang pengusaha sukses yang ingin membangun kariernya sendiri. Tanpa di ketahui Xi Guang, Yu Sen sebenarnya sudah menyimpan perasaan sejak bertahun-tahun sebelumnya.
Saat akhirnya bekerja bersama, hubungan mereka diawali dengan kecanggungan dan berbagai kesalahpahaman. Namun, seiring waktu, keduanya semakin dekat hingga persahabatan itu berubah menjadi kisah cinta.
4. The Best Thing
The Best Thing mengangkat kisah romantis bertema healing. Shen Xi Fan (Xu Ruo Han) adalah seorang manajer hotel yang mengalami insomnia dan migrain akibat tekanan pekerjaan.
Untuk mengatasi keluhannya, ia menjalani pengobatan dengan dokter pengobatan tradisional Tiongkok, He Su Ye (Zhang Ling He). Hubungan profesional mereka perlahan berubah menjadi persahabatan.
Tanpa di sadari, Su Ye mulai jatuh cinta kepada Xi Fan. Ia terus menemani dan mendukung proses penyembuhan Xi Fan, baik secara fisik maupun emosional.
5. Eat Run Love
Eat Run Love menggabungkan kisah romansa, patah hati, balas dendam, dan kesempatan kedua dalam satu cerita.
Gan Yang (Arthur Chen) memiliki impian menjadi pelari sekaligus menciptakan sepatu lari terbaik. Hidupnya berubah setelah bertemu Ding Zhi Tong (Zhuang Da Fei), senior yang bekerja keras karena terlilit utang.
Gan Yang berkali-kali mengajak Zhi Tong berlari sebagai cara mendekatinya. Meski terus di tolak, ia tidak pernah berhenti memberi dukungan dan perhatian hingga akhirnya Zhi Tong membuka hatinya.
Saat Zhi Tong pindah ke kota lain, Gan Yang rela bolak-balik demi mempertahankan hubungan mereka. Namun, ketika bisnis keluarganya bangkrut, ia memilih mengakhiri hubungan agar Zhi Tong tidak ikut menanggung kesulitannya.
Enam tahun kemudian, mereka kembali di pertemukan. Zhi Tong telah menjadi manajer investasi yang sukses, sedangkan Gan Yang memimpin perusahaan sepatu olahraga yang berkembang pesat sebagai CEO. Demi menebus kesalahan di masa lalu, Gan Yang rela mempertaruhkan perusahaan yang telah ia bangun.
(A/*)







