Berito.id – Pencinta motor sport klasik-modern baru saja di kejutkan dengan kejutan besar dari Tokyo Motorcycle Show 2026. Honda secara resmi memamerkan sosok CB400 Super Four E-Clutch Concept, sebuah motor yang membawa memori kejayaan era 90-an namun dibalut dengan teknologi masa depan yang sangat radikal.
Langkah ini mempertegas ambisi Honda untuk tetap merajai segmen mesin empat silinder kelas menengah yang punya suara khas dan tenaga linear. Tidak sendirian, motor ini di temani saudara kembarnya yang bergaya full fairing, yakni CBR400R Four E-Clutch Concept.
Mesin 4 Silinder yang Benar-benar Baru
Banyak yang mengira Honda hanya akan melakukan facelift pada model lama. Kenyataannya, raksasa Jepang ini membangun mesin inline-four DOHC 16 katup ini dari nol. Arsitektur mesin baru ini menjanjikan distribusi tenaga yang lebih halus namun tetap responsif, baik saat di gunakan di kemacetan kota maupun saat dipacu di jalan terbuka.
Honda juga menyematkan sasis dan suspensi gres untuk menopang performa mesin barunya. Perubahan ini di lakukan demi mendapatkan stabilitas yang lebih baik, mengingat mesin empat silinder cenderung memiliki bobot yang cukup berisi.
Revolusi Berkendara dengan E-Clutch
Daya tarik utama yang menjadi buah bibir adalah teknologi E-Clutch. Bayangkan Anda mengendarai motor sport kopling manual, namun tidak perlu lagi menekan tuas kopling saat hendak jalan, berhenti di lampu merah, atau memindahkan gigi.
Sistem ini bekerja secara elektronik untuk mengatur bukaan kopling secara otomatis. Hasilnya, perpindahan gigi menjadi sangat mulus tanpa gejala sentakan (jerk), namun tetap memberikan rasa berkendara yang maskulin. Pengendara yang ingin santai di tengah macet akan sangat terbantu dengan fitur cerdas ini.
Fitur Modern di Balik Gaya Klasik
Meski mempertahankan aura desain “Super Four” yang ikonik, Honda tidak pelit soal fitur digital. Berikut beberapa pembaruan yang kasat mata:
-
Throttle-by-Wire: Bukaan gas kini lebih presisi karena di atur oleh sensor elektronik, bukan lagi kabel baja konvensional.
-
Layar TFT-LCD Berwarna: Menggantikan layar monokrom jadul, panel instrumen kini tampil lebih segar dan mampu menyajikan informasi navigasi hingga konektivitas smartphone.
-
Penerangan Full LED: Lampu bulat khas CB tetap dipertahankan namun dengan intensitas cahaya yang jauh lebih terang dan hemat daya.
Kapan Masuk Jalur Produksi?
Pertanyaan besarnya adalah kapan motor ini bisa diparkir di garasi rumah? Hingga saat ini, pihak Honda masih melabeli keduanya sebagai motor konsep. Belum ada pernyataan resmi mengenai tanggal pasti produksi massal atau estimasi harga yang akan di patok.
Namun, melihat tingkat kematangan prototipe yang dipamerkan di Tokyo, banyak pengamat otomotif memprediksi versi produksinya tidak akan jauh berbeda dari apa yang kita lihat hari ini.
Tips untuk Calon Pembeli: Bagi Anda yang mengincar motor ini, mulailah memantau regulasi emisi di wilayah masing-masing. Mesin empat silinder terbaru Honda ini di prediksi sudah memenuhi standar Euro 5+ atau lebih tinggi, yang berarti perawatannya akan membutuhkan bahan bakar berkualitas tinggi agar teknologi E-Clutch dan sensor elektroniknya tetap awet. (Nd)






