CPNS 2026 Segera Dibuka, Mensesneg Sebut Rekrutmen Bakal Sesuaikan Jumlah Pegawai Pensiun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CPNS 2026 Segera Dibuka, Mensesneg Sebut Rekrutmen Bakal Sesuaikan Jumlah Pegawai Pensiun (Foto: AI)

CPNS 2026 Segera Dibuka, Mensesneg Sebut Rekrutmen Bakal Sesuaikan Jumlah Pegawai Pensiun (Foto: AI)

Berito.id – Mimpi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali mendapatkan angin segar. Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan instruksi kepada jajaran kabinetnya untuk mempersiapkan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) atau CPNS 2026. Langkah ini di ambil guna memastikan program-program strategis pemerintah dikawal oleh tenaga-tenaga baru yang kompeten.

Menghitung Napas Fiskal dan Kebutuhan Pegawai

Meskipun lampu hijau sudah di berikan, pemerintah tidak ingin gegabah dalam menentukan jumlah formasi. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa saat ini prosesnya masih dalam tahap pematangan. Fokus utamanya adalah menyelaraskan kebutuhan kementerian dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Prasetyo menjelaskan bahwa hampir seluruh menteri sudah menyodorkan daftar kebutuhan pegawai baru di instansi masing-masing. Namun, angka pasti belum bisa di publikasikan karena pemerintah harus mempertimbangkan belanja negara secara keseluruhan.

Baca Juga :  Dilema UU ASN: Ribuan Pegawai PPPK Terancam Tak Diperpanjang Akibat Krisis Fiskal

“Mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi. Karena walau bagaimana juga kita harus mempertimbangkan kondisi kita secara fiskal,” ujar Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Skema “Minus Growth” dan Batas Usia Pensiun

Satu hal yang menjadi pembeda pada rekrutmen kali ini adalah perhitungan proporsi pegawai yang masuk dan keluar. Pemerintah berupaya mencari titik temu agar jumlah rekrutmen tidak membebani fiskal negara secara berlebih.

Salah satu opsinya adalah menyesuaikan kuota penerimaan dengan jumlah ASN yang memasuki batas usia pensiun setiap tahunnya. Strategi ini di lakukan untuk menjaga keseimbangan postur birokrasi tanpa menguras kantong negara secara ugal-ugalan.

Baca Juga :  Kronologi Helikopter PK-CFX Hilang Kontak: Dari Melawi Menuju Kubu Raya Berakhir di Hutan Sekadau

“Misal berapa yang masuk dan pensiun, itulah yang kemudian batas kemampuan untuk kita melakukan rekrutmen ASN,” tutur Prasetyo.

Pengawakan Program Prioritas Presiden

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa rekrutmen CPNS 2026 bukan sekadar mengisi kursi kosong. Para ASN baru nantinya akan di proyeksikan untuk menjadi “motor penggerak” program-program prioritas presiden.

Oleh karena itu, lintas kementerian diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain kepegawaian mereka. Menteri PANRB Rini Widyantini serta Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh bahkan diminta secara khusus untuk mengidentifikasi desain kepegawaian nasional selama setahun terakhir. (***)

Berita Terkait

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terjerat Judi Online, Menkomdigi Serukan Darurat Nasional
Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar
Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis
Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya
Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)
Polemik Bakom dan Homeless Media: Transformasi atau Ancaman Independensi?
Setoran Freeport Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Pembagiannya
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:02 WIB

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terjerat Judi Online, Menkomdigi Serukan Darurat Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Senin, 11 Mei 2026 - 13:27 WIB

Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:05 WIB

Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:33 WIB

Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya

Berita Terbaru