Lagi Lemas Lalu Nonton Mukbang, Apakah Puasanya Batal? Simak Penjelasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lagi Lemas Lalu Nonton Mukbang, Apakah Puasanya Batal? Simak Penjelasannya

Lagi Lemas Lalu Nonton Mukbang, Apakah Puasanya Batal? Simak Penjelasannya

Britainaja – Scroll TikTok atau YouTube lalu tiba-tiba lewat video kreator sedang makan besar alias mukbang memang jadi tantangan tersendiri saat Ramadan. Di satu sisi, menontonnya terasa memuaskan rasa penasaran, namun di sisi lain muncul kekhawatiran: “Jangan-jangan puasa saya batal karena ini?”

Fenomena ini jamak terjadi, terutama saat jam-jam kritis menjelang buka puasa. Lantas, bagaimana sebenarnya sudut pandang agama melihat kebiasaan baru di era digital ini?

Apakah Menonton Mukbang Membatalkan Puasa?

Secara teknis, menonton video orang makan selezat apa pun itu tidak membatalkan puasa. Dalam syariat Islam, pembatal puasa yang utama adalah masuknya benda (makanan, minuman, atau obat) ke dalam lubang tubuh secara sengaja, serta melakukan hubungan suami istri di siang hari.

Karena menonton video hanyalah aktivitas visual, hal tersebut tidak menggugurkan status sah puasa seseorang. Namun, ada catatan besar yang perlu diperhatikan mengenai kualitas ibadah tersebut.

Antara Sah dan Berkurangnya Pahala

Meskipun sah, para ulama mengingatkan adanya risiko berkurangnya pahala puasa. Puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan juga menahan pandangan dan syahwat (keinginan).

Baca Juga :  6 Pohon Buah Ini Dipercaya Bawa Hoki dan Rezeki ke Rumah

Mengutip penjelasan dari beberapa literatur fiqih, aktivitas yang memancing nafsu atau keinginan untuk makan secara berlebihan bisa jatuh ke hukum makruh. Sesuatu yang makruh memang tidak membatalkan, tapi sangat dibenci oleh Allah dan bisa menggerus esensi dari menahan diri itu sendiri.

“Banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ahmad).

Hadits ini menjadi pengingat bahwa menjaga mata dari hal-hal yang memicu syahwat termasuk syahwat makan yang berlebihan adalah bagian dari menjaga kualitas puasa.

Mengapa Menonton Mukbang Saat Puasa Bisa Berbahaya?

  1. Memicu Rasa Tidak Syukur: Alih-alih fokus pada ibadah, menonton kemewahan makanan bisa membuat kita merasa menderita dengan kondisi puasa kita sendiri.

  2. Membuang Waktu (Tabzir): Ramadan adalah waktu premium untuk beribadah. Menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk melihat orang makan dianggap sebagai aktivitas yang sia-sia.

  3. Risiko “Mokel”: Bagi mereka yang imannya sedang goyah, visualisasi makanan yang sangat menggoda bisa menjadi pemicu untuk menyerah dan membatalkan puasa sebelum waktunya.

Baca Juga :  Ini Alur Kronologis BoBoiBoy Paling Update Agar Ceritanya Nyambung

Tips Bijak Mengelola Konten Medsos Saat Ramadan

Agar puasa tetap berkualitas dan pahala terjaga utuh, Anda bisa melakukan langkah praktis berikut:

  • Gunakan Fitur “Not Interested”: Jika algoritma media sosial terus menyodorkan video makan, tekan lama pada video dan pilih “tidak tertarik” agar feed Anda lebih bersih.

  • Ganti dengan Konten Edukasi: Alihkan rasa lapar dengan menonton video persiapan menu buka puasa yang sehat atau ceramah singkat yang menyejukkan.

  • Tentukan Jadwal Scroll: Batasi penggunaan HP, terutama di jam-jam “rawan” seperti pukul 14.00 hingga menjelang Maghrib.

Kesimpulannya, puasa Anda tetap aman secara hukum fikih jika hanya sekadar menonton. Namun, alangkah baiknya jika energi dan pandangan dialihkan pada hal-hal yang lebih meningkatkan ketakwaan. (Tim)

Berita Terkait

Hemat Ratusan Jam! Ini Panduan Lengkap Episode Filler One Piece untuk Nakama Baru
Bukan Sekadar Cerita, Ini Alasan Teknis Orang Tua Upin & Ipin Tak Pernah Muncul
Ini Alur Kronologis BoBoiBoy Paling Update Agar Ceritanya Nyambung
Momen Haru Lucinta Luna Salat Id di Seoul: Kenakan Baju Koko dan Berdiri di Shaf Laki-Laki
Inara Rusli Buka-bukaan Soal Menu Idul Fitri: Pernah Masak Sendiri, Tapi Kini Pilih Beli?
Lebaran 2026 Jatuh Hari Sabtu? Ini Penjelasan Tim Rukyat Kemenag Soal Posisi Hilal
Sidang Isbat: Titik Temu Sains dan Agama dalam Menentukan Hari Besar Islam
Zakat Fitrah Lewat Aplikasi: Praktis Memang, Tapi Bagaimana Hukum Sahnya?
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:00 WIB

Hemat Ratusan Jam! Ini Panduan Lengkap Episode Filler One Piece untuk Nakama Baru

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:00 WIB

Bukan Sekadar Cerita, Ini Alasan Teknis Orang Tua Upin & Ipin Tak Pernah Muncul

Senin, 23 Maret 2026 - 11:00 WIB

Ini Alur Kronologis BoBoiBoy Paling Update Agar Ceritanya Nyambung

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:00 WIB

Momen Haru Lucinta Luna Salat Id di Seoul: Kenakan Baju Koko dan Berdiri di Shaf Laki-Laki

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:00 WIB

Inara Rusli Buka-bukaan Soal Menu Idul Fitri: Pernah Masak Sendiri, Tapi Kini Pilih Beli?

Berita Terbaru