Berito.id – Persaingan pasar kendaraan listrik (EV) global semakin panas dengan kehadiran pemain baru hasil kolaborasi raksasa teknologi. Huawei, yang menggandeng produsen otomotif GAC, resmi memperkenalkan Aistaland GT7. Mobil listrik bergaya shooting brake ini mencuri perhatian karena siluet desainnya yang disebut-sebut sangat identik dengan kemewahan Porsche Panamera.
Aistaland, merek yang lahir dari akronim “AI Start New Land”, menempatkan GT7 sebagai produk perdana mereka untuk mendobrak pasar premium. Di pasar domestik Tiongkok, kendaraan ini juga di kenal dengan nama Qijing. Kehadirannya di prediksi akan menjadi rival berat bagi Zeekr 001.
Jadwal Peluncuran dan Uji Ketangguhan Ekstrem
Publik tidak perlu menunggu lama untuk melihat mobil ini berlalu-lalang di jalanan. CEO Aistaland, Liu Jiaming, mengonfirmasi bahwa unit ini di jadwalkan masuk pasar pada Juni 2026. Kepastian ini menyusul perkenalan perdananya yang sukses di lakukan pada 17 Maret lalu.
Bukan sekadar mengejar estetika, Aistaland GT7 di klaim memiliki durabilitas tinggi. Liu Jiaming mengungkapkan bahwa kendaraan ini telah melewati serangkaian pengujian di kondisi lingkungan yang sangat kontras.
“Mobil ini telah melalui pengujian ekstrem di berbagai kondisi suhu, mulai dari minus 35 derajat hingga 46 derajat Celcius,” ujar Liu Jiaming seperti di kutip dari Carnewschina.
Dimensi Bongsor dengan Sentuhan Porsche
Dari segi fisik, Aistaland GT7 termasuk dalam kategori mobil besar. Dengan panjang mencapai 5.050 mm dan jarak sumbu roda 3.000 mm, ruang kabin dipastikan akan sangat lega, bahkan sedikit lebih panjang dibandingkan kompetitornya, Zeekr 001 versi Eropa.
Sisi visual menjadi daya tarik utama. Bagian fascia depan, terutama bentuk lampu utamanya, memberikan kesan “deja vu” pada desain khas Porsche Panamera. Kesan modern semakin diperkuat dengan penggunaan handle pintu semi-tersembunyi, garis bodi yang tegas, serta lampu belakang full-width yang menyambung di sepanjang buritan.
Sinergi Teknologi Huawei: Dari HarmonyOS hingga LiDAR Canggih
Sebagai mobil yang lahir dari rahim perusahaan teknologi, Aistaland GT7 di bekali fitur mutakhir yang sulit di tandingi. Inti dari sistem hiburan dan kontrolnya menggunakan HarmonyOS milik Huawei, yang menjanjikan ekosistem digital yang mulus antara smartphone dan kendaraan.
Beberapa fitur unggulan yang menjadi nilai jual utama antara lain:
-
Sistem Kelistrikan 800V: Mendukung pengisian daya super cepat.
-
Lampu Xpixel: Mampu memproyeksikan navigasi dan peringatan keselamatan langsung ke permukaan jalan di depan pengemudi.
-
Sensor LiDAR 896-line: Teknologi radar ini sanggup mendeteksi objek sekecil 14 cm dari jarak 122 meter, bahkan dalam kondisi gelap gulita di malam hari.
-
Suspensi Aktif: Memberikan kenyamanan berkendara yang adaptif terhadap kontur jalan.
Estimasi Harga dan Performa
Meskipun detail performa mesin secara rinci masih di simpan rapat, Aistaland GT7 di pastikan mengusung konfigurasi dual-motor dengan sistem penggerak listrik murni (BEV).
Untuk urusan harga, mobil ini di perkirakan akan di banderol mulai dari 300.000 yuan atau sekitar Rp690 jutaan. Harga ini tergolong kompetitif untuk kelas mobil listrik yang menawarkan kombinasi desain mewah dan teknologi kecerdasan buatan tingkat tinggi. (Nd)






