Berito.id – Banyak yang beranggapan bahwa menikmati masa muda identik dengan gaya hidup konsumtif atau flexing. Namun, tren baru justru sedang bergeser. Sekarang, banyak anak muda yang bangga memamerkan saldo tabungan hasil dari frugal living. Bukan sekadar irit secara ekstrem yang bikin menderita, mereka menyebutnya sebagai “Frugal Living Estetik” sebuah cara mengatur prioritas agar tetap bisa hidup berkualitas dengan budget terbatas.
Fenomena ini muncul sebagai respons terhadap biaya hidup yang makin tinggi sementara kenaikan gaji terasa lambat. Gen Z membuktikan bahwa gaji pas-pasan bukan alasan untuk tidak punya aset di masa depan.
Membedakan Frugal Living dengan Hidup Pelit
Satu hal yang perlu di luruskan: frugal living bukan berarti Anda harus makan mie instan setiap hari. Konsep ini lebih menitikberatkan pada kesadaran penuh terhadap pengeluaran. Anda memilih untuk menunda kepuasan sesaat demi tujuan finansial yang lebih besar, seperti dana darurat, investasi, atau rumah pertama.
“Frugal living itu soal mindful spending. Kita tidak membeli barang yang hanya berdasarkan keinginan sesaat, tapi fokus pada nilai kegunaan jangka panjang,” ungkap seorang praktisi keuangan dalam diskusi literasi finansial baru-baru ini.
Langkah Praktis Frugal Living Estetik yang Anti-Sengsara
Bagaimana cara memulainya tanpa merasa kehilangan kehidupan sosial? Berikut adalah beberapa rahasia yang bisa Anda terapkan mulai hari ini:
1. Seni Masak Sendiri dengan Bekal Menarik
Makan siang di luar kantor adalah “pembunuh” saldo paling nyata. Dengan memasak sendiri, Anda bisa menghemat hingga 60% pengeluaran makan bulanan. Agar tetap estetik, gunakan wadah bekal yang rapi dan siapkan menu variatif. Tren meal prep di akhir pekan sangat membantu bagi Anda yang sibuk.
2. Strategi ‘Wait 24 Hours’ Sebelum Check Out
Tahan diri dari godaan diskon marketplace. Terapkan aturan 24 jam: masukkan barang ke keranjang, lalu tunggu sampai besok. Seringkali, keinginan membeli barang tersebut hilang setelah Anda tidur. Ini adalah filter ampuh untuk menghindari impulsive buying.
3. Mencari Hiburan Berbasis Pengalaman, Bukan Konsumsi
Healing tidak harus ke kafe mahal. Gen Z yang menerapkan frugal living lebih memilih piknik di taman kota, olahraga bersama, atau sekadar movie marathon di rumah. Pengalamannya tetap dapat, namun dompet tetap aman.
Tambahkan Nilai Unik: Audit Keuangan Mingguan
Satu tips tambahan yang jarang dilakukan adalah melakukan audit kecil setiap akhir pekan. Cek aplikasi mobile banking Anda dan lihat ke mana larinya uang yang keluar. Terkadang, pengeluaran kecil seperti biaya admin transfer atau langganan aplikasi yang tidak terpakai jika dikumpulkan bisa menjadi angka yang lumayan untuk ditabung.
Dengan konsistensi, gaya hidup ini akan membentuk mentalitas yang kuat dalam mengelola uang. Rekening yang “gendut” bukan lagi sekadar impian, melainkan hasil dari pilihan-pilihan kecil yang cerdas setiap harinya. (Nd)






