Menilik Wujud Vespa Tertua di Dunia, Mahakarya “Seri 0” yang Masih Berfungsi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menilik Wujud Vespa Tertua di Dunia, Mahakarya

Menilik Wujud Vespa Tertua di Dunia, Mahakarya "Seri 0" yang Masih Berfungsi (Foto: Drivespark/detikoto)

Berito.id – Di tengah tren skuter listrik yang kian menjamur, pesona besi tua asal Pontedera, Italia, justru semakin tak tertandingi. Bayangkan sebuah motor yang di buat secara manual dengan tangan (handmade), berbahan pelat baja, dan lahir tepat setelah berkecamuknya Perang Dunia II. Inilah Vespa “Seri 0” produksi tahun 1946, sosok yang menyandang gelar sebagai Vespa tertua di dunia yang masih bertahan hingga hari ini.

Motor ini bukan sekadar alat transportasi. Ia adalah simbol keberanian Enrico Piaggio dalam mengubah pabrik pesawat terbang yang hancur menjadi produsen mobilitas massa yang revolusioner. Bagi para pecinta skuter, melihat unit ini secara langsung ibarat menemukan “naskah asli” dari sebuah sejarah besar otomotif.

Lahirnya Sang Legenda: Sasis Nomor 1003

Setelah melewati fase prototipe yang di kenal sebagai MP5 (Paperino) dan MP6, Piaggio akhirnya memproduksi masal skuter pertamanya. Produksi awal ini disebut sebagai “Seri 0” yang jumlahnya hanya sekitar 60 unit saja.

Unit yang kini di akui sebagai yang tertua di dunia memiliki nomor sasis 1003 unit ketiga yang pernah di buat oleh pabrik tersebut. Mengingat unit nomor 1001 dan 1002 sudah tidak diketahui keberadaannya, sasis 1003 ini menjadi pemegang rekor dunia sebagai nenek moyang tertua yang masih eksis dan bahkan masih bisa dikendarai.

Baca Juga :  Honda Pamer CB400 Super Four Terbaru dengan Teknologi Tanpa Tarik Kopling

Keunikan Teknis yang Masih Manual

Berbeda dengan Vespa modern yang di produksi dengan mesin robotik canggih, Seri 0 tahun 1946 ini memiliki karakteristik yang sangat mentah dan otentik.

  • Material Bodinya: Hampir seluruh bagian bodi di buat dengan cara memukul pelat baja di atas cetakan kayu secara manual. Anda bahkan bisa melihat sedikit ketidaksimetrisan yang justru menambah nilai seninya.

  • Mesin Sederhana: Mengusung mesin 98cc satu silinder dua tak dengan pendingin udara. Tenaganya mungkin tidak seberapa, namun daya tahannya terbukti melintasi zaman.

  • Detail Tanpa Lampu Belakang: Pada model awal ini, Vespa bahkan belum di lengkapi dengan lampu belakang dan standar samping. Pengendara harus menyandarkannya pada pijakan kaki (floorboard) saat berhenti.

Nilai Investasi yang Tak Masuk Akal

Keberadaan Vespa Seri 0 nomor sasis 1003 ini sempat menggemparkan dunia lelang beberapa tahun lalu. Motor ini berhasil terjual dengan harga yang fantastis, mencapai angka sekitar 182.409 Euro atau setara dengan lebih dari Rp3 miliar. Harga ini jauh melampaui harga mobil mewah terbaru, membuktikan bahwa nilai sejarah memiliki pasarnya sendiri yang sangat eksklusif.

Baca Juga :  Harga Toyota Avanza Bekas 2013, MPV Irit Mulai Rp80 Jutaan

Tips Bagi Kolektor Pemula:

Jika Anda tertarik mendalami sejarah Vespa atau berniat mencari unit klasik, perhatikan hal-hal berikut:

  • Pelajari Kode Sasis: Setiap era Vespa memiliki kode awalan sasis (seperti V98, VNA, VBB). Mengetahui kode ini membantu Anda mengidentifikasi keaslian tahun produksi.

  • Kunjungi Museum Piaggio: Jika memiliki kesempatan ke Italia, Museum Piaggio di Pontedera menyimpan unit-unit awal yang sangat langka untuk dipelajari detailnya.

  • Rawat Sisi Orisinalitas: Dalam dunia koleksi Vespa tertua, kondisi cat yang mengelupas namun asli seringkali lebih dihargai daripada motor yang sudah dicat ulang mengkilap namun kehilangan detail aslinya.

Vespa tertua di dunia ini mengajarkan kita bahwa desain yang baik tidak akan pernah mati. Ia terus hidup, dicintai, dan tetap menjadi inspirasi bagi jutaan pengguna skuter di seluruh penjuru dunia. (Nd)

Berita Terkait

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Pecahkan Rekor Kemenangan Sachsenring
Wuling Aira EV Hadir Lengkapi Air EV, Bukan Pengganti di Pasar Indonesia
Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Sebagai Juara
Yamaha Aerox-E Meluncur, Motor Listrik dengan Boost Mode
BYD Denza D9 Dark Gold Tampil dengan Emblem Emas Asli
Changan Deepal S05 Uji Performa Jakarta-Sukabumi
Honda Monkey 2026 Dapat Penyegaran, Cek Harga Terbarunya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:00 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Pecahkan Rekor Kemenangan Sachsenring

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:00 WIB

Wuling Aira EV Hadir Lengkapi Air EV, Bukan Pengganti di Pasar Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:00 WIB

Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Sebagai Juara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:00 WIB

Yamaha Aerox-E Meluncur, Motor Listrik dengan Boost Mode

Berita Terbaru

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia(Foto: AI)

Otomotif

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN(Foto: AI)

Teknologi

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026
(Foto: AI)

Gadget

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:00 WIB

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton
(Foto: AI)

Showbiz

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:00 WIB