Berito.id – Tencent Cloud resmi membawa rangkaian solusi agen kecerdasan buatan (AI) global ke Indonesia melalui acara AI Executive Day yang berlangsung di Jakarta. Kegiatan ini di hadiri lebih dari 150 pemimpin perusahaan dan mitra teknologi untuk membahas pemanfaatan agen AI dalam meningkatkan produktivitas kerja sekaligus mengotomatisasi berbagai proses bisnis sehari-hari. Langkah ini di lakukan seiring meningkatnya minat perusahaan di Indonesia terhadap transformasi digital. Berdasarkan studi terbaru dari EY, mayoritas perusahaan di Tanah Air kini menjadikan AI sebagai prioritas utama dan mulai mengarahkan perhatian pada teknologi agentic AI.
Tencent Cloud Perkenalkan Tiga Solusi AI
Untuk menjawab kebutuhan perusahaan dalam meningkatkan produktivitas sekaligus kreativitas, Tencent Cloud memperkenalkan tiga solusi utama yang mampu menjalankan alur kerja bertahap secara otomatis dan menyeluruh. Produk pertama adalah Tencent WorkBuddy, agen AI yang di rancang untuk menunjang produktivitas di lingkungan kerja. Platform ini mampu mengubah satu perintah menjadi hasil pekerjaan yang siap di gunakan, mulai dari riset pasar, analisis data, hingga visualisasi. WorkBuddy juga di dukung kemampuan khusus di bidang keuangan, hukum, dan pemasaran. Selain itu, WorkBuddy dapat terhubung dengan berbagai model bahasa melalui API. Pengelolaannya juga bisa di lakukan dari jarak jauh menggunakan platform komunikasi seperti Discord, Slack, dan Telegram. Sebelumnya, layanan ini telah mencatat lebih dari 8,85 juta pengguna aktif bulanan pada bulan pertama peluncurannya di Tiongkok.
Design Miora Permudah Proses Kreatif
Tencent Cloud juga menghadirkan Tencent Design Miora, studio kreatif berbasis AI-native yang memiliki memori persisten. Solusi ini membantu desainer dan tim pemasaran menjaga konsistensi identitas visual merek. Dengan teknologi tersebut, proses pembuatan aset grafis, video, aset 3D, hingga antarmuka pengguna (user interface) dapat di persingkat dari yang sebelumnya membutuhkan waktu berminggu-minggu menjadi hanya beberapa jam.
Sementara itu, untuk melengkapi ekosistem AI, Tencent Cloud menghadirkan Model-as-a-Service TokenHub. Platform ini menyediakan API gateway terpusat menuju berbagai large language model (LLM), sehingga perusahaan dapat mengatur penggunaan token sekaligus mengoptimalkan performa model AI sesuai kebutuhan.
Perkuat Transformasi Digital di Indonesia
Vice President of Tencent Cloud, Jimmy Chen, menegaskan perusahaan memiliki komitmen jangka panjang dalam mendukung modernisasi bisnis di Indonesia. Menurutnya, AI dapat mengambil alih pekerjaan yang membutuhkan banyak proses eksekusi sehingga tim internal dapat lebih fokus pada inovasi dan pengambilan keputusan strategis. Komitmen tersebut juga di wujudkan melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan besar di Indonesia. Salah satunya adalah kolaborasi bersama XLSMART.
Director and Chief Information Technology Officer XLSMART, Yessie D. Yosetya, bersama Senior Vice President of Tencent Cloud, Poshu Yeung, menjelaskan bahwa infrastruktur Tencent Cloud membantu proses modernisasi operasional XLSMART tanpa mengganggu layanan bagi jutaan pelanggan. Teknologi AI juga di manfaatkan untuk mengurangi pekerjaan rekayasa yang bersifat berulang.\ Selain XLSMART, Tencent Cloud turut mendukung migrasi cloud berskala besar di ekosistem GoTo. Perusahaan ini juga memperkuat sistem basis data TDSQL milik Bank Neo Commerce, menghadirkan sistem verifikasi eKYC jarak jauh untuk BRI, mengoptimalkan distribusi konten bagi dompet digital DANA, serta mendukung Telkomsel dalam pengembangan konten dan sistem verifikasi berbasis telapak tangan.
(A/*)






