Lebaran 2026 Jatuh Hari Sabtu? Ini Penjelasan Tim Rukyat Kemenag Soal Posisi Hilal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lebaran 2026 Jatuh Hari Sabtu? Ini Penjelasan Tim Rukyat Kemenag Soal Posisi Hilal (Liputan6.com/ Dok Ist)

Lebaran 2026 Jatuh Hari Sabtu? Ini Penjelasan Tim Rukyat Kemenag Soal Posisi Hilal (Liputan6.com/ Dok Ist)

Berito.id – Jutaan umat Muslim di Indonesia mulai bersiap menyambut hari kemenangan. Namun, kepastian kapan takbir mulai berkumandang tampaknya merujuk pada kalender yang sedikit lebih panjang. Berdasarkan paparan data posisi hilal, potensi puasa tahun ini di genapkan menjadi 30 hari (istikmal) semakin menguat.

Tim Rukyatul Hilal Kementerian Agama (Kemenag) memberikan gambaran teknis mengenai posisi bulan sabit muda atau hilal pada Kamis (19/3/2026) sore. Berdasarkan perhitungan sains, kondisi hilal di wilayah Nusantara masih berada di bawah ambang batas kesepakatan menteri agama anggota MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Anggota Tim Rukyatul Hilal Kemenag, Cecep Nurwendaya, menjelaskan bahwa ketinggian hilal di titik paling barat Indonesia, yakni Provinsi Aceh, memang sudah mencapai angka minimal 3 derajat. Meski begitu, parameter lain yang tidak kalah krusial belum terpenuhi.

Baca Juga :  Puncak Mudik 2026 Tembus 22 Juta Orang Sehari, Ini Strategi Pemerintah Urai Kepadatan

“Hilal tidak memenuhi parameter elongasi minimum 6,4 derajat,” ujar Cecep saat memaparkan data dalam Seminar Sidang Isbat di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat.

Secara teknis, kriteria MABIMS mensyaratkan dua hal utama: ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat. Jika salah satu atau keduanya tidak tercapai, maka secara teoretis hilal mustahil dapat dilihat oleh mata telanjang maupun alat bantu optik.

Cecep merinci bahwa di seluruh wilayah NKRI, ketinggian hilal hanya berkisar antara 0,91 derajat hingga 3,13 derajat. Sementara itu, jarak sudut antara matahari dan bulan (elongasi) hanya berada di angka 4,54 derajat hingga 6,10 derajat.

“Di seluruh wilayah NKRI tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal atau Imkan Rukyat MABIMS. Oleh karenanya, hilal menjelang awal Syawal 1447 H pada hari rukyat ini secara teoretis di prediksi tidak mungkin di rukyat,” tegas Cecep.

Baca Juga :  Cara Cek NIK KTP yang Disalahgunakan untuk Pinjol

Dengan kondisi tersebut, secara hisab, tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah di perkirakan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Meski data sains sudah menunjukkan prediksi yang kuat, masyarakat di minta tetap tenang menunggu hasil akhir dari Sidang Isbat yang di pimpin langsung oleh Menteri Agama. Sidang ini akan menggabungkan data hisab (perhitungan) dengan laporan riil dari para perukyat yang tersebar di ratusan titik di Indonesia.

Jika laporan dari lapangan mengonfirmasi bahwa hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan di genapkan menjadi 30 hari, sehingga Idul Fitri jatuh pada hari Sabtu. (***)

Berita Terkait

Pesawat N219 Buatan PT Dirgantara Indonesia Siap Perkuat Konektivitas Udara Nasional
Bansos PKH dan BPNT Kuartal III Mulai Cair 20 Juli 2026
Barang Subsidi Kopdes Merah Putih Wajib Disalurkan ke Rakyat
Bulog Siapkan Beras SPHP Premium Beras Kita untuk Tekan Harga Beras
Bansos ATENSI YAPI Tahap 2 Cair Juni 2026, Cek Syaratnya
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus
Rekrutmen SKK Migas 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Formasi
Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam Satu Tahun
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:00 WIB

Pesawat N219 Buatan PT Dirgantara Indonesia Siap Perkuat Konektivitas Udara Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:00 WIB

Bansos PKH dan BPNT Kuartal III Mulai Cair 20 Juli 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 07:00 WIB

Barang Subsidi Kopdes Merah Putih Wajib Disalurkan ke Rakyat

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:00 WIB

Bulog Siapkan Beras SPHP Premium Beras Kita untuk Tekan Harga Beras

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bansos ATENSI YAPI Tahap 2 Cair Juni 2026, Cek Syaratnya

Berita Terbaru

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia(Foto: AI)

Otomotif

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN(Foto: AI)

Teknologi

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026
(Foto: AI)

Gadget

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:00 WIB

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton
(Foto: AI)

Showbiz

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:00 WIB