Tiket Mudik Lebaran 2026 Ludes? Lakukan 5 Hal Ini untuk Amankan Kursi Tambahan KAI

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiket Mudik Lebaran (Foto: AI)

Tiket Mudik Lebaran (Foto: AI)

Berito.id – Euforia mudik Lebaran 2026 sudah terasa, namun banyak calon penumpang yang justru gigit jari karena kehabisan tiket di aplikasi Access by KAI. Menghadapi fenomena “war tiket” yang semakin sengit, rasa cemas gagal pulang ke kampung halaman adalah hal yang lumrah.

Namun, kursi yang kosong di layar ponsel bukan berarti pintu tertutup rapat. KAI biasanya memiliki skema penyediaan armada tambahan yang dirilis secara bertahap.

Cek Berkala Fitur Connecting Train

Jika rute langsung menuju kota tujuan sudah sold out, jangan langsung menyerah. Gunakan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI. Sistem akan secara otomatis mencari rute alternatif dengan mengombinasikan jadwal kereta yang tersedia.

Misalnya, jika tiket Jakarta-Yogyakarta habis, sistem mungkin akan menyarankan Anda transit terlebih dahulu di Bandung atau Semarang. Meski waktu perjalanan sedikit lebih lama, cara ini jauh lebih efektif daripada menunggu rute langsung yang belum pasti tersedia kembali.

Baca Juga :  Vespa 180 cc Resmi Meluncur: Performa Naik 24 Persen, Intip Fitur Canggihnya

Pantau Pembatalan Tiket Secara Real-Time

Banyak orang yang melakukan booking namun gagal melakukan pembayaran tepat waktu, atau bahkan membatalkan perjalanan mereka. Di sinilah peluang Anda muncul.

Tiket yang dibatalkan akan langsung kembali masuk ke sistem dan tersedia untuk dipesan kembali oleh publik. Waktu-waktu krusial untuk mengecek adalah tengah malam atau dini hari, saat sistem melakukan refresh otomatis terhadap pesanan yang kedaluwarsa.

Aktivasi Notifikasi dan Akun Media Sosial Resmi

KAI sering kali memberikan kejutan berupa penambahan gerbong atau rangkaian kereta baru di luar jadwal reguler. Biasanya, informasi ini pertama kali menyebar melalui akun resmi X (Twitter) @KAI121 atau Instagram @kai121_.

Pastikan Anda menyalakan lonceng notifikasi agar tidak tertinggal hitungan detik saat pengumuman tiket tambahan dirilis ke publik.

Pilih Tanggal Alternatif di Luar Puncak Mudik

Jika jadwal Anda fleksibel, cobalah menggeser tanggal keberangkatan. Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, kepadatan tertinggi biasanya terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran.

Baca Juga :  Bank Indonesia Tahan Suku Bunga 4,75%, Prioritas Jaga Rupiah dari Tekanan Global

Memilih pulang lebih awal (H-7) atau justru di hari H Lebaran sering kali memberikan peluang lebih besar untuk mendapatkan kursi yang masih tersedia. Harga tiket pada tanggal-tanggal tersebut terkadang juga lebih kompetitif dibandingkan saat puncak arus mudik.

Gunakan Jasa Agen Resmi, Hindari Calo

Selain aplikasi resmi, Anda bisa mencoba memesan melalui mitra penjualan resmi KAI yang bekerja sama dengan berbagai platform digital. Kadang kala, mitra tertentu memiliki alokasi kursi yang berbeda dalam sistem pencariannya.

Satu hal yang mutlak: hindari membeli tiket melalui perantara tidak resmi atau calo. Risiko penipuan dan tiket yang tidak valid sangat tinggi, yang justru akan merusak rencana ibadah Lebaran Anda bersama keluarga. (Nd)

Berita Terkait

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar
Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis
Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya
Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)
Polemik Bakom dan Homeless Media: Transformasi atau Ancaman Independensi?
Setoran Freeport Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Pembagiannya
Tinggalkan Antrean! Pensiunan Kini Bisa Autentikasi Lewat Selfie di Aplikasi Andal by Taspen
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Senin, 11 Mei 2026 - 13:27 WIB

Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:05 WIB

Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:33 WIB

Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:01 WIB

Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)

Berita Terbaru