Berito.id – Pasar ponsel pintar kelas pemula di Indonesia kedatangan penantang baru melalui peluncuran Infinix Smart 20 (4/128GB). Perangkat ini mendobrak standar kelas entry-level dengan membawa spesifikasi premium yang jarang di temukan pada produk sekelasnya.
Layar berukuran 6,78 inci sudah mendukung refresh rate 120Hz. Kecepatan penyegaran tinggi ini menjamin pergerakan visual saat menjelajah media sosial maupun bermain gim terasa sangat mulus. Pengguna yang kerap kehabisan ruang penyimpanan juga di akomodasi oleh memori internal sebesar 128GB yang bersanding dengan RAM 4GB. Bagi konsumen yang mencari perangkat penunjang produktivitas harian tanpa menguras dompet, kombinasi ruang simpan luas dan layar responsif ini merupakan solusi konkret.
Dapur pacu Infinix Smart 20 mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 Ultimate. Kinerjanya di optimalkan oleh sistem operasi Android 16 dengan antarmuka XOS 16. Unit ini andal untuk menangani aktivitas harian meliputi komunikasi digital, pemutaran video, hingga kebutuhan gim kasual.
Daya tahan perangkat di topang baterai berkapasitas 5.200 mAh yang mendukung pengisian daya cepat 15W. Pengguna dapat menghemat pengeluaran karena tidak perlu sering membeli power bank. Uniknya, ponsel ini menyediakan fitur reverse charging 5W untuk mengisi daya perangkat lain saat darurat.
Sektor dokumentasi menyertakan kamera belakang 8MP dan kamera depan 8MP. Konfigurasi tersebut sudah mencukupi kebutuhan panggilan video serta unggahan harian di media sosial.
Tampilan fisik ponsel mengadopsi konsep modern lewat desain punch-hole dengan ketebalan bodi ramping hanya 7,7 mm. Infinix melengkapi ketangguhan fisik ponsel lewat sertifikasi IP64 yang menjamin ketahanan terhadap debu serta percikan air.
Fitur pendukungnya terhitung melimpah untuk segmen harga Rp1 jutaan. Infinix menyertakan speaker stereo, infrared blaster, sensor sidik jari di bagian samping bodi, konektivitas NFC (pada varian tertentu), hingga slot microSD khusus. Kehadiran fitur-fitur ini memberikan nilai investasi tinggi bagi pelajar, pekerja kasual, maupun konsumen yang menginginkan ponsel fungsional berbiaya rendah. (Nd/*)






