Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih Mulai September 2026? Ini Rencana Pemerintah

Kopdes Merah Putih disiapkan menjadi pusat penyaluran bansos mulai September 2026.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih Mulai September 2026? Ini Rencana Pemerintah
(Foto: SukabumiUpdate
/suara/AI)

Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih Mulai September 2026? Ini Rencana Pemerintah (Foto: SukabumiUpdate /suara/AI)

Berito.id – Pemerintah tengah menyiapkan perubahan skema penyaluran bantuan sosial (bansos), barang bersubsidi, serta berbagai program bantuan lainnya. Nantinya, seluruh bantuan tersebut di rencanakan di pusatkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan koperasi tersebut akan menjadi pusat distribusi bantuan pemerintah di tingkat desa maupun kelurahan. “Bansos, bantuan pemerintah, semua nanti melalui Kopdes, terpusat di Kopdes,” ujar Zulkifli usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Rapat yang di pimpin Presiden Prabowo Subianto itu berlangsung sekitar 3,5 jam. Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli menjelaskan bahwa pola baru ini juga akan di terapkan untuk penyaluran berbagai barang bersubsidi. Selama ini, bantuan pemerintah di salurkan melalui kantor pemerintahan dan sejumlah lembaga penyalur. Dengan kebijakan baru tersebut, pemerintah ingin menjadikan Kopdes Merah Putih sebagai pusat layanan sekaligus distribusi kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Baca Juga :  DPR Desak Kemenpora Susun Roadmap Olahraga Nasional

25 Ribu Koperasi Di targetkan Beroperasi Bertahap

Pemerintah menargetkan operasional awal Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih di mulai pada September 2026. Menurut Zulkifli Hasan, sekitar 25.000 koperasi di perkirakan mulai beroperasi secara bertahap selama Agustus hingga September 2026. Setelah itu, jumlahnya di targetkan meningkat menjadi 35.862 unit pada akhir tahun.

Selama dua tahun pertama, koperasi-koperasi tersebut akan menjalani proses pembenahan dan penguatan operasional. Setelah tahap tersebut selesai, pengelolaan koperasi akan di serahkan sepenuhnya kepada pemerintah desa karena koperasi itu merupakan milik desa. Presiden Prabowo Subianto juga meminta seluruh kementerian dan lembaga memberikan dukungan penuh terhadap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dukungan itu juga melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Kemensos Masih Uji Skema Penyaluran Bansos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan simulasi guna menentukan pola penyaluran yang paling sesuai bagi koperasi yang telah beroperasi. Menurutnya, Kemensos memiliki dua program bansos utama, yaitu Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga :  Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Lampaui Negara G20 dan ASEAN

Selama ini, bantuan tersebut umumnya di salurkan kepada keluarga penerima manfaat melalui transfer perbankan. Khusus PKH, pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia serta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Saifullah menjelaskan, bantuan tunai berpeluang di cairkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah memiliki gerai atau layanan perbankan dari bank Himbara.

Selain menerima bantuan, masyarakat juga berpotensi menggunakan dana bansos untuk membeli kebutuhan pokok di koperasi tersebut. Pemerintah saat ini masih menyusun mekanisme penyaluran agar kebijakan tersebut dapat di terapkan tanpa mengganggu akses para penerima manfaat. Simulasi juga dilakukan untuk menentukan jenis bansos yang paling tepat di salurkan atau di belanjakan melalui Kopdes Merah Putih.

 

Penulis : Rifqi

Editor : A

Sumber Berita: KOMPAS

Berita Terkait

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade
JKN Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Menuju Indonesia Emas 2045
Universitas Republik Indonesia Bakal Hadir di 10 Lokasi
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan Ketenagakerjaan
MPR Ajak Semua Pihak Dorong Kaloborasi Perkuat Gerakan Literasi Nasional
Prabowo Ungkap 108 Masalah Berhasil Diselesaikan, Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan
Kepala BKN Ajak ASN Terus Mengabdi untuk Negeri
Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Ini 6 Tahapan Seleksinya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:00 WIB

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:00 WIB

JKN Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:00 WIB

Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih Mulai September 2026? Ini Rencana Pemerintah

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:00 WIB

Universitas Republik Indonesia Bakal Hadir di 10 Lokasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Thailand Libas Laos 5-0 di Piala AFF 2026
(Foto: Dok. ASEAN United FC/cnn/AI)

Sport

Thailand Libas Laos 5-0 di Piala AFF 2026

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:00 WIB

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade(Foto: detikperkara/AI)

Nasional

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade

Minggu, 26 Jul 2026 - 06:00 WIB