Memori HP Penuh? Segera Hapus 6 Jenis Aplikasi Ini Agar Ponsel Kembali Ngebut

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Memori HP Penuh? Segera Hapus 6 Jenis Aplikasi Ini Agar Ponsel Kembali Ngebut

Memori HP Penuh? Segera Hapus 6 Jenis Aplikasi Ini Agar Ponsel Kembali Ngebut

Berito.id – Notifikasi ruang penyimpanan hampir habis sering kali memicu kejengkelan. Efek dominonya langsung terasa: performa ponsel merosot tajam, respons melambat, hingga aplikasi yang mendadak tertutup sendiri (crash). Fenomena ini menjadi makanan sehari-hari bagi pemilik smartphone dengan kapasitas internal terbatas, seperti varian 32 GB atau 64 GB.

Langkah paling instan untuk memulihkan kecepatan sistem adalah mengeksekusi aplikasi yang rakus ruang atau jarang di sentuh. Banyak program di dalam ponsel diam-diam menimbun cache dan berkas temporer berukuran raksasa.

Jika perangkat Anda mulai megap-megap, periksa daftar dan segera hapus jenis aplikasi berikut:

1. Game Grafis Berat

Game modern merupakan predator utama ruang penyimpanan. Satu judul game populer saat ini bisa menyita ruang hingga 5 GB sampai 30 GB. Ukuran instalasi awal yang tertera di toko aplikasi hanyalah gerbang pembuka. Setelah di pasang, sistem akan mengunduh data tambahan berupa patch, aset grafis beresolusi tinggi, hingga berkas pembaruan berkala. Menghapus satu saja game yang sudah tidak di mainkan akan langsung memberikan napas lega yang signifikan bagi sistem kemudi ponsel.

2. Deretan Aplikasi Penyunting Foto dan Video

Aplikasi editor visual menuntut ruang sekunder yang masif. Peranti lunak ini tidak hanya memakan memori untuk mentahannya, tetapi juga menghasilkan berkas proyek, cache rendering, serta riwayat ekspor visual yang tinggi. Mengoleksi tiga hingga lima aplikasi penyuntingan sekaligus adalah pemborosan. Pertahankan satu opsi terbaik yang paling mengakomodasi kebutuhan harian Anda, lalu eliminasi sisanya.

Baca Juga :  Google SynthID Masuk Chrome, Cek Gambar Rekayasa AI Cukup Klik Kanan

3. Media Sosial yang Terbengkalai

Platform jejaring sosial bekerja dengan cara mengunduh gambar, video, dan teks secara otomatis ke dalam memori lokal agar lini masa berjalan mulus. Akibatnya, kapasitas data aplikasi melonjak drastis dari ratusan megabita menjadi hitungan gigabita dalam hitungan minggu. Hapus platform yang sudah berbulan-bulan tidak Anda buka. Tindakan ini juga efektif menyetop konsumsi baterai akibat aktivitas latar belakang (background proses).

4. Bloatware (Aplikasi Bawaan Pabrik)

Ponsel baru sering kali di bundel dengan perangkat lunak bawaan vendor yang minim fungsi bagi pengguna. Walau beberapa jenis tidak bisa di copot total dari sistem, Anda tetap dapat memangkas ukurannya. Masuk ke pengaturan, pilih aplikasi terkait, lalu klik “Nonaktifkan” (Disable) dan copot pemasangan pembaruan (Uninstall Updates) untuk mengembalikan ukurannya ke titik paling minimal.

5. Aplikasi Pembersih RAM dan Booster Pihak Ketiga

Banyak pengguna terjebak mengunduh aplikasi booster yang menjanjikan percepatan sistem. Faktanya, aplikasi jenis ini justru memperberat kerja ponsel karena terus berjalan di latar belakang demi menampilkan iklan. Sistem operasi Android modern sudah di bekali manajemen RAM otomatis yang sangat agresif dan cerdas. Keberadaan pembersih pihak ketiga ini menjadi redundan dan tidak lagi diperlukan.

Baca Juga :  Yusril Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Pejabat Imigrasi

6. Aplikasi Duplikat dan Folder Unduhan yang Menumpuk

Periksa kembali laci aplikasi Anda. Memasang tiga pemutar video atau dua peramban (browser) berbeda hanya akan membuang ruang. Periksa juga folder “Download” atau “Unduhan” melalui aplikasi manajer berkas. Di sana biasanya bertumpuk berkas format PDF lama, rekaman video grup, hingga mentahan aplikasi (format APK) yang sudah usang dan terlupakan.

Strategi Praktis Menjaga Ruang Penyimpanan Tetap Longgar

Penyelamatan memori tidak berhenti pada aktivitas penghapusan. Lakukan langkah preventif berikut secara berkala untuk menjaga stabilitas gawai Anda:

Langkah Tindakan Manfaat Langsung Frekuensi Ideal
Pembersihan Cache Manual Membuang sampah digital tanpa menghapus data penting pengguna. Dua minggu sekali
Migrasi ke Cloud Storage Memindahkan arsip foto dan video lama ke Google Drive atau Terabox. Sebulan sekali
Aktivasi Fitur Auto-Delete Mengatur aplikasi pesan instan (seperti WhatsApp) agar tidak mengunduh media otomatis. Cukup sekali setel

Membiarkan sisa ruang penyimpanan berada di bawah batas aman 10% dari total kapasitas akan mempercepat degradasi komponen memori internal (eMMC/UFS). Rawat performa ponsel Anda secara berkala agar aktivitas digital tetap produktif tanpa hambatan teknis. (Nd/*)

Berita Terkait

Investasi AI Enterprise BCA dan BNI 2026 Tetap Berlanjut
Android Punya Fitur Deteksi Telepon Palsu untuk Cegah Penipuan AI
Bocoran Vivo X500 Pro Max, Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz
Prabowo dan Danantara Bahas Teknologi Robotik
Ariston Andris 3 Resmi Meluncur di Indonesia
Mitos Detoks Air Lemon: Benarkah Ampuh Buang Racun Tubuh?
Cara Hemat Tagihan Listrik Rumah
Huawei Nova 16 Ultra Resmi Meluncur, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 7.000 mAh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:05 WIB

Investasi AI Enterprise BCA dan BNI 2026 Tetap Berlanjut

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:03 WIB

Android Punya Fitur Deteksi Telepon Palsu untuk Cegah Penipuan AI

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:39 WIB

Bocoran Vivo X500 Pro Max, Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:10 WIB

Prabowo dan Danantara Bahas Teknologi Robotik

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:10 WIB

Ariston Andris 3 Resmi Meluncur di Indonesia

Berita Terbaru

Investasi AI Enterprise BCA dan BNI 2026 Tetap Berlanjut
(Foto:supermicro)

Finansial

Investasi AI Enterprise BCA dan BNI 2026 Tetap Berlanjut

Sabtu, 6 Jun 2026 - 10:05 WIB

Hasil Indonesia Vs Oman: Skuad Garuda Menang Telak 3-0
(Foto:
@oratmangoen-Instagram/disway)

Sport

Hasil Indonesia Vs Oman: Skuad Garuda Menang Telak 3-0

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:05 WIB

Sejarah Kubah Hijau Masjid Nabawi dan Asal Usulnya
(Foto: mabruk)

Khasanah

Sejarah Kubah Hijau Masjid Nabawi dan Asal Usulnya

Sabtu, 6 Jun 2026 - 06:00 WIB