Berito.id – Membeli mobil impian seperti Toyota Kijang Innova Reborn bukan hanya soal menyiapkan dana untuk menebus unitnya. Bagi banyak keluarga di Indonesia, MPV legendaris ini adalah simbol kenyamanan dan gengsi. Namun, ada satu kewajiban rutin yang wajib masuk dalam kalkulasi biaya bulanan Anda, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Besaran pajak tahunan seringkali menjadi penentu apakah seseorang akan meminang unit baru atau beralih ke pasar mobil bekas. Secara umum, nilai pajak ini mengikuti Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Artinya, semakin muda usia mobil Anda, semakin besar pula kontribusi yang harus di bayarkan ke kas negara.
Faktor yang Menentukan Besaran Pajak
Pajak Innova Reborn tidak di pukul rata. Perbedaan mesin antara varian bensin 2.0 dan diesel 2.4 memberikan selisih angka yang cukup terasa. Selain itu, transmisi otomatis (AT) biasanya memiliki pajak sedikit lebih tinggi dibandingkan transmisi manual (MT). Berikut adalah rincian estimasi pajak yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk memboyongnya ke garasi.
Estimasi Pajak Berdasarkan Tahun Produksi
1. Unit Lawas (Tahun 2015 – 2017)
Pada periode awal peluncurannya, Innova Reborn sudah menawarkan kemewahan. Saat ini, pajaknya mulai melandai di angka Rp3 jutaan hingga Rp5 jutaan.
-
Produksi 2015: Estimasi Rp3,96 juta (G Diesel) hingga Rp5,54 juta (Q 2.4 AT Diesel).
-
Produksi 2016: Estimasi Rp4,49 juta (G 2.4 MT) hingga Rp6,38 juta (Q 2.4 AT Diesel).
-
Produksi 2017: Estimasi Rp4,3 juta (G 2.0 MT Bensin) hingga Rp6,84 juta (Q 2.4 AT Diesel).
2. Unit Menengah (Tahun 2018 – 2020)
Untuk unit dengan usia yang masih tergolong segar, pajaknya berada di rentang Rp5 juta hingga Rp6 jutaan.
-
Produksi 2018: Mulai Rp4,93 juta (G 2.4 MT) sampai Rp5,98 juta (V 2.4 AT).
-
Produksi 2019: Mulai Rp5,12 juta (G 2.4 MT) sampai Rp6,23 juta (V 2.4 AT).
-
Produksi 2020: Mulai Rp5,33 juta (G 2.4 MT) sampai Rp6,48 juta (V 2.4 AT).
3. Unit Muda (Tahun 2021 – 2023)
Bagi Anda yang mengincar unit fresh atau sisa stok dealer, siapkan dana lebih karena pajaknya menyentuh angka Rp7 jutaan.
-
Produksi 2021: Estimasi Rp5,71 juta hingga Rp6,8 juta.
-
Produksi 2022: Estimasi Rp6,02 juta hingga Rp7,18 juta.
-
Produksi 2023: Estimasi Rp6,17 juta hingga Rp7,37 juta.
Tips Hemat Mengurus Pajak Kendaraan
Agar pengeluaran tidak membengkak saat jatuh tempo, Anda bisa menerapkan beberapa langkah praktis berikut:
-
Gunakan Aplikasi E-Samsat: Manfaatkan layanan daring untuk mengecek nilai pasti pajak berdasarkan plat nomor kendaraan agar Anda bisa menabung jauh-jauh hari.
-
Hindari Pajak Progresif: Pastikan kendaraan lama yang sudah terjual segera di lakukan lapor jual (blokir STNK). Pajak progresif untuk mobil kedua dan seterusnya dapat menaikkan tagihan hingga 0,5% atau lebih dari nilai PKB normal.
-
Manfaatkan Program Pemutihan: Jika Anda membeli unit bekas yang pajaknya mati, tunggu momentum pemutihan denda pajak yang sering diadakan pemerintah daerah untuk menghemat biaya denda.
Angka di atas merupakan estimasi PKB murni. Saat membayar di gerai Samsat, jangan lupa menambahkan biaya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000 untuk mobil pribadi. Jadi, tipe Innova Reborn mana yang paling sesuai dengan anggaran tahunan Anda? (Nd)






