Estimasi Pajak Toyota Innova Reborn Bekas Berdasarkan Tahun Produksi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Estimasi Pajak Toyota Innova Reborn Bekas Berdasarkan Tahun Produksi (Foto: toyota/medcom)

Estimasi Pajak Toyota Innova Reborn Bekas Berdasarkan Tahun Produksi (Foto: toyota/medcom)

Berito.id – Membeli mobil impian seperti Toyota Kijang Innova Reborn bukan hanya soal menyiapkan dana untuk menebus unitnya. Bagi banyak keluarga di Indonesia, MPV legendaris ini adalah simbol kenyamanan dan gengsi. Namun, ada satu kewajiban rutin yang wajib masuk dalam kalkulasi biaya bulanan Anda, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Besaran pajak tahunan seringkali menjadi penentu apakah seseorang akan meminang unit baru atau beralih ke pasar mobil bekas. Secara umum, nilai pajak ini mengikuti Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Artinya, semakin muda usia mobil Anda, semakin besar pula kontribusi yang harus di bayarkan ke kas negara.

Faktor yang Menentukan Besaran Pajak

Pajak Innova Reborn tidak di pukul rata. Perbedaan mesin antara varian bensin 2.0 dan diesel 2.4 memberikan selisih angka yang cukup terasa. Selain itu, transmisi otomatis (AT) biasanya memiliki pajak sedikit lebih tinggi dibandingkan transmisi manual (MT). Berikut adalah rincian estimasi pajak yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk memboyongnya ke garasi.

Estimasi Pajak Berdasarkan Tahun Produksi

1. Unit Lawas (Tahun 2015 – 2017)

Pada periode awal peluncurannya, Innova Reborn sudah menawarkan kemewahan. Saat ini, pajaknya mulai melandai di angka Rp3 jutaan hingga Rp5 jutaan.

  • Produksi 2015: Estimasi Rp3,96 juta (G Diesel) hingga Rp5,54 juta (Q 2.4 AT Diesel).

  • Produksi 2016: Estimasi Rp4,49 juta (G 2.4 MT) hingga Rp6,38 juta (Q 2.4 AT Diesel).

  • Produksi 2017: Estimasi Rp4,3 juta (G 2.0 MT Bensin) hingga Rp6,84 juta (Q 2.4 AT Diesel).

Baca Juga :  Rupiah Turun Tipis, Intip Kurs Dolar Hari Ini di 4 Bank Besar

2. Unit Menengah (Tahun 2018 – 2020)

Untuk unit dengan usia yang masih tergolong segar, pajaknya berada di rentang Rp5 juta hingga Rp6 jutaan.

  • Produksi 2018: Mulai Rp4,93 juta (G 2.4 MT) sampai Rp5,98 juta (V 2.4 AT).

  • Produksi 2019: Mulai Rp5,12 juta (G 2.4 MT) sampai Rp6,23 juta (V 2.4 AT).

  • Produksi 2020: Mulai Rp5,33 juta (G 2.4 MT) sampai Rp6,48 juta (V 2.4 AT).

3. Unit Muda (Tahun 2021 – 2023)

Bagi Anda yang mengincar unit fresh atau sisa stok dealer, siapkan dana lebih karena pajaknya menyentuh angka Rp7 jutaan.

  • Produksi 2021: Estimasi Rp5,71 juta hingga Rp6,8 juta.

  • Produksi 2022: Estimasi Rp6,02 juta hingga Rp7,18 juta.

  • Produksi 2023: Estimasi Rp6,17 juta hingga Rp7,37 juta.

Baca Juga :  Huawei Siapkan Penantang Porsche Panamera, Aistaland GT7 Resmi Meluncur Juni 2026

Tips Hemat Mengurus Pajak Kendaraan

Agar pengeluaran tidak membengkak saat jatuh tempo, Anda bisa menerapkan beberapa langkah praktis berikut:

  1. Gunakan Aplikasi E-Samsat: Manfaatkan layanan daring untuk mengecek nilai pasti pajak berdasarkan plat nomor kendaraan agar Anda bisa menabung jauh-jauh hari.

  2. Hindari Pajak Progresif: Pastikan kendaraan lama yang sudah terjual segera di lakukan lapor jual (blokir STNK). Pajak progresif untuk mobil kedua dan seterusnya dapat menaikkan tagihan hingga 0,5% atau lebih dari nilai PKB normal.

  3. Manfaatkan Program Pemutihan: Jika Anda membeli unit bekas yang pajaknya mati, tunggu momentum pemutihan denda pajak yang sering diadakan pemerintah daerah untuk menghemat biaya denda.

Angka di atas merupakan estimasi PKB murni. Saat membayar di gerai Samsat, jangan lupa menambahkan biaya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000 untuk mobil pribadi. Jadi, tipe Innova Reborn mana yang paling sesuai dengan anggaran tahunan Anda? (Nd)

Berita Terkait

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Pecahkan Rekor Kemenangan Sachsenring
Wuling Aira EV Hadir Lengkapi Air EV, Bukan Pengganti di Pasar Indonesia
Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Sebagai Juara
Yamaha Aerox-E Meluncur, Motor Listrik dengan Boost Mode
BYD Denza D9 Dark Gold Tampil dengan Emblem Emas Asli
Changan Deepal S05 Uji Performa Jakarta-Sukabumi
Honda Monkey 2026 Dapat Penyegaran, Cek Harga Terbarunya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:00 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Pecahkan Rekor Kemenangan Sachsenring

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:00 WIB

Wuling Aira EV Hadir Lengkapi Air EV, Bukan Pengganti di Pasar Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:00 WIB

Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Sebagai Juara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:00 WIB

Yamaha Aerox-E Meluncur, Motor Listrik dengan Boost Mode

Berita Terbaru

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia(Foto: AI)

Otomotif

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN(Foto: AI)

Teknologi

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026
(Foto: AI)

Gadget

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:00 WIB

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton
(Foto: AI)

Showbiz

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:00 WIB