Honda Resmi Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan pada Akhir 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Honda Resmi Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan pada Akhir 2026 (Foto: AI)

Honda Resmi Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan pada Akhir 2026 (Foto: AI)

Berito.id – Industri otomotif global sedang tidak baik-baik saja bagi sebagian pemain lama. Honda Motor Co., Ltd. baru saja melempar bom kejutan dengan mengumumkan penghentian total penjualan unit mobil di Korea Selatan pada akhir 2026. Keputusan pahit ini di ambil demi menyelamatkan daya saing perusahaan dalam jangka panjang di tengah gempuran transformasi digital dan elektrik.

Langkah drastis ini berdampak langsung pada operasional Honda Korea Co., Ltd. yang bermarkas di Seoul. Manajemen pusat di Jepang menyebut, alokasi sumber daya harus dioptimalkan. Artinya, Honda memilih realistis: daripada berdarah-darah di pasar mobil penumpang yang sangat kompetitif, mereka lebih memilih mengalihkan energi ke sektor lain.

Fokus ke Motor, Nasib Pemilik Mobil Bagaimana?

Meskipun “angkat kaki” dari urusan jualan unit baru, Honda tidak lantas lepas tangan begitu saja terhadap konsumen setianya. Layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, hingga klaim garansi di pastikan tetap berjalan normal.

Baca Juga :  Honda Rilis Skutik Retro 150cc Rp36 Juta, Ada Kamera Dashcam-nya!

Strategi besar Honda di Korea Selatan kini bergeser total ke segmen roda dua. Bisnis sepeda motor yang sudah mereka rintis sejak Mei 2002 di anggap masih memiliki napas panjang dan prospek yang jauh lebih menggiurkan di bandingkan lini mobil mereka yang baru masuk ke pasar tersebut pada 2004 silam.

Langkah Serupa di Benua Biru: Nasib SUV Listrik e:Ny1

Langkah mundur Honda di Korea Selatan ternyata bukan fenomena tunggal. Di Eropa, pabrikan berlambang huruf ‘H’ ini juga melakukan manuver serupa dengan menyetop penjualan SUV listrik murni mereka, e:Ny1. Padahal, mobil yang merupakan saudara kembar listrik dari HR-V ini baru seumur jagung, di luncurkan pada pertengahan 2023.

Baca Juga :  Mau Punya Mobil Tangguh? Ini Daftar Mobil Diesel Bekas dengan Konsumsi BBM Paling Efisien

Laporan dari Carscoops menyebutkan bahwa e:Ny1 mulai menghilang dari diler-diler besar di Jerman, Italia, dan Spanyol. Rendahnya serapan pasar terhadap model kolaborasi dengan Dongfeng China ini di sinyalir menjadi penyebab utama.

Namun, bukan berarti Honda menyerah sepenuhnya pada ekosistem elektrik di Benua Biru. Mereka di kabarkan sedang menyiapkan amunisi baru bertajuk Super-N, sebuah hatchback listrik yang di jadwalkan debut pada Juli mendatang. Ini menjadi bukti bahwa Honda sedang melakukan kurasi produk secara besar-besaran: mematikan yang loyo, dan bertaruh pada model yang dianggap benar-benar bisa berbicara di pasar global. ***

Berita Terkait

Harga Toyota Avanza Bekas 2013, MPV Irit Mulai Rp80 Jutaan
BYD Geser Honda di 5 Besar Merek Mobil Terlaris Indonesia April 2026
Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Veda Ega Pratama Amankan Posisi Keenam di Kualifikasi Moto3 Prancis 2026
Satu Abad Ducati, Ratusan Motor Ikonik Guncang Aspal Pulau Dewata
Estimasi Pajak Toyota Fortuner 2026: Tipe Tertinggi Tembus Rp13 Juta
Rincian Pajak Kijang Innova Zenix 2026, Tarif Terendah Tembus Rp 7,1 Juta
Rincian Pajak Tahunan Toyota Kijang Innova Zenix 2026, Tipe Terendah Mulai Rp7 Jutaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:06 WIB

Harga Toyota Avanza Bekas 2013, MPV Irit Mulai Rp80 Jutaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB

BYD Geser Honda di 5 Besar Merek Mobil Terlaris Indonesia April 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:33 WIB

Veda Ega Pratama Amankan Posisi Keenam di Kualifikasi Moto3 Prancis 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:24 WIB

Satu Abad Ducati, Ratusan Motor Ikonik Guncang Aspal Pulau Dewata

Berita Terbaru