Berito.id – Suara bedug Maghrib selalu menjadi momen yang paling dinanti selama bulan suci. Namun, memasuki Ramadhan 2026, selera masyarakat nampak mulai bergeser. Jika tahun-tahun sebelumnya meja makan di dominasi oleh kolak dan gorengan konvensional, tahun ini muncul gelombang “Iftar New Wave” yang menggabungkan unsur tradisional dengan tren global.
Masyarakat kini lebih berani bereksperimen dengan rasa. Keinginan untuk menyajikan sesuatu yang berbeda, baik untuk konsumsi pribadi maupun konten media sosial, mendorong lahirnya berbagai menu buka puasa yang unik dan kreatif.
Eksperimen Rasa: Perpaduan Timur Tengah dan Lokal
Salah satu bintang utama dalam deretan menu iftar unik tahun ini adalah adaptasi kuliner Timur Tengah yang di beri sentuhan lokal. Sebut saja Knafeh Cheese Toast atau martabak mini dengan isian pasta pistachio yang terinspirasi dari Dubai Chocolate.
Tekstur renyah bertemu dengan manisnya cokelat premium menjadi primadona baru. Selain rasa, aspek visual “aesthetic” menjadi alasan kuat mengapa menu ini begitu di gandrungi oleh generasi muda saat berbuka bersama.
Kembalinya Menu Sehat dengan Kemasan Modern
Kesadaran akan kesehatan pasca-pandemi terus membekas. Di tahun 2026, menu berbuka puasa berbasis plant-based dan rendah gula mulai mengambil porsi besar.
Smoothie Bowl “Takjil Style”
Banyak keluarga kini mengganti es sirup dengan smoothie bowl yang menggunakan bahan dasar kurma dan santan encer. Penambahan topping seperti kacang almond panggang dan potongan buah nangka memberikan sensasi makan takjil tradisional namun dengan nutrisi yang lebih terjaga.
Infused Water Kurma (Air Nabeez) Versi Soda
Inovasi lain yang muncul adalah air Nabeez yang dikarbonasi secara alami. Minuman ini menawarkan kesegaran soda tanpa pemanis buatan, menjadikannya pilihan favorit bagi mereka yang ingin melepas dahaga tanpa rasa bersalah.
Tips Menyusun Menu Iftar Agar Tidak Membosankan
Menyusun menu selama 30 hari memang tantangan tersendiri. Agar suasana berbuka tetap ceria, cobalah beberapa tips berikut:
-
Rotasi Tema Mingguan: Tentukan tema unik setiap minggu, misalnya “Minggu Nusantara”, “Minggu Arabesque”, atau “Minggu Dessert Viral”.
-
Libatkan Keluarga: Ajak anak-anak atau pasangan untuk menentukan satu menu eksperimen baru setiap akhir pekan.
-
Porsi Kecil tapi Beragam: Alih-alih satu menu besar, sajikan beberapa pilihan menu unik dalam porsi kecil (tapas style) untuk menghindari mubazir.
Fenomena menu iftar unik 2026 ini menunjukkan bahwa tradisi tidak harus kaku. Inovasi kuliner justru memperkaya pengalaman spiritual dan kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini. (Nd)






