Berito.id – Komentator sepak bola Bung Jupri menilai Portugal menunjukkan performa impresif dalam laga Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Selecao das Quinas itu tampil agresif dan terus menekan pertahanan lawan sejak menit awal.
Portugal sebenarnya sudah menciptakan beberapa peluang berbahaya sebelum membuka keunggulan. Salah satunya hadir melalui umpan silang Nuno Mendes, meski kesempatan tersebut belum mampu di konversi menjadi gol.
Dalam wawancara bersama Media, Rabu (24/6/2026), Bung Jupri mengatakan Portugal mampu membangun serangan dengan beragam pola permainan. “Yang jelas, Portugal bermain sangat baik sepanjang pertandingan. Mereka menghasilkan banyak peluang melalui variasi serangan yang efektif,” ujarnya.
Trio Sayap Jadi Senjata Utama Portugal
Menurut Bung Jupri, kekuatan utama Portugal di piala dunia 2026 terlihat dari permainan cepat di sektor sayap. Nuno Mendes, Pedro Neto, dan Joao Felix tampil aktif memberikan tekanan kepada lini belakang lawan.
Ketiga pemain tersebut mampu menciptakan ruang dan mengalirkan bola dengan baik. Kombinasi mereka membuat Portugal lebih mudah menghasilkan peluang berbahaya di bandingkan laga sebelumnya.
“Serangan dari sisi sayap benar-benar menjadi kekuatan Portugal dalam pertandingan ini. Beberapa pemain tampil sangat efektif membantu tim,” kata Bung Jupri.
Ronaldo Jawab Kritik Lewat Gol Bersejarah
Portugal akhirnya memecah kebuntuan melalui Cristiano Ronaldo. Gol itu lahir dari rangkaian serangan rapi yang di bangun para pemain sebelum sang kapten menyelesaikannya dengan baik.
Gol tersebut menjadi gol pertama Ronaldo di Piala Dunia 2026. Momen itu sekaligus menjawab berbagai kritik yang sempat mengiringi penampilannya pada laga sebelumnya.
“Gol itu menjadi pencapaian penting bagi Cristiano Ronaldo di turnamen ini. Hal tersebut membuktikan kualitasnya masih tetap terjaga,” ujar Bung Jupri. Selain itu, gol tersebut juga menghadirkan catatan sejarah baru bagi Ronaldo. Penyerang veteran Portugal itu kini tercatat sebagai pemain tertua kedua yang berhasil mencetak gol di ajang Piala Dunia.
Rekor tersebut masih berada di bawah legenda Kamerun, Roger Milla. Meski demikian, pencapaian itu menunjukkan Ronaldo tetap mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Dalot Tegaskan Ronaldo Tak Terpengaruh Kritik
Di sisi lain, bek Portugal Diogo Dalot menegaskan kritik yang muncul setelah pertandingan melawan RD Kongo tidak memengaruhi mental Ronaldo. Ia menyebut seluruh pemain masih menaruh kepercayaan penuh kepada sang kapten.
Menurut Dalot, Ronaldo sudah terbiasa menghadapi tekanan sepanjang kariernya. Karena itu, kritik yang datang dari luar tim tidak mengubah pandangan para pemain terhadap dirinya.
“Semua orang tahu bagaimana Cristiano menghadapi kritik. Tekanan adalah bagian dari kompetisi level ini, dan pandangan kami terhadap dirinya tidak berubah,” tegas Dalot.
(A/*)






