Berito.id – Kabar penting bagi jutaan orang tua dan pemain Roblox di seluruh dunia. Mulai pertengahan Mei 2026, platform game raksasa ini bakal menerapkan perubahan besar-besaran yang akan mengubah cara anak-anak mengakses konten. Bukan lagi sekadar membatasi fitur obrolan, Roblox kini membagi seluruh ekosistemnya ke dalam tiga kategori akun berdasarkan usia.
Langkah ini di ambil untuk menciptakan ruang digital yang lebih sehat, sekaligus menjawab kekhawatiran publik soal paparan konten dewasa terhadap pengguna di bawah umur.
Tiga Kasta Akun Roblox: Dari Kids hingga Reguler
Migrasi akun global ini di targetkan rampung pada Juni 2026. Jika Anda atau anak Anda belum melakukan verifikasi identitas, sistem akan otomatis memasukkan akun ke profil paling terbatas. Berikut rinciannya:
-
Roblox Kids (Usia 5–8 Tahun): Ini adalah zona paling aman. Fitur chat mati total secara otomatis. Anak-anak hanya bisa masuk ke game dengan label “Minimal” dan “Mild” yang di jamin ramah anak.
-
Roblox Select (Usia 9–15 Tahun): Remaja di kategori ini bisa mengakses konten “Moderate”. Fitur obrolan mulai terbuka, namun terbatas hanya untuk teman yang sudah di setujui orang tua.
-
Roblox Reguler (Usia 16+): Akses fitur terbuka penuh. Namun, untuk konten berlabel “Restricted” (Terbatas), pemain wajib membuktikan mereka sudah berusia 18 tahun ke atas.
Aturan Main Baru bagi Pengembang dan Peran AI
Bukan cuma pemain yang kena aturan baru, para kreator game di dalam Roblox juga wajib berbenah. Roblox kini mengharuskan pengembang memverifikasi identitas asli dan membayar langganan Roblox Plus sebesar USD 5 (sekitar Rp80 ribuan) per bulan.
Uang langganan ini bukan sekadar biaya tambahan, melainkan bentuk komitmen agar pengembang tidak sembarangan memasukkan konten dewasa ke dalam label anak-anak. Untuk menjaga ekosistem tetap bersih, Roblox mengerahkan kecerdasan buatan (AI) yang memantau percakapan dan aktivitas secara real-time.
Sebagai lapisan perlindungan ekstra, setiap game baru yang muncul akan di uji coba terlebih dahulu oleh pemain berusia di atas 16 tahun. Mereka berfungsi sebagai “filter awal” sebelum konten tersebut di izinkan tayang bagi kelompok usia yang lebih muda.
Kendali Penuh di Tangan Orang Tua
Salah satu keluhan klasik adalah remaja usia 13 tahun ke atas yang seringkali bisa mengakali sistem blokir. Pada pembaruan Juni 2026 nanti, orang tua di berikan “kunci” yang lebih kuat:
-
Pemblokiran Mandiri: Orang tua bisa menutup akses game tertentu secara permanen hingga anak berusia 16 tahun tanpa bisa di buka sendiri oleh sang anak.
-
Izin Kasus per Kasus: Jika ada anak kecil yang ingin bermain bersama kakaknya di game kategori lebih tinggi, orang tua bisa memberikan izin khusus secara manual.
Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, menekankan bahwa sistem ini akan terus belajar dari perilaku pengguna di lapangan.
“Jika terjadi kesalahan, kami menyediakan berbagai cara bagi pengguna untuk mengoreksinya. Kami secara konsisten memantau perilaku pengguna dan membandingkannya dengan data verifikasi usia,” ujar Kaufman.
Kaufman juga mengingatkan bahwa jika sistem mendeteksi anomali perilaku misalnya akun “Kids” namun menunjukkan pola interaksi orang dewasa Roblox tidak segan untuk meminta verifikasi ulang secara mendadak melalui pindai wajah atau kartu identitas.
Tips Praktis untuk Orang Tua: Segera lakukan verifikasi akun anak Anda menggunakan KTP atau paspor sebelum Juni 2026. Akun yang tidak terverifikasi akan kehilangan banyak fitur akses dan bisa menghambat progres permainan yang sudah ada sebelumnya. (Nd)






