Berito.id – Sebanyak 55 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepulauan Riau, menghentikan operasional sementara pada Senin (8/6). Penghentian layanan dilakukan karena anggaran operasional yang bersumber dari APBN belum masuk ke rekening virtual akun (VA) sejumlah SPPG.
Koordinator MBG Wilayah Batam, Defri Fernaldi, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, sejumlah dapur MBG tidak dapat menjalankan kegiatan sebelum dana operasional di terima. “Beberapa SPPG memang menghentikan operasional mulai hari ini karena anggaran operasional belum turun,” ujar Defri saat di konfirmasi.
Operasional Menunggu Dana Masuk
Defri menjelaskan, setiap SPPG hanya di perbolehkan beroperasi setelah dana masuk ke virtual akun masing-masing. Selain itu, pengelola juga tidak di perkenankan menggunakan dana talangan dari pihak mitra.
Ia mengatakan pihaknya telah menerima informasi bahwa proses penambahan dana (top up) sedang dilakukan oleh tim keuangan bersama Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Jika dana telah masuk ke rekening virtual akun, seluruh SPPG yang terdampak akan kembali menjalankan operasional seperti biasa.
Sebaran SPPG yang Berhenti Beroperasi
Berdasarkan data sementara, jumlah SPPG yang menghentikan layanan tersebar di sejumlah kecamatan di Batam, yaitu:
- Batam Kota: 15 dari 21 SPPG
- Sagulung: 12 dari 32 SPPG
- Batu Ampar: 1 dari 4 SPPG
- Batu Aji: 7 dari 18 SPPG
- Sei Beduk: 7 dari 15 SPPG
- Lubuk Baja: 6 dari 8 SPPG
- Bengkong: 6 dari 13 SPPG
- Belakang Padang: 1 dari 1 SPPG
Total terdapat 55 SPPG yang untuk sementara menghentikan kegiatan operasional.
BGN Bantah Dana MBG Terhambat
Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, membantah kabar yang menyebut penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis mengalami penghentian atau hambatan. Menurut Nanik, proses pencairan dana sudah dilakukan sejak Jumat (5/6) dan kembali di lanjutkan pada awal pekan ini. “Sebagian informasi yang beredar merupakan hoaks. Dana sudah di cairkan sejak Jumat,” kata Nanik usai pelantikannya di Istana Merdeka, Jakarta.
Pernyataan tersebut muncul setelah adanya laporan dari sejumlah SPPG yang mengaku belum menerima dana operasional sehingga terpaksa menghentikan layanan sementara.
Dana untuk Sejumlah SPPG Di klaim Sudah Masuk
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, juga memastikan dana untuk sejumlah SPPG yang sebelumnya menjadi perhatian telah masuk ke rekening penerima. “Yang 27 SPPG itu dananya sudah masuk,” ujar Agustina.
Meski demikian, sejumlah dapur MBG di Batam masih menunggu proses pencairan selesai agar operasional dapat kembali berjalan normal.
(Aat/*)






