Berito.id – Momen Idul Fitri identik dengan keriuhan mudik ke kampung halaman. Namun, bagi selebritas Inara Rusli, kenyamanan anak-anak menjadi prioritas utama. Tahun ini, ibu tiga anak tersebut memutuskan untuk menetap di ibu kota dan merayakan hari kemenangan tanpa harus terjebak macetnya jalur mudik.
“Insya Allah (Lebaran) sih di Jakarta,” ujar Inara saat berbincang di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Minggu (15/3/2026).
Keputusan ini di ambil bukan tanpa alasan. Merayakan Lebaran di Jakarta memberinya ruang lebih luas untuk fokus pada kualitas waktu bersama keluarga kecilnya tanpa kelelahan di perjalanan.
Sambal Ati Kentang: Sang Primadona di Meja Makan
Bicara soal Lebaran tentu tak lepas dari urusan perut. Meja makan di kediaman mantan istri Virgoun ini di pastikan akan tetap meriah dengan deretan kuliner khas Nusantara. Inara sudah membayangkan aroma ketupat dan sayur godog yang akan menyambut para tamu.
Beberapa menu yang sudah masuk daftar “wajib ada” antara lain lontong sayur, ketupat, sop buntut, hingga rendang. Namun, ada satu hidangan yang posisinya tak tergoyahkan bagi Inara.
“Sambal ati kentang itu harus, wajib,” tegasnya. Alasan Inara cukup personal dan jujur: ia sangat menyukai perpaduan rasa pedas gurih dari menu pendamping tersebut.
Tinggalkan Dapur Demi Efisiensi Waktu
Meski dikenal memiliki kemampuan memasak yang cukup mumpuni, Inara memilih untuk bersikap realistis tahun ini. Mengurus tiga anak yang sedang aktif-aktifnya menuntut energi ekstra. Mengutip pengalamannya, ia pernah mencoba meracik sendiri menu favoritnya dan berhasil.
“Pernah bikin sendiri, dua kali dan alhamdulillah nggak gagal. Tapi sekarang kebanyakan beli biar nggak ribet,” ungkapnya terus terang.
Strategi “pesan antar” atau catering menjadi pilihan paling logis bagi Inara di Lebaran 2026. Menurutnya, tenaga yang tersimpan dari tidak memasak bisa di alihkan untuk menemani anak-anak merayakan hari raya.
“Kayaknya prefer pesan deh, soalnya sudah ribet banget kan harus sambil ngemong anak tiga ya,” tambah Inara.
Kue Kering: Praktis Tetap Jadi Kunci
Tak hanya makanan berat, urusan toples di meja tamu pun tak luput dari perhatian. Jika banyak ibu rumah tangga mulai sibuk memanggang nastar atau kastengel di dapur, Inara justru sebaliknya. Baginya, membeli kue kering yang sudah jadi jauh lebih efisien dibandingkan harus berjibaku dengan oven dan tepung.
“Enggak (bikin) sih. Beli saja, beli jadi. Kalau bikin sendiri repot,” pungkasnya menutup obrolan.
Pilihan Inara Rusli ini seolah mewakili suara banyak ibu muda di kota besar: merayakan Lebaran tidak harus selalu melelahkan. Dengan perencanaan yang praktis, makna kemenangan Idul Fitri tetap bisa dirasakan maksimal tanpa mengabaikan peran sebagai orang tua. (Nd)






