Pemkab Tanjabbar dan DEKRAFMI Bahas Pengembangan Ekonomi Kreatif yang Berbasis Lingkungan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Tanjabbar dan DEKRAFMI Bahas Pengembangan Ekonomi Kreatif yang Berbasis Lingkungan

Pemkab Tanjabbar dan DEKRAFMI Bahas Pengembangan Ekonomi Kreatif yang Berbasis Lingkungan

Berito.id, Tanjabbar – Pemkab Tanjung Jabung Barat menerima audiensi Dewan Ekonomi Kreatif Milenial Indonesia (DEKRAFMI) DPD Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (22/05/2026).

Audiensi tersebut membahas peluang pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis lingkungan melalui program pengelolaan sampah dan pengembangan kawasan mangrove dengan metode diaspora.

Dalam pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama dengan investor asing, yakni pengelolaan sampah bersama investor asal Jerman serta pengembangan kawasan mangrove yang melibatkan pihak dari Hongkong.

DEKRAFMI sebagai organisasi yang bergerak di bidang ekonomi kreatif mendorong terbangunnya kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan investor guna untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yan Ery, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap pembahasan yang di lakukan dapat menjadi langkah awal kerja sama strategis bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Kami menyambut positif berbagai gagasan dan peluang kerja sama yang di tawarkan. Harapannya, program ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor lingkungan dan ekonomi kreatif daerah,” ujar Yan Ery.

Senada dengan hal tersebut, sejumlah kepala OPD yang hadir juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pengembangan program berbasis lingkungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan berkelanjutan di daerah.

Baca Juga :  Istilah Mobile Legends "ML" Biar Nggak Salah Paham

Sementara itu, Ketua DPD DEKRAFMI Provinsi Jambi, Jondriadi Johan, berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat memberikan dukungan dan persetujuan agar usulan program tersebut segera di ajukan ke pemerintah pusat.

Menurutnya, program yang di rancang tidak hanya berfokus pada pengembangan kawasan mangrove, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur pendukung serta sistem pengelolaan sampah terintegrasi yang mampu menunjang pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

“Program ini di harapkan tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” tutupnya. ***

Berita Terkait

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang
Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk
Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi
Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik
Tradisi Nyerau Awali Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Sunatan Massal Gratis di Kerinci
Luhah Rio Jayo Gelar Ritual Penyucian Benda Pusaka
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:10 WIB

Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah

Senin, 6 Juli 2026 - 12:00 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Berita Terbaru