Berito.id – Memilih motor untuk mobilitas harian bukan cuma soal tampilan keren atau irit bensin. Banyak pengendara yang akhirnya menjatuhkan pilihan pada skutik kelas 125cc karena di anggap paling seimbang antara tenaga dan efisiensi biaya. Honda Vario 125, misalnya, tetap menjadi primadona di jalanan Indonesia berkat bodi ringkas dan fitur yang fungsional.
Namun, sebelum memboyong unitnya ke garasi, ada satu aspek pengeluaran rutin yang sering terlupakan: pajak kendaraan bermotor (PKB). Mengetahui estimasi pajak sejak awal sangat krusial agar perencanaan finansial bulanan Anda tidak terganggu.
Mengapa Honda Vario 125 Tetap Diminati?
Vario 125 menawarkan paket lengkap bagi kaum urban. Desain dek rata yang luas memudahkan membawa barang belanjaan, sementara bagasinya cukup lapang untuk menyimpan helm. Bobotnya yang ringan juga menjadi alasan mengapa motor ini begitu di cintai, baik oleh pengendara pria maupun wanita yang sering menembus kemacetan kota.
Selain aspek teknis, biaya operasional harian yang rendah menjadi magnet utama. Konsumsi bahan bakar yang irit dipadukan dengan biaya perawatan berkala yang terjangkau membuat motor ini sulit di geser dari posisi puncak pasar skutik 125cc.
Rincian Estimasi Pajak Honda Vario 125 Tahun 2026
Besaran pajak kendaraan sebenarnya bervariasi tergantung pada wilayah domisili dan status kepemilikan (apakah terkena pajak progresif atau tidak). Sebagai gambaran untuk wilayah DKI Jakarta, berikut adalah rincian estimasi biaya yang perlu Anda siapkan setiap tahun:
-
PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) Pokok: Sekitar Rp 330.000 – Rp 334.000
-
SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan): Rp 35.000
-
Total Estimasi Biaya Tahunan: Rp 365.000 – Rp 369.000
Angka di atas merupakan estimasi untuk pembayaran pajak tahunan rutin. Jika Anda memasuki tahun kelima, siapkan dana tambahan untuk penggantian pelat nomor (STNK 5 tahunan) serta biaya administrasi TNKB yang biasanya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 tambahan.
Tips Mengelola Pajak Agar Tidak Terkena Denda
Banyak pemilik motor yang terpaksa membayar lebih mahal hanya karena telat membayar pajak. Agar tetap hemat, ada beberapa langkah praktis yang bisa Anda lakukan:
-
Gunakan Aplikasi Signal: Sekarang Anda tidak perlu lagi antre di Samsat. Gunakan aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal) untuk membayar pajak dari rumah.
-
Cek Pajak Secara Berkala: Anda bisa memantau besaran pajak melalui situs resmi e-Samsat daerah masing-masing atau melalui aplikasi cek pajak kendaraan.
-
Waspadai Pajak Progresif: Jika Vario 125 ini adalah motor kedua atau ketiga di rumah Anda, siap-siap merogoh kocek lebih dalam karena persentase PKB akan meningkat sesuai aturan pajak progresif.
Memahami detail biaya seperti pajak membuktikan bahwa Anda adalah pemilik kendaraan yang cerdas. Dengan pajak tahunan di kisaran Rp 300 ribuan, Honda Vario 125 terbukti masih sangat ramah bagi kantong pekerja maupun mahasiswa yang mengutamakan efisiensi. (Nd)






