Berito.id – Pernahkah Anda merasa seperti sedang membaca bahasa asing saat menggulir kolom komentar di TikTok? Padahal, deretan kata yang muncul menggunakan alfabet biasa, namun maknanya terasa sangat jauh dari Kamus Besar Bahasa Bahasa Indonesia (KBBI).
Inilah fenomena bahasa slang atau bahasa gaul Gen Z. Di tahun 2026 ini, perputaran istilah baru di TikTok terjadi begitu cepat. Apa yang populer minggu lalu, bisa saja di anggap kuno minggu depan. Memahami istilah-istilah ini bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan kunci untuk tetap relevan dalam komunikasi digital saat ini.
Istilah Populer yang Mendominasi FYP 2026
Beberapa kata berikut hampir pasti muncul di For Your Page (FYP) Anda setiap hari. Berikut adalah penjelasannya agar Anda tidak lagi salah konteks:
1. Aura
Istilah ini tidak lagi merujuk pada hal mistis. Dalam bahasa TikTok, “Aura” di gunakan sebagai sistem poin untuk menilai keren atau tidaknya seseorang. Jika seseorang melakukan hal memalukan, netizen akan berkomentar “-1000 aura”. Sebaliknya, tindakan heroik atau keren akan menambah poin aura mereka.
2. Rizz
Singkatan dari charisma. Seseorang yang memiliki “rizz” dianggap punya kemampuan komunikasi yang luar biasa, terutama dalam hal mendekati lawan jenis atau memikat perhatian orang lain tanpa terlihat berusaha keras.
3. Very Demure, Very Mindful
Tren ini menekankan pada sikap yang sopan, bersahaja, dan penuh kesadaran. Awalnya dimulai dari konten sindiran, namun kini digunakan untuk mendeskripsikan gaya hidup yang elegan dan tidak berlebihan.
4. Gyatt
Ekspresi ini biasanya digunakan saat seseorang terkejut atau kagum melihat penampilan fisik seseorang yang menonjol. Kata ini sebenarnya merupakan pelesetan dari “God damn”.
Mengapa Bahasa Gaul Gen Z Begitu Cepat Menular?
Seorang pakar komunikasi digital seringkali menekankan bahwa bahasa slang berfungsi sebagai identitas kelompok. Menggunakan kata-kata yang sama menciptakan rasa memiliki di antara para pengguna platform.
TikTok, dengan algoritma videonya yang sangat cepat, bertindak sebagai akselerator. Sebuah kata yang diucapkan oleh kreator di Amerika Serikat pagi ini, bisa langsung menjadi tren di Jakarta pada malam harinya. Kecepatan inilah yang membuat bahasa gaul Gen Z terasa sangat dinamis.
Tips Menggunakan Bahasa Gaul agar Tidak Terlihat Canggung
Menggunakan bahasa slang di usia yang tidak lagi muda atau di lingkungan formal tentu ada risikonya. Agar tetap terlihat natural dan tidak “maksa”, perhatikan beberapa tips praktis berikut:
-
Pahami Konteks: Jangan gunakan kata rizz di dalam rapat resmi perusahaan atau saat berbicara dengan atasan yang kaku.
-
Observasi Penggunaan: Lihat bagaimana kreator konten menggunakan kata tersebut sebelum Anda ikut memakainya di kolom komentar.
-
Jangan Berlebihan: Cukup gunakan satu atau dua istilah dalam satu kalimat. Menggunakan terlalu banyak bahasa slang sekaligus justru membuat pesan Anda sulit dipahami.
Bahasa akan terus berevolusi seiring perkembangan teknologi dan budaya. Jadi, apakah Anda sudah siap menambah “aura” positif di komentar TikTok hari ini? (Nd)






