Bank Indonesia Tahan Suku Bunga 4,75%, Prioritas Jaga Rupiah dari Tekanan Global

Rupiah Terkapar di Rp17.140, Bank Indonesia Pilih Opsi 'Hawkish' Demi Stabilitas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga 4,75%, Prioritas Jaga Rupiah dari Tekanan Global (Foto: AI)

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga 4,75%, Prioritas Jaga Rupiah dari Tekanan Global (Foto: AI)

Berito.id – Bank Indonesia (BI) mengambil posisi tegas. Di tengah badai ketidakpastian global dan nilai tukar rupiah yang terus tertekan, BI memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa otoritas moneter lebih memilih mengerem ambisi pertumbuhan demi menjaga fondasi mata uang tetap kokoh.

Prioritas BI saat ini jelas: stabilitas adalah harga mati.

Analis Mirae Asset Sekuritas, Jessica Tasijawa, menilai langkah ini konsisten untuk meredam volatilitas. Sepanjang bulan ini, rupiah sudah meluncur jatuh sekitar 0,8 persen hingga menyentuh level psikologis baru, yakni Rp17.140 per dolar AS. Angka ini menempatkan mata uang Garuda sebagai salah satu yang terlemah di kawasan Asia.

Ancaman Nyata ‘Deficit Trap’

Kondisi ini bukan sekadar fluktuasi harian. Ada risiko struktural yang lebih dalam yang menghantui ekonomi nasional. Jessica menyoroti munculnya potensi deficit trap atau jebakan defisit.

Baca Juga :  Kurs Dolar AS Hari Ini 8 Juni 2026, Rupiah Melemah

“Tekanan pada neraca berjalan, fiskal, dan cadangan devisa kini saling memperkuat. Ini memberikan tekanan hebat terhadap rupiah,” jelas Jessica dalam keterangannya.

Berikut adalah rincian angka yang patut diwaspadai:

  • Defisit Transaksi Berjalan: Di prediksi melebar ke angka 0,4–0,7 persen terhadap PDB pada 2026.

  • Defisit Anggaran: Di perkirakan merangkak naik ke level 2,95 persen dari PDB.

  • Dampak Harga Minyak: Setiap kenaikan harga minyak sebesar 10 persen berisiko menggerus surplus perdagangan kita hingga 20-40 persen.

Sebagai negara importir neto minyak, kenaikan harga energi global akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah bak pedang bermata dua bagi Indonesia: membebani subsidi sekaligus menekan cadangan devisa.

Cadangan Devisa Mulai Terkuras

Upaya BI menjaga rupiah tidaklah murah. Cadangan devisa Indonesia tercatat menyusut cukup signifikan. Per Maret 2026, angkanya berada di posisi USD148,2 miliar, turun tajam dari USD156 miliar pada akhir tahun lalu.

Baca Juga :  Strategi Pasar Konvensional Menghadapi Dominasi Marketplace

Penurunan sekitar USD7,8 miliar dalam waktu singkat ini mencerminkan betapa agresifnya intervensi pasar yang di lakukan BI, mulai dari pasar valuta asing hingga pengelolaan likuiditas di pasar obligasi.

Kapan Suku Bunga Bisa Turun?

Bagi pelaku usaha yang menanti pelonggaran moneter, kabar ini mungkin pahit. Selama kurs rupiah masih betah bertengger di atas Rp17.000 per dolar AS dan harga energi tetap tinggi, harapan melihat bunga kredit turun dalam waktu dekat nampaknya tertutup rapat.

“Pesan kebijakannya cukup jelas: stabilitas rupiah di dahulukan. Ruang pemangkasan suku bunga akan sangat sempit,” pungkas Jessica.

BI diprediksi tetap akan menggunakan instrumen non-suku bunga untuk sementara waktu. Membiarkan imbal hasil (yield) obligasi tenor pendek naik menjadi strategi andalan untuk menarik modal asing masuk, sembari menjaga stabilitas pasar keuangan domestik agar tidak terombang-ambing sentimen eksternal. ***

Berita Terkait

Prabowo, Indonesia Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia 2045
RRI Matangkan Siaran Piala Dunia 2026 untuk Seluruh Indonesia
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Resmi Naik
Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini Naik Rp5.000
Presiden RI Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara
Resmi Dilantik Prabowo, Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
Prabowo Lantik Said Iqbal dan Nanik S. Deyang Hari Ini
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:00 WIB

Prabowo, Indonesia Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia 2045

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

RRI Matangkan Siaran Piala Dunia 2026 untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:05 WIB

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Resmi Naik

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:10 WIB

Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini Naik Rp5.000

Berita Terbaru

5 Anime Mirip Solo Leveling dengan Karakter Overpoweredon 
(Foto: A-1 Pictures
/kapanlagi)

Showbiz

5 Anime Mirip Solo Leveling dengan Karakter Overpoweredon

Rabu, 10 Jun 2026 - 22:15 WIB

Update ColorOS 16 OPPO, Bawa Fitur AI & Layar Interaktif
(Foto: erafone)

Gadget

Update ColorOS 16 OPPO, Bawa Fitur AI & Layar Interaktif

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:10 WIB

Prabowo, Indonesia Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia 2045
(Foto: setkab)

Nasional

Prabowo, Indonesia Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia 2045

Rabu, 10 Jun 2026 - 19:00 WIB

Tren Program Wellness Kian Populer di Era Modern
(Foto: homecare24
/unesa)

Kesehatan

Tren Program Wellness Kian Populer di Era Modern

Rabu, 10 Jun 2026 - 16:00 WIB

7 Inspirasi Koridor Samping Rumah dengan Roster Estetik
(Foto: soonkst
/dekoruma)

Lifestyle

7 Inspirasi Koridor Samping Rumah dengan Roster Estetik

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:00 WIB