Bank Mandiri Catat Laba Naik 25 Persen, Kredit dan Aset Makin Kuat

Laba meningkat 25 persen berkat pertumbuhan kredit, aset, dan efisiensi operasional.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Mandiri Catat Laba Naik 25 Persen, Kredit dan Aset Makin Kuat
(Foto: Bank Mandiri
/kumparan/AI)

Bank Mandiri Catat Laba Naik 25 Persen, Kredit dan Aset Makin Kuat (Foto: Bank Mandiri /kumparan/AI)

Berito.idPT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan berhasil meraih laba bersih sebesar Rp28,5 triliun, atau naik 25 persen di bandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp22,8 triliun. Dalam paparan publik kuartal II 2026 yang di kutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/7/2026), Bank Mandiri menjelaskan bahwa peningkatan laba di dorong oleh pertumbuhan pendapatan, efisiensi beban operasional, serta membaiknya indikator profitabilitas.

Selama Januari hingga Juni 2026, total pendapatan Bank Mandiri tercatat Rp60,7 triliun, meningkat 10,3 persen di bandingkan semester I 2025 yang sebesar Rp55 triliun. Di sisi lain, total beban operasional dan pencadangan justru turun 5,73 persen menjadi Rp25,6 triliun, lebih rendah di bandingkan Rp27,2 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja tersebut ikut mendorong kenaikan rasio profitabilitas. Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 24,3 persen, sedangkan Return on Assets (ROA) naik menjadi 3,10 persen. Sementara itu, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) membaik menjadi 0,98 persen, turun 10 basis poin di bandingkan Juni 2025.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Menguat ke 7.663, Dibayangi Ketegangan Baru di Selat Hormuz

Penyaluran Kredit dan DPK Tumbuh Lebih Tinggi dari Industri

Penyaluran kredit mencapai Rp1.591,7 triliun, atau tumbuh 19,9 persen di bandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan yang berada di kisaran 11,5 persen. Selain itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) juga menunjukkan tren positif. Hingga semester I 2026, DPK Bank Mandiri mencapai Rp1.710 triliun, naik 17,1 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut juga lebih tinggi di bandingkan rata-rata industri perbankan yang berada di sekitar 13,5 persen. Di tengah ekspansi pembiayaan yang terus berjalan, Bank Mandiri tetap mampu menjaga kualitas asetnya. Rasio NPL bertahan di level 0,98 persen, lebih rendah di bandingkan rata-rata industri yang berada di kisaran 2,17 persen.

Baca Juga :  Menkeu Tegaskan Belum Ada Kemenkeu Miliki Saham BEI

Total Aset Meningkat, Pengguna Layanan Digital Ikut Bertambah

Hingga Juni 2026, total aset perseroan mencapai Rp2.349,2 triliun, atau naik 19,1 persen di bandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan dana masyarakat. Di sektor digital, jumlah pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri telah mencapai sekitar 41 juta pengguna, meningkat 24 persen di bandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, pengguna platform Kopra by Mandiri juga terus bertambah menjadi sekitar 354 ribu pengguna, atau naik 27 persen secara tahunan. Dalam paparannya kepada Bursa Efek Indonesia, Bank Mandiri menilai kinerja sepanjang semester I 2026 tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid meski kondisi ekonomi masih dinamis. Perseroan menyebut ekspansi kredit, efisiensi operasional, serta kualitas aset yang terjaga menjadi faktor utama yang mendukung peningkatan laba pada paruh pertama tahun ini.

 

Penulis : Rifqi

Editor : A

Sumber Berita: Liputan6

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Sentuh US$100, Prabowo Minta Simulasi APBN
BI Pertahankan BI Rate 5,75 Persen, Ekonom Soroti Stabilnya Rupiah
Update Harga Emas Antam 22 Juli 2026, Turun Rp9.000
B50 Ditargetkan Tersedia di Seluruh SPBU Mulai 1 Oktober 2026
Pemerintah Perkuat Program SPHP Beras Hadapi Ancaman El Nino Ekstrem
Prediksi Rupiah 20 Juli 2026 Berpeluang Sentuh Rp17.870
Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula Tahun 2026
Update Harga Perak Antam 18 Juli 2026, Naik ke Rp37.900
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Bank Mandiri Catat Laba Naik 25 Persen, Kredit dan Aset Makin Kuat

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

BI Pertahankan BI Rate 5,75 Persen, Ekonom Soroti Stabilnya Rupiah

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:00 WIB

Update Harga Emas Antam 22 Juli 2026, Turun Rp9.000

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:00 WIB

B50 Ditargetkan Tersedia di Seluruh SPBU Mulai 1 Oktober 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:00 WIB

Pemerintah Perkuat Program SPHP Beras Hadapi Ancaman El Nino Ekstrem

Berita Terbaru

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade(Foto: detikperkara/AI)

Nasional

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade

Minggu, 26 Jul 2026 - 06:00 WIB