Berito.id – Argus sering kali menjadi momok menakutkan saat memasuki fase late game. Kemampuan Eternal Evil miliknya memungkinkan ia bertahan hidup selama 4 detik meskipun nyawanya sudah habis. Bukannya lari ketakutan, Anda harus memahami bahwa kunci menaklukkannya adalah manajemen durasi dan manipulasi posisi.
Gunakan daftar hero berikut untuk memastikan durasi ultimate sang malaikat jatuh terbuang sia-sia.
Valir
Penyihir api ini merupakan lawan alami bagi petarung jarak dekat yang mengandalkan serangan fisik. Valir memiliki Searing Torrent (skill 2) yang sanggup memukul mundur musuh secara instan. Begitu Argus mengaktifkan mode kebal, dorong dia menjauh. Kombinasi Ice Queen Wand akan membuat gerakannya melambat secara drastis, sehingga ia hanya bisa berputar-putar di area yang sama tanpa mampu menjangkau rekan setim Anda.
Franco
Ketangguhan Franco terletak pada efek Suppress dari Bloody Hunt. Status ini bersifat mutlak dan tidak bisa dibatalkan oleh Purify. Saat Argus mulai bercahaya hijau (tanda ultimate aktif), segera gigit dia. Durasi stun Franco yang lama akan memakan sebagian besar waktu kebal Argus. Begitu durasi ultimate berakhir, ia akan menjadi target empuk yang bisa dieksekusi dengan satu serangan sisa.
Akai
Akai mampu mengubah alur pertempuran dengan Heavy Spin. Teknik paling efektif adalah menjepit Argus ke dinding atau menjauhkannya dari barisan belakang tim Anda. Selama terdorong oleh putaran Akai, Argus tidak bisa melakukan serangan dasar. Hal ini sangat merugikan bagi Argus karena ia butuh memberikan damage untuk memulihkan HP-nya. Tanpa kontak fisik, ia akan mati tepat setelah putaran Akai berakhir.
Kaja
Mirip dengan Franco, Kaja mengandalkan Divine Judgment untuk menarik target secara paksa. Strategi terbaik adalah menarik Argus ke dalam area Turret. Meskipun ia dalam mode tidak bisa mati, serangan Turret yang bertubi-tubi akan memastikan HP-nya tetap di angka nol. Begitu durasi 4 detiknya selesai, serangan terakhir dari menara pertahanan akan langsung mengirimnya kembali ke base.
Chou
Chou adalah definisi dari mobilitas dan crowd control tanpa henti. Melalui The Way of Dragon, Chou bisa menendang Argus menjauh ke arah yang tidak menguntungkan. Anda tidak perlu membunuhnya saat ia sedang kebal; cukup buat dia melayang di udara dan habiskan durasi ultimate-nya secara cuma-cuma. Kelincahan Chou juga memudahkan Anda untuk melakukan poking (mencicil darah) sebelum ia sempat bereaksi. ***






