Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Nias Utara Minggu Dini Hari, Berpusat di Laut

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 10:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Nias Utara Minggu Dini Hari (Foto: AI)

Ilustrasi Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Nias Utara Minggu Dini Hari (Foto: AI)

Berito.id – Warga Kabupaten Nias Utara di kejutkan guncangan hebat pada Minggu (19/4/2026) pukul 03.06 WIB dini hari. Saat sebagian besar masyarakat masih terlelap tidur.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa kekuatan gempa Magnitudo 5,9. Titik koordinat menunjukkan lokasi berada di 1,14 Lintang Utara dan 97,04 Bujur Timur.

Pusat Gempa Berada di Laut

Data teknis BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, berjarak sekitar 48 kilometer arah Barat Daya Nias Utara. Gempa ini tergolong dangkal dengan kedalaman hanya 10 kilometer.

Hingga saat ini, laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa masih dalam tahap pendataan oleh otoritas setempat. Namun, satu hal yang pasti: alarm kewaspadaan harus tetap menyala. BMKG secara spesifik memberikan peringatan melalui laman resminya:

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.”

Mengapa Nias Begitu Rawan?

Indonesia berdiri di atas pertemuan lempeng tektonik aktif. Gempa bukan sekadar getaran, melainkan pelepasan energi besar akibat patahnya lapisan batuan pada kerak bumi secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Prediksi Rupiah 20 Juli 2026 Berpeluang Sentuh Rp17.870

Data global dari WHO menunjukkan betapa mematikannya bencana ini jika tidak diantisipasi. Sepanjang kurun 1998-2017, gempa bumi telah merenggut setidaknya 750 ribu nyawa di seluruh dunia. Angka ini menjadi pengingat keras bahwa mitigasi adalah harga mati bagi warga yang tinggal di zona merah seperti Sumatera.

Panduan Penyelamatan Diri: Jangan Tunggu Runtuh

Saat guncangan terjadi, reaksi cepat menentukan keselamatan Anda. Berikut adalah langkah teknis evakuasi yang direkomendasikan BNPB:

  • Di Dalam Ruangan: Segera lindungi kepala. Sembunyi di bawah meja yang kokoh. Jika bangunan mulai retak dan ada akses keluar, segera lari ke area terbuka.

  • Di Dalam Mobil: Berhenti di tempat aman, keluar, dan menjauhlah dari kendaraan. Hindari berhenti di bawah jembatan atau tiang listrik.

  • Kawasan Pantai & Gunung: Jika Anda berada di pesisir Nias, segera menjauh dari pantai untuk menghindari risiko tsunami. Sebaliknya, jika di perbukitan, waspadai potensi tanah longsor.

Baca Juga :  Cara Cek NIK KTP yang Disalahgunakan untuk Pinjol

Setelah guncangan berhenti, jangan langsung kembali ke dalam rumah. Periksa instalasi listrik dan pipa gas guna mencegah kebakaran. Pastikan Anda hanya memantau informasi dari saluran resmi seperti radio atau akun media sosial terverifikasi BMKG agar tidak terjebak hoaks yang sering beredar pascabencana. ***

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan
Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia
“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Berita Terbaru