Jangan Pernah Telepon Balik! Modus ‘Call Hening’ Incar Nomor Aktif untuk Bobol Data

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jangan Pernah Telepon Balik! Modus 'Call Hening' Incar Nomor Aktif untuk Bobol Data (Foto: AI)

Jangan Pernah Telepon Balik! Modus 'Call Hening' Incar Nomor Aktif untuk Bobol Data (Foto: AI)

Berito.id – Ponsel berdering, nomor tak di kenal muncul di layar, namun saat di angkat hanya ada keheningan sebelum sambungan terputus total. Jika Anda sering mengalaminya, jangan anggap itu sekadar gangguan jaringan atau salah sambung. Fenomena “call hening” ini adalah alarm bahaya bagi keamanan data pribadi Anda.

Dosen Program Studi Ilmu Komputer IPB University, Heru Sukoco, memberikan peringatan keras. Panggilan bisu tersebut merupakan fase observasi dalam rantai kejahatan siber.

“Jangan angkat, jangan telepon balik, blokir, dan abaikan karena panggilan tersebut merupakan tahapan awal dari penipuan berbasis telepon,” tegas Heru dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 18 April 2026.

Mengapa Mereka Menelepon Jika Hanya untuk Diam?

Banyak pengguna terjebak melakukan call back karena rasa penasaran. Padahal, itulah lubang maut yang di siapkan pelaku. Heru menjelaskan bahwa modus ini memiliki beberapa tujuan strategis bagi pelaku kriminal:

  1. Validasi Nomor: Memastikan nomor Anda aktif dan di gunakan oleh manusia, bukan mesin.

  2. Missed Call Bait: Memancing korban menelepon balik ke nomor premium berbiaya tinggi yang akan menguras pulsa atau tagihan telepon.

  3. Profiling: Mengumpulkan data awal untuk serangan lanjutan seperti phishing atau permintaan kode OTP.

Baca Juga :  Update Harga Pangan 24 April 2026: Telur Ayam Rp32.000, Cabai Rawit Merah Melonjak

Risiko Fatal di Balik Kata “Ya”

Kejahatan social engineering kini semakin canggih. Salah satu teknik yang paling di waspadai adalah perekaman suara. Heru mengingatkan agar masyarakat sangat berhati-hati jika terlanjur mengangkat telepon dari orang asing.

“Hindari menjawab ‘ya’ karena suara tersebut dapat di rekam dan di salahgunakan untuk manipulasi data pribadi seperti OTP, NIK, atau informasi perbankan,” ujarnya.

Dalam beberapa kasus internasional, rekaman suara konfirmasi seperti kata “Ya” atau “Setuju” di gunakan pelaku untuk memalsukan persetujuan transaksi finansial melalui verifikasi suara berbasis AI.

Baca Juga :  Mendarat di Moskow, Presiden Prabowo Langsung Agendakan Kerja Sama Strategis dengan Putin

Langkah Praktis Melindungi Ponsel Anda

Melindungi diri dari serangan siber tidak harus menunggu regulasi pemerintah. Anda bisa memulai langkah teknis secara mandiri pada perangkat masing-masing:

  • Gunakan Fitur Bawaan: Aktifkan fitur Silence Unknown Callers di pengaturan iPhone atau Block Unknown Numbers di Android.

  • Aplikasi Pihak Ketiga: Manfaatkan aplikasi seperti Getcontact atau Truecaller untuk mengidentifikasi label spam secara real-time.

  • Prinsip Urgensi: Penelepon yang benar-benar memiliki kepentingan mendesak biasanya akan mengirimkan pesan singkat atau menghubungi kembali secara wajar, bukan meneror dengan panggilan pendek.

Literasi digital di tingkat keluarga menjadi benteng terakhir. Pastikan orang tua dan anak-anak memahami bahwa tidak semua panggilan harus dijawab. Jangan biarkan rasa penasaran membuka pintu bagi peretas untuk menguras aset digital Anda. ***

Berita Terkait

Meta AI WhatsApp Rilis Fitur Incognito, Cara Aman Bahas Data Sensitif Tanpa Jejak
10 Aplikasi Edit Foto Terunggul, Solusi Visual Profesional di Genggaman
Strategi Perusahaan Indonesia Tangkal Ancaman Siber AI Melalui Konsolidasi Platform
Sony Ungkap Dilema Harga PS6, Jadwal Rilis Berpotensi Mundur ke 2028
Cara Aktivasi Google Gemini AI Plus IM3, Kuota Melimpah Bonus Asisten Cerdas
OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun
7 Cara Ampuh Atasi Masalah Login WA Web agar Kerja Makin Lancar
Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:22 WIB

Meta AI WhatsApp Rilis Fitur Incognito, Cara Aman Bahas Data Sensitif Tanpa Jejak

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:05 WIB

10 Aplikasi Edit Foto Terunggul, Solusi Visual Profesional di Genggaman

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:02 WIB

Strategi Perusahaan Indonesia Tangkal Ancaman Siber AI Melalui Konsolidasi Platform

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sony Ungkap Dilema Harga PS6, Jadwal Rilis Berpotensi Mundur ke 2028

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:08 WIB

Cara Aktivasi Google Gemini AI Plus IM3, Kuota Melimpah Bonus Asisten Cerdas

Berita Terbaru