Berito.id – Yandex bersama Digital Talent Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka pendaftaran Program Digital Talent 2026 bertajuk Linear Models in Machine Learning: Fundamentals, Applications, and Competition. Masyarakat Indonesia dapat mendaftar mulai 29 Juni hingga 19 Juli 2026. Program ini terbuka bagi seluruh masyarakat. Namun, mahasiswa dari semua semester, terutama jurusan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), sangat di anjurkan untuk ikut berpartisipasi. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://s.id/yandex-dts.
Alexander Popovskiy, CEO Yandex Search, mengatakan program tersebut di rancang agar siapa pun dapat mempelajari Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning, tanpa memandang usia maupun latar belakang pekerjaan. “Program ini kami rancang untuk siapa saja yang ingin terus belajar, tanpa melihat usia atau latar belakang profesinya. Tahun ini, kami membuka kesempatan bagi semua orang yang ingin belajar AI dan Machine Learning,” ujar Alexander dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026).
Materi Berfokus pada Machine Learning
Pelatihan ini membekali peserta dengan kemampuan Machine Learning, khususnya Linear Regression. Peserta akan mempelajari konsep dasar, teknik data preprocessing, hingga penerapan model untuk menyelesaikan berbagai permasalahan nyata.
Kurikulum juga menggabungkan teori dan praktik. Selama pelatihan, peserta menggunakan Python dan Scikit-learn untuk membangun model Machine Learning melalui latihan serta studi kasus. Selain itu, peserta akan mempelajari cara mengevaluasi dan memvalidasi model, mengatasi tantangan umum dalam Machine Learning, serta mengubah kebutuhan bisnis menjadi solusi berbasis AI yang efektif.
Alexander menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendorong peserta mengasah kemampuan melalui pengalaman langsung. “Kami berharap semakin banyak talenta AI yang tumbuh dan berkontribusi bagi ekosistem AI di Indonesia maupun dunia,” katanya.
Pembelajaran Bertahap hingga Kompetisi Hackathon
Komdigi dan Yandex menyusun program ini dengan alur pembelajaran yang sistematis. Peserta akan mengikuti pembelajaran mandiri, sesi bersama mentor, praktik laboratorium, tugas, evaluasi, hingga kompetisi sebagai tahap akhir. Seluruh peserta wajib menyelesaikan setiap tahapan sesuai jadwal agar dapat mengikuti kompetisi Hackathon.
Batch pertama berlangsung pada 20 Juli hingga 23 Agustus 2026. Selama periode tersebut, peserta mempelajari empat modul yang di selesaikan masing-masing dalam waktu satu minggu. Mentor dari perusahaan lokal yang bergerak di bidang Machine Learning akan mendampingi peserta selama pelatihan.
Setelah menyelesaikan seluruh modul, peserta harus mengikuti asesmen akhir yang berisi 40 soal dan di kerjakan dalam waktu 40 menit. Peserta yang lulus akan memperoleh kesempatan mengikuti Hackathon daring pada 4–6 September 2026 sekaligus bersaing memperebutkan hadiah.
Batch Mandiri Berlanjut hingga Oktober
Usai batch dengan pendampingan mentor selesai, program akan berlanjut melalui batch pembelajaran mandiri pada September dan Oktober 2026.
Setiap batch berlangsung selama enam minggu dengan tahapan yang sama, yaitu:
- Tes masuk.
- Empat modul pembelajaran.
- Asesmen akhir.
- Sertifikat bagi peserta yang lulus.
Apabila peserta melewatkan batas pendaftaran batch mentor, sistem akan otomatis mengalihkan mereka ke batch berikutnya yang masih tersedia.
Program Telah Melahirkan Talenta AI
Pada penyelenggaraan tahun 2025, sebanyak 1.295 peserta mengikuti program ini. Dari jumlah tersebut, tiga peserta berhasil menjadi juara Hackathon, sementara puluhan lainnya memperoleh penghargaan atas prestasi selama pelatihan. Para peserta terbaik mampu mengembangkan model Machine Learning dengan tingkat akurasi tinggi dalam menyelesaikan berbagai studi kasus.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa program ini tidak hanya menghasilkan lulusan bersertifikat, tetapi juga membangun kompetensi teknis, pengalaman praktis, dan daya saing yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Komdigi Dorong Lahirnya Talenta AI Nasional
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital, Bonifasius Pudjianto, Ph.D., menilai Indonesia masih membutuhkan lebih banyak talenta di bidang Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Data Science. Menurutnya, kemampuan tersebut di butuhkan di berbagai sektor, mulai dari transportasi, pertanian, hingga layanan kesehatan.
“Pelatihan ini memberikan fondasi yang kuat bagi peserta untuk menciptakan dampak nyata di berbagai sektor dengan pembelajaran yang mudah di akses dan dapat di ikuti oleh siapa saja,” ujarnya. Pendaftaran Program Digital Talent 2026 di buka mulai 29 Juni hingga 19 Juli 2026 melalui https://s.id/yandex-dts atau tautan alternatif http://s.komdigi.go.id/yandex-dts
(A/*)






