Berito.id – Infinix resmi memperkenalkan Hot 70 Pro 5G di Nigeria sebagai varian tertinggi dalam lini Hot 70 Series. Smartphone ini di jual mulai NGN399.000 atau sekitar Rp5,1 jutaan. Jika nantinya dipasarkan di Indonesia, perangkat ini akan masuk ke persaingan yang cukup ketat bersama berbagai smartphone populer dari Xiaomi, realme, OPPO, vivo, hingga Samsung. Di kisaran harga tersebut, pengguna umumnya mencari perangkat yang menawarkan performa kencang, layar berkualitas, kamera yang andal, baterai berkapasitas besar, serta dukungan pembaruan Android dalam jangka panjang.
spesifikasi yang di bawa Infinix Hot 70 Pro 5G
Chipset Dimensity 7100 Jadi Andalan
Untuk sektor performa, Infinix membekali perangkat ini dengan MediaTek Dimensity 7100 yang di produksi menggunakan proses fabrikasi 4 nm. Chipset kelas menengah tersebut di klaim mampu meraih skor AnTuTu lebih dari 787 ribu poin. Selain itu, performanya disebut sanggup menjalankan sejumlah game hingga 90 fps, sehingga masih kompetitif di kelasnya. Pilihan memorinya juga cukup lega, yakni 6 GB RAM dengan penyimpanan 128 GB serta 8 GB RAM dengan penyimpanan 256 GB, sehingga dapat mendukung penggunaan dalam jangka panjang.
Layar 144 Hz Jadi Nilai Tambah
Di sektor tampilan, Infinix menyematkan layar IPS LCD berukuran 6,76 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 144 Hz. Refresh rate yang tinggi menjadi keunggulan tersendiri, terutama bagi pengguna yang gemar bermain game kompetitif atau menginginkan pengalaman navigasi yang terasa lebih mulus. Meski demikian, jika hadir di Indonesia, penggunaan panel IPS LCD kemungkinan menjadi salah satu tantangan. Pasalnya, banyak smartphone di rentang harga yang sama sudah mengusung layar AMOLED dengan kualitas warna dan kontras yang lebih baik. Artinya, Infinix lebih mengandalkan refresh rate tinggi sebagai daya tarik utama di banding jenis panel yang digunakan.
Di bekali Fitur yang Masih Jarang Di temukan
Selain spesifikasi utama, Hot 70 Pro 5G juga membawa beberapa fitur yang membuatnya tampil berbeda. Salah satunya adalah Active Matrix Cube, yaitu layar LED kecil yang berada di modul kamera belakang. Fitur ini dapat menampilkan notifikasi, animasi, indikator pengisian daya, hingga mini game sederhana.
Tak hanya itu, smartphone ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu, serta memenuhi standar MIL-STD-810. Kombinasi fitur tersebut masih tergolong jarang di temukan pada smartphone di kelas harga Rp5 jutaan. Perangkat ini langsung menjalankan Android 16 dan di janjikan memperoleh tiga kali pembaruan Android serta lima tahun pembaruan keamanan, yang menjadi salah satu keunggulan di banding beberapa pesaing di segmen yang sama.
Baterai 6.000 mAh dengan Fast Charging 45W
Untuk menunjang aktivitas harian, Infinix menyematkan baterai berkapasitas 6.000 mAh yang di dukung teknologi fast charging 45W. Kapasitas baterainya lebih besar di banding rata-rata smartphone yang masih menggunakan baterai 5.000 mAh, sehingga berpotensi menawarkan daya tahan lebih lama. Sementara itu, dari sisi pengisian daya, dukungan 45W masih cukup kompetitif. Namun, beberapa kompetitor di kelas harga yang tidak terpaut jauh sudah menawarkan teknologi pengisian cepat 67W hingga 90W, sehingga persaingan di sektor ini tetap cukup ketat.
(A/*)







