Berito.id – Wangi aroma bubuk hijau yang khas kini menyelimuti sudut-sudut ibu kota. Jika Anda melewati kawasan Blok M atau SCBD belakangan ini, pemandangan antrean panjang anak muda bukan lagi hal asing. Mereka bukan menunggu rilis ponsel terbaru, melainkan berburu secangkir matcha otentik yang sedang naik daun di media sosial.
Tren matcha di Jakarta telah bergeser. Masyarakat kini mulai meninggalkan rasa matcha instan yang terlalu manis dan beralih mencari ceremonial grade matcha dengan sensasi rasa umami serta sedikit pahit yang elegan.
Titik Kumpul Pecinta Matcha: Dari Blok M hingga Jakarta Utara
Jakarta seolah tidak pernah tidur kalau urusan kuliner. Kawasan Melawai atau yang sering di sebut “Little Tokyo” di Blok M menjadi pusat perhatian utama. Di sini, beberapa kedai kecil menawarkan pengalaman minum matcha layaknya di Kyoto, Jepang.
Kepopuleran ini di picu oleh kurasi konten di TikTok dan Instagram yang menampilkan proses pembuatan matcha secara tradisional menggunakan chasen (pengocok bambu). Visual hijau pekat yang estetik berpadu dengan interior kafe minimalis menjadi magnet kuat bagi generasi milenial dan Gen Z.
Mengapa Matcha Begitu Digandrungi Saat Ini?
Faktor kesehatan menjadi salah satu alasan kuat di balik ledakan tren ini. Matcha di kenal kaya akan antioksidan dan memberikan efek calm-alertness berkat kandungan L-theanine, berbeda dengan kopi yang terkadang memicu debar jantung berlebih bagi sebagian orang.
Seorang pengunjung di kawasan Jakarta Selatan, Riana (26), mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi mencoba salah satu menu viral. “Rasanya beda, ada sensasi earthy yang menenangkan. Plus, tempatnya memang sangat Instagrammable untuk foto,” ujarnya saat di temui di sela-sela antrean.
Tips Menikmati Matcha Viral Tanpa Antre Panjang
Agar pengalaman berburu kuliner Anda tetap menyenangkan, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan:
-
Datang di Hari Kerja: Hindari Sabtu dan Minggu jika Anda tidak ingin menghabiskan waktu dua jam hanya untuk memesan.
-
Pahami Tingkatan Matcha: Jangan ragu bertanya pada barista apakah mereka menggunakan ceremonial grade (untuk diminum murni) atau culinary grade (biasanya untuk campuran susu/latte).
-
Cek Jam Operasional: Beberapa kedai matcha populer seringkali habis stok (sold out) sebelum jam tutup resmi karena tingginya permintaan.
Membedakan Matcha Asli dan Perasa Buatan
Sebagai konsumen yang cerdas, Anda perlu tahu bahwa matcha asli memiliki warna hijau cerah yang vibran, bukan hijau kecokelatan atau pucat. Dari segi rasa, matcha yang berkualitas akan meninggalkan jejak rasa manis alami (aftertaste) di tenggorokan, bukan rasa pahit yang tajam dan mengganggu.
Fenomena ini membuktikan bahwa lidah warga Jakarta semakin teredukasi dengan kualitas bahan makanan yang otentik. Bukan tidak mungkin, tren ini akan melahirkan standar baru bagi industri specialty tea di Indonesia. (Nd)






