Review Film Disclosure Day: Ambisi Spielberg yang Terjebak Plot Kusut

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Review Film Disclosure Day: Ambisi Spielberg yang Terjebak Plot Kusut(Foto: Dok.
IMDb
/cnbcindonesia)

Review Film Disclosure Day: Ambisi Spielberg yang Terjebak Plot Kusut(Foto: Dok. IMDb /cnbcindonesia)

Berito.id – Kolaborasi terbaru sutradara Steven Spielberg dan penulis naskah David Koepp dalam film fiksi ilmiah Disclosure Day ternyata gagal menyajikan tontonan yang nyaman. Duo yang sukses menelurkan Jurassic Park (1993) ini tampaknya terlalu bernafsu memasukkan banyak ide ke dalam layar.

Alih-alih memperkuat cerita, ambisi besar tersebut justru mengaburkan fokus film. Spielberg dan Koepp mencoba meramu konspirasi, aksi laga, thriller, teknologi canggih, hingga isu AI, sambil tetap mempertahankan sisi humanis. Hasilnya, Disclosure Day kehilangan bentuk terbaiknya.

Plot yang Melompat dan Minim Relevansi

Tim produksi merajut film ini dari potongan konflik yang seharusnya menyatu di akhir cerita. Sayangnya, mereka menggunakan fondasi yang rapuh. Sepanjang separuh dari durasi 2,5 jam, penonton harus menyaksikan perpindahan plot yang ugal-ugalan.

Kondisi tersebut merusak ritme cerita dan stabilitas emosi penonton. Sering kali cerita sudah berpindah dimensi saat penonton baru mulai mendalami satu adegan. Di sisi lain, Spielberg dan Koepp justru memperpanjang beberapa adegan yang sebenarnya tidak penting bagi perkembangan plot.

Koepp juga menjejali film ini dengan berbagai teori konspirasi populer dari forum Reddit, mulai dari keberadaan alien hingga teknologi pengendali pikiran. Ia kemudian memadukannya dengan aksi laga khas film popcorn. Formula konflik fiksi ilmiahnya pun terasa klise: ilmuwan naif dan warga sipil yang mengandalkan keberuntungan melawan militer serta agen rahasia pemerintah yang korup.

Baca Juga :  Update Kode Redeem ML 16 Juni 2026, Ayo Segera Diklaim

Pembagian karakter protagonis dan antagonis pun terlihat sangat stereotipe di layar. Karakter Daniel Kellner (Josh O’Connor), seorang pakar matematika brilian, kerap mengambil keputusan impulsif yang tidak rasional. Sementara itu, organisasi rahasia WARDEX yang memegang teknologi tercanggih justru selalu kalah cepat dari warga sipil biasa.

Gagasan Menarik yang Kehilangan Momentum

Meski memicu banyak kritik, Disclosure Day sebenarnya mengusung ide yang sangat potensial. Isu teknologi pengendali pikiran milik pemerintah berhasil membuka ruang diskusi menarik tentang manipulasi informasi dan kontrol sosial.

Film ini juga menyentuh spekulasi klasik mengenai alasan pemerintah menyembunyikan keberadaan UFO demi mencegah kepanikan massal. Salah satu dialog logis dari Suster Maura (Elizabeth Marvel) bahkan menegaskan esensi tersebut: “Buat apa Tuhan menciptakan semesta yang sangat luas ini bila hanya untuk kita di Bumi?”

Pada titik ini, film sempat menjanjikan sebuah thriller konspirasi yang cerdas. Spielberg juga memasukkan ciri khasnya dengan menonjolkan kedalaman emosi karakter melalui hubungan Margaret dan Daniel. Sayangnya, drama emosional ini sering kali memotong momentum ketegangan saat konflik utama sedang memuncak.

Andai porsi thriller konspirasi dan proses pengungkapan alien mendapat porsi lebih besar, film berbiaya US$115 juta ini pasti tampil lebih solid. Spielberg ingin mengingatkan bahwa manusia tetap memiliki keterbatasan di tengah kecanggihan teknologi, namun pesan tersebut gagal menyatu dengan aksi blockbuster di dalamnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Drama China Juli 2026 Terbaik, Banyak yang Baru

Penyelamat di Sektor Audiovisual dan Akting

Terlepas dari kelemahan naskah, aspek sinematografi menyelamatkan film ini. Penata kamera Janusz Kamiński menyuguhkan visual memukau lewat permainan cahaya, sudut pandang drone, serta teknik one-take-shot. Spielberg tampak memaksimalkan bujet fantastisnya untuk mewujudkan imajinasi alien secara konvensional tanpa bantuan kecerdasan buatan (AI).

Sektor audio juga tampil luar biasa berkat aransemen musik dari sang legenda, John Williams. Scoring yang intens dan megah dari Williams sangat berpotensi membawa film ini masuk dalam nominasi Piala Oscar mendatang.

Apresiasi juga layak diberikan kepada lini pemeran. Emily Blunt tampil brilian dan menyajikan salah satu performa terbaik dalam kariernya lewat karakter Margaret. Josh O’Connor mampu mengimbangi akting Blunt dengan memberikan kedalaman karakter pada Daniel. Chemistry kuat keduanya menjadi alasan utama penonton bertahan hingga akhir film.

Akhir Cerita yang Menggantung

Pada akhirnya, performa apik para aktor tidak mampu menutupi cacat pada naskah. Spielberg dan Koepp memilih menyudahi film dengan akhir yang menggantung (cliffhanger) tanpa memberikan jawaban konkrit.

Langkah ini mungkin menjadi strategi Spielberg untuk menyiapkan sekuel. Namun, setelah melewati perjalanan melelahkan selama 2,5 jam, minat penonton untuk mengikuti kelanjutan kisah ini tampaknya sudah telanjur surut di tengah jalan.

(A/*)

Berita Terkait

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers
5 Drama China Baru Paruh Kedua 2026 yang Wajib Di Tonton
Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton
6 Drama China Esther Yu Terbaik yang Wajib Ditonton
Drama China Esther Yu Terbaik, Ini 7 Tontonan Selain Road to Success
Jadwal Tayang A Shop for Killers Season 2, Jam Rilis dan Link Nonton Resmi
7 Drakor Agen Rahasia Terbaik Mirip Agent Kim Reactivated
Rekomendasi Drama China Road To Success Terbaru
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:00 WIB

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

5 Drama China Baru Paruh Kedua 2026 yang Wajib Di Tonton

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:00 WIB

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

6 Drama China Esther Yu Terbaik yang Wajib Ditonton

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Drama China Esther Yu Terbaik, Ini 7 Tontonan Selain Road to Success

Berita Terbaru

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi(Foto: AI)

Wisata

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:00 WIB

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers(Foto: AI)

Lifestyle

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:00 WIB