Berito.id – Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, StepFun, resmi meluncurkan StepX Neo. Perusahaan mengklaim perangkat ini sebagai smartphone AI pertama di dunia karena mengusung konsep Agentic AI, yaitu teknologi kecerdasan buatan yang dapat menyelesaikan berbagai pekerjaan secara otomatis hanya melalui satu instruksi dari pengguna. Berbeda dengan smartphone pada umumnya, StepX Neo menggunakan StepAOS, sistem operasi yang di rancang khusus untuk mendukung agen AI. Selain itu, perangkat ini di pasarkan di bawah merek StepX, yang di klaim sebagai merek terminal AI pertama di dunia yang di bangun secara original dengan teknologi large language model (LLM).
Mengutip laporan South China Morning Post, seluruh sistem pada perangkat ini di rancang dengan AI sebagai pusat utamanya. Karena itu, pengguna tidak perlu lagi membuka aplikasi satu per satu untuk menyelesaikan berbagai aktivitas. StepFun menjelaskan bahwa agen AI di dalam perangkat mampu memahami permintaan pengguna, menghubungkan berbagai layanan, sekaligus menjalankan tugas yang lebih kompleks secara mandiri.
Amoo Jadi Asisten AI Bawaan
StepX Neo di bekali Amoo, asisten AI personal yang telah terintegrasi langsung dengan sistem operasi StepAOS. Pengguna dapat berkomunikasi menggunakan bahasa sehari-hari, sehingga pengalaman menggunakannya terasa mirip seperti berbincang dengan chatbot AI. Perusahaan juga menyebut bahwa StepAOS menghadirkan native runtime khusus bagi agen AI. Teknologi ini di fokuskan untuk mengatasi tiga tantangan utama dalam pengembangan agen AI, yakni memori, pengambilan keputusan, dan proses eksekusi. Berdasarkan laporan GSM Arena, proses pengambilan memori AI pada perangkat ini di klaim hanya memerlukan waktu sekitar 15 milidetik. Selain itu, agen AI tersebut juga disebut mampu menjalankan berbagai perintah secara mandiri meski tanpa koneksi internet.
Tetap Memanfaatkan Cloud untuk Tugas Berat
Meski demikian, tidak seluruh proses AI dilakukan langsung di dalam perangkat. Untuk pekerjaan yang lebih kompleks, StepX Neo masih memanfaatkan komputasi awan atau cloud computing. StepFun memastikan bahwa penggunaan cloud tidak membuat data pribadi pengguna keluar dari perangkat, sehingga privasi tetap di jaga selama proses berlangsung. Perusahaan juga mengklaim Step Edge, LLM bawaan yang tertanam di dalam perangkat, berhasil menempati peringkat pertama pada 29 pengujian benchmark. Namun, perusahaan belum mengungkap benchmark yang digunakan maupun model AI pembandingnya.
Muncul Lebih Dulu dari Smartphone AI OpenAI
Kehadiran StepX Neo semakin memanaskan persaingan teknologi AI antara China dan Amerika Serikat. Perangkat ini meluncur lebih dulu ketika OpenAI masih di rumorkan tengah mengembangkan smartphone berbasis AI. Sebelumnya, perusahaan yang di pimpin Sam Altman itu di kabarkan menargetkan produksi smartphone AI pada tahun 2027.
Namun, rencana tersebut menghadapi tantangan setelah pekan lalu Apple menuduh OpenAI membajak mantan karyawan serta calon pegawainya untuk memperoleh rahasia dagang terkait produk Apple yang belum di rilis. Di sisi lain, OpenAI sebelumnya telah mengumumkan kerja sama dengan mantan kepala desainer Apple, Jony Ive, pada tahun lalu. Kolaborasi tersebut disebut bertujuan mengembangkan perangkat keras khusus untuk ChatGPT.
(A/*)






