Berito.id – Sepatu sering kali menjadi investasi fashion yang tidak murah. Namun, banyak dari kita yang masih sembarangan saat menyimpannya atau nekat mencucinya dengan deterjen pakaian. Alhasil, sol sepatu cepat lepas (jebol), warna memudar, hingga muncul aroma tidak sedap yang mengganggu kepercayaan diri.
Memastikan sepatu tetap prima bukan hanya soal kebersihan, tapi juga menjaga struktur dan materialnya agar tetap nyaman saat memijak bumi.
Kenali Bahan Sepatu Sebelum Bertindak
Langkah pertama yang paling krusial adalah memahami bahwa setiap material membutuhkan perlakuan berbeda. Sepatu lari berbahan mesh tentu tidak bisa di bersihkan dengan cara yang sama seperti sepatu pantofel kulit atau sneakers berbahan suede.
-
Bahan Kanvas: Bisa di bersihkan dengan sikat berbulu halus dan sedikit air sabun lembut.
-
Bahan Kulit (Leather): Hindari air berlebih. Gunakan kain lembap dan semir khusus untuk menjaga kelembapan kulit agar tidak pecah-pecah.
-
Bahan Suede: Ini yang paling sensitif. Gunakan sikat khusus suede dan hindari air karena bisa merusak tekstur bulunya.
Jangan Gunakan Deterjen Pakaian
Satu kesalahan umum masyarakat adalah mencuci sepatu menggunakan deterjen bubuk atau cair untuk pakaian. Zat kimia keras dalam deterjen bisa merusak lapisan lem dan membuat warna sepatu cepat kusam.
Pilihlah sabun khusus sepatu (shoe cleaner) atau jika terpaksa, gunakan sabun bayi yang memiliki pH netral dan formula yang jauh lebih lembut.
Teknik Pengeringan: Jauhkan dari Matahari Langsung
Setelah dibersihkan, jangan menjemur sepatu tepat di bawah terik matahari. Suhu panas yang ekstrem justru membuat material sepatu mengeras dan lemnya mudah mengelupas.
Cukup angin-anginkan di tempat yang teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Untuk mempercepat penyerapan air di bagian dalam, masukkan gumpalan kertas koran atau tisu. Cara ini juga efektif menjaga bentuk sepatu agar tidak berubah (peyang).
Penyimpanan yang Menentukan Usia Sepatu
“Musuh utama sepatu yang disimpan lama adalah kelembapan,” ujar seorang kurator sepatu dalam sebuah diskusi gaya hidup urban. Kelembapan tinggi memicu pertumbuhan jamur dan proses hidrolisis (sol hancur menyerupai bubuk).
Berikut beberapa tips penyimpanan yang ideal:
-
Gunakan Silica Gel: Letakkan satu atau dua sachet silica gel di dalam kotak sepatu untuk menyerap sisa kelembapan.
-
Rotasi Pemakaian: Jangan gunakan sepatu yang sama setiap hari. Berikan waktu istirahat minimal 24 jam agar sisa keringat di dalam sepatu benar-benar kering sebelum dipakai kembali.
-
Gunakan Shoe Tree: Alat ini membantu menjaga bentuk sepatu tetap tegak dan mencegah kerutan di area toe box.
Atasi Bau Tanpa Harus Dicuci
Jika sepatu mulai berbau namun kondisi fisiknya masih bersih, Anda tidak perlu mencucinya secara total. Taburkan sedikit bubuk kopi yang dibungkus kain tipis atau gunakan semprotan disinfektan khusus sepatu (shoe spray). Ini jauh lebih aman daripada membiarkan sepatu basah kuyup hanya untuk menghilangkan bau kaki.
Dengan perawatan yang tepat dan rutin, sepatu Anda tidak hanya sekadar alas kaki, tapi menjadi aset penampilan yang tahan lama. (Nd)






