Update Jatuhnya Helikopter di Sekadau: Tim SAR Menjangkau Titik Jatuh, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Update Jatuhnya Helikopter di Sekadau: Tim SAR Menjangkau Titik Jatuh, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini (Foto: Liputan6.com/ Dok Ist)

Update Jatuhnya Helikopter di Sekadau: Tim SAR Menjangkau Titik Jatuh, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini (Foto: Liputan6.com/ Dok Ist)

Berito.id – Upaya evakuasi delapan korban helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menghadapi tantangan besar. Tim SAR gabungan kini harus berpacu dengan waktu dan kondisi alam yang ekstrem di pedalaman Kalimantan.

Hingga Jumat (17/4/2026) malam, tim yang terdiri dari TNI, Basarnas, BPBD, hingga masyarakat setempat di laporkan terpaksa bermalam di area perbukitan Kecamatan Nanga Taman. Langkah ini di ambil setelah tim berhasil mencapai titik jatuh, namun terkendala visibilitas dan topografi yang membahayakan nyawa petugas.

Bertahan di Tengah Hutan Nanga Taman

Kondisi di lapangan menunjukkan betapa sulitnya menjangkau titik koordinat jatuhnya pesawat jenis Airbus H130 tersebut. Meski posisi serpihan sudah di temukan, tim tidak bisa langsung memindahkan para korban ke titik aman.

Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto, menjelaskan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas menjadi alasan utama penghentian sementara proses evakuasi pada malam hari.

Baca Juga :  Estimasi Pajak Toyota Innova Reborn Bekas Berdasarkan Tahun Produksi

“Tim sudah berada di lokasi jatuhnya helikopter. Namun karena kondisi gelap dan medan yang terjal, evakuasi belum memungkinkan dilakukan malam ini,” ujar Sugiyanto saat memberikan keterangan di Nanga Taman.

Demi keselamatan, seluruh personel kini mendirikan bivak atau tenda darurat di atas bukit, hanya berjarak sekitar 50 meter dari badan helikopter yang hancur. “Kami bivak terlebih dahulu. Besok pagi evakuasi akan di lakukan dengan peralatan yang saat ini sudah mulai di kirim ke lokasi,” tambahnya.

Pantauan Udara Temukan Titik Terang

Sebelum tim darat berhasil menembus tebing curam, keberadaan helikopter ini sempat menjadi teka-teki. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pontianak, I Made Junetra, menyebutkan bahwa koordinat pasti baru teridentifikasi setelah beberapa kali pemantauan udara dilakukan.

“Kami menerima informasi awal adanya serpihan di titik koordinat yang telah di identifikasi. Namun ini masih berdasarkan pengamatan dari udara,” kata Junetra.

Baca Juga :  OpenAI Putar Haluan: Layanan Video Sora Disuntik Mati, Proyek Chatbot Dewasa Batal

Operasi udara ini pun bukannya tanpa risiko. Cuaca yang fluktuatif di wilayah Kalimantan Barat menjadi faktor penentu keselamatan penerbangan helikopter pencari. Sementara itu, tim darat yang bergerak dari Sintang harus membelah vegetasi hutan yang rapat dan menanjak.

Daftar Penumpang dan Kronologi Kejadian

Helikopter PK-CFX membawa delapan orang saat insiden terjadi. Berikut adalah daftar manifes korban:

  • Kru: Kapten Marindra W (Pilot) dan Harun Arasyd (Co-pilot).

  • Penumpang: Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Pesawat dilaporkan take-off dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi pada pukul 07.34 WIB. Sedianya, helikopter ini terbang menuju Desa Teluk Bakung, Kabupaten Kubu Raya. Namun, pada pukul 08.39 WIB, komunikasi terputus total. (Nd)

Berita Terkait

Kronologi Helikopter PK-CFX Hilang Kontak: Dari Melawi Menuju Kubu Raya Berakhir di Hutan Sekadau
IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5 Persen
KPK Incar Dugaan Pemerasan oleh Bupati Tulungagung
Waspada Penurunan Hujan, Ini Penjelasan BMKG Soal Isu El Nino Ekstrem Tahun Ini
Waspada Penipuan! Kemenhaj Saudi Ungkap Satu-satunya Cara Resmi Daftar Haji Melalui Jalur Ini
Kedudukan PPPK dalam UU ASN Dinilai Masih Lemah, Ini Analisis Mendalam Muhamad Arfan
10 Bendera Paling Unik di Dunia: Ada Naga hingga Senjata AK-47!
Daftar Harga BBM Hari Ini 14 April 2026 di Seluruh SPBU Indonesia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:00 WIB

Kronologi Helikopter PK-CFX Hilang Kontak: Dari Melawi Menuju Kubu Raya Berakhir di Hutan Sekadau

Jumat, 17 April 2026 - 08:30 WIB

Update Jatuhnya Helikopter di Sekadau: Tim SAR Menjangkau Titik Jatuh, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:00 WIB

IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5 Persen

Rabu, 15 April 2026 - 12:00 WIB

KPK Incar Dugaan Pemerasan oleh Bupati Tulungagung

Rabu, 15 April 2026 - 10:00 WIB

Waspada Penurunan Hujan, Ini Penjelasan BMKG Soal Isu El Nino Ekstrem Tahun Ini

Berita Terbaru