John Ternus Resmi Ditunjuk Jadi CEO Apple, Tim Cook Mundur Setelah 15 Tahun

Sang Arsitek iPhone Kini Jadi Nakhoda Utama

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

John Ternus Resmi Ditunjuk Jadi CEO Apple (Foto: winfuture.de/theenterpriseworld)

John Ternus Resmi Ditunjuk Jadi CEO Apple (Foto: winfuture.de/theenterpriseworld)

Berito.id – Raksasa teknologi Cupertino resmi memulai babak baru. Tim Cook, pria yang membawa Apple menembus valuasi fantastis 4 triliun dolar AS, memutuskan menanggalkan jabatan CEO per 1 September mendatang. Tongkat estafet kepemimpinan kini berada di tangan John Ternus, veteran Apple yang telah mengabdi selama 25 tahun di dapur inovasi perangkat keras.

Cook tidak benar-benar pergi. Ia akan menjabat sebagai Executive Chairman, posisi yang memungkinkannya fokus pada relasi dengan pembuat kebijakan global sembari memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus selama musim panas ini.

Insinyur dengan Jiwa Inovator

Penunjukan Ternus bukan kejutan instan bagi pengamat Silicon Valley. Namanya telah santer terdengar sejak 2025 sebagai kandidat tunggal terkuat setelah mundurnya Jeff Williams. Cook sendiri menyebut Ternus sebagai sosok visioner yang memiliki kombinasi langka.

“Dia punya pikiran seorang engineer, jiwa seorang inovator, dan hati untuk memimpin dengan integritas. Tanpa ragu, dia adalah orang yang tepat,” puji Cook dalam pernyataan resminya.

Baca Juga :  Mengenal Virus Andes, Hantavirus Langka yang Menular Antar Manusia

Rekam jejak Ternus di Apple nyaris menyentuh setiap produk yang ada di saku atau meja Anda hari ini. Dari setiap generasi iPad, evolusi iPhone, hingga kelahiran AirPods dan Apple Watch, Ternus adalah sosok di balik layar. Prestasi paling monumental darinya adalah mengawasi transisi Mac menuju chip silikon buatan Apple sendiri sebuah langkah yang memutus ketergantungan pada Intel dan mengubah peta persaingan komputer dunia.

Warisan Cook dan Bayang-Bayang Jobs

Tim Cook mengambil alih kepemimpinan pada 2011, tepat sebelum sang pendiri Steve Jobs wafat. Selama 15 tahun, ia mengubah Apple dari perusahaan inovasi menjadi mesin ekonomi paling berharga di dunia. Pada 2018, Apple mencetak sejarah sebagai perusahaan publik pertama bernilai 1 triliun dolar AS, dan kini angka itu telah berlipat empat kali lipat.

Bagi Ternus, Cook adalah mentor sekaligus jembatan menuju masa depan. Ternus juga merupakan sedikit dari eksekutif puncak yang sempat merasakan langsung kepemimpinan disiplin tinggi di bawah Steve Jobs.

Baca Juga :  Meta dan YouTube Divonis Bersalah Picu Kecanduan Medsos pada Anak

“Saya di penuhi optimisme tentang apa yang dapat kita capai di tahun-tahun mendatang,” ujar Ternus singkat namun penuh percaya diri.

Apa yang Berubah bagi Pengguna Apple?

Di bawah kepemimpinan seorang “engineer sejati” seperti Ternus, arah Apple di prediksi akan semakin condong pada integrasi perangkat keras yang radikal:

  • Fokus pada Chipset: Pengembangan chip seri-M dan seri-A akan semakin agresif untuk menekan efisiensi energi.

  • Evolusi Wearables: Dengan pengalaman panjang di Apple Watch dan AirPods, lini perangkat sandang kemungkinan besar akan mendapatkan fitur kesehatan yang lebih mendalam.

  • Konsistensi Desain: Ternus di kenal sangat teliti pada detail teknis, yang berarti kualitas material dan durabilitas perangkat akan tetap menjadi prioritas utama.

September nanti bukan sekadar pergantian nama di kursi CEO, melainkan pengujian apakah seorang insinyur murni mampu menjaga momentum profitabilitas sebesar 4 triliun dolar sembari tetap memicu decak kagum dunia lewat inovasi yang “ajaib”. ***

Berita Terkait

Google Buka Akses Gemini Spark untuk AI Ultra USD100
WhatsApp Hadirkan Fitur Baru, Kini Bisa Edit PDF Langsung di Dalam Chat
Asus ExpertBook P5 G2 Resmi Hadir di Indonesia, Laptop AI untuk Profesional Hybrid
Rekomendasi 5 Generator Video AI Terbaik untuk Konten Viral 2026
Wellah Hatta Jadi Sosok Indonesia di Final Piala Dunia 2026
Jutaan Satelit Ancam Ubah Langit Malam Bumi
Pau Cubarsi Bersinar, Pernah Main di Indonesia Sebelum Juara Piala Dunia 2026
Jaket Kulit CEO Nvidia Terjual Rp17 Miliar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

Google Buka Akses Gemini Spark untuk AI Ultra USD100

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:00 WIB

WhatsApp Hadirkan Fitur Baru, Kini Bisa Edit PDF Langsung di Dalam Chat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:00 WIB

Asus ExpertBook P5 G2 Resmi Hadir di Indonesia, Laptop AI untuk Profesional Hybrid

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:00 WIB

Rekomendasi 5 Generator Video AI Terbaik untuk Konten Viral 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Wellah Hatta Jadi Sosok Indonesia di Final Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Google Buka Akses Gemini Spark untuk AI Ultra USD100
(Foto: Google/liputan6
/AI)

Teknologi

Google Buka Akses Gemini Spark untuk AI Ultra USD100

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:00 WIB

Drama China Terbaru Juli 2026, Overdo Paling Ditunggu
(Foto: kapanlagi/sisipublik
/AI)

Showbiz

Drama China Terbaru Juli 2026, Overdo Paling Ditunggu

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:00 WIB