Harga Emas Dunia Anjlok ke USD 4.541 Usai The Fed Tahan Suku Bunga

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Dunia Anjlok ke USD 4.541 Usai The Fed Tahan Suku Bunga (Foto: Ai)

Harga Emas Dunia Anjlok ke USD 4.541 Usai The Fed Tahan Suku Bunga (Foto: Ai)

Berito.idHarga emas dunia mendadak anjlok. Pada penutupan Rabu (29/4/2026), harga emas spot tergelincir 1,2 persen ke angka USD 4.541,30 per ounce. Tak hanya itu, kontrak berjangka emas untuk pengiriman Juni juga terpangkas 1,3 persen di level USD 4.546,20.

Koreksi tajam ini muncul sesaat setelah Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen. Keputusan yang sejatinya sudah di prediksi pasar ini justru memberikan tekanan hebat karena hilangnya daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.

Drama Perpecahan 8-4 di Tubuh The Fed

Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) kali ini jauh dari kata harmonis. Di bawah kepemimpinan Jerome Powell yang kabarnya segera berakhir, para petinggi bank sentral justru terpecah belah secara ekstrem.

Hasil pemungutan suara menunjukkan angka 8-4. Ini adalah perbedaan pendapat terbesar sejak Oktober 1992. Empat pejabat regional secara terbuka menentang narasi “pelonggaran” kebijakan moneter karena khawatir inflasi yang stagnan di level 3 persen sejak akhir 2023 akan kembali meledak.

Baca Juga :  Messi Cetak Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia

“Ketua Powell mengakhiri masa jabatannya dengan empat perbedaan pendapat. Ini menyoroti ketidakpastian ekonomi jangka pendek yang sangat tinggi,” ujar Kepala Investasi Northwestern Mutual, Brent Schutte.

Faktor Trump dan Buntunya Dialog Iran

Sentimen negatif bagi emas tak berhenti di Washington. Dari meja diplomasi global, laporan menyebutkan negosiasi perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat menemui jalan buntu. Presiden AS Donald Trump secara tegas menyatakan ketidaksenangannya terhadap proposal terbaru dari Teheran.

Analis MarketPulse OANDA, Zain Vawda, menilai kegagalan kesepakatan ini memperkuat narasi suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Ketegangan geopolitik yang biasanya menjadi bahan bakar kenaikan emas, kali ini justru teredam oleh kekhawatiran inflasi minyak akibat konflik tersebut.

Peluang Rebound ke USD 5.500?

Meski saat ini sedang “berdarah”, masa depan logam mulia belum sepenuhnya gelap. Vawda memprediksi tren kenaikan harga emas bisa segera kembali jika kesepakatan AS-Iran tercapai dengan cepat. Jika skenario itu terjadi, emas diproyeksikan mampu melesat hingga mengakhiri tahun 2026 pada kisaran USD 5.300 sampai USD 5.500 per ounce.

Baca Juga :  Bank Mandiri Resmi Bagikan Dividen Rp44,47 Triliun dan Setujui Buyback Saham

Bagi investor domestik, fluktuasi global ini biasanya akan segera berimbas pada harga emas batangan Antam atau UBS di dalam negeri dalam 24 jam ke depan.

Tips Bagi Investor Emas: Saat harga dunia sedang terkoreksi akibat kebijakan suku bunga, ini seringkali dianggap sebagai momen buy on weakness bagi investor jangka panjang. Pantau terus pergerakan nilai tukar Rupiah, karena harga emas lokal sangat bergantung pada kombinasi harga spot dunia dan kurs USD.

Apakah menurut Anda harga emas akan segera pulih atau justru semakin tertekan oleh kebijakan kepemimpinan baru The Fed nanti? ***

Berita Terkait

Menkeu Alokasikan Dana Rp400 Triliun untuk Himbara
IHSG Melonjak 1,96 Persen ke Level 5.999 Pada Sore Ini
Menkeu Tegaskan Belum Ada Kemenkeu Miliki Saham BEI
OJK Usut Dugaan Pembiayaan Fiktif Rp15,47 Miliar di BPRS GP
Bitcoin Menguat ke Rp1,13 Miliar Meski Risiko Geopolitik Tinggi
Saham SpaceX Anjlok 6 Persen Usai Euforia IPO
BI Rate Naik ke 5,75%, Ini Strategi Keuangan agar Daya Beli Tetap Terjaga
MSCI Tetapkan Indonesia sebagai Emerging Market 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:00 WIB

Menkeu Alokasikan Dana Rp400 Triliun untuk Himbara

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:15 WIB

IHSG Melonjak 1,96 Persen ke Level 5.999 Pada Sore Ini

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:05 WIB

Menkeu Tegaskan Belum Ada Kemenkeu Miliki Saham BEI

Senin, 22 Juni 2026 - 12:00 WIB

OJK Usut Dugaan Pembiayaan Fiktif Rp15,47 Miliar di BPRS GP

Senin, 22 Juni 2026 - 09:05 WIB

Bitcoin Menguat ke Rp1,13 Miliar Meski Risiko Geopolitik Tinggi

Berita Terbaru

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan
(Foto: Biro Pers)

Nasional

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan

Minggu, 28 Jun 2026 - 19:07 WIB

Harga MacBook dan iPad resmi naik akibat biaya komponen meningkat
(Foto: arbiterz
/enterprisewired)

Gadget

Harga MacBook dan iPad Naik, iPhone Segera Menyusul

Minggu, 28 Jun 2026 - 19:00 WIB

Daftar Negara Tanpa Poin di Piala Dunia 2026
(Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach/cnbc)

Sport

Daftar Negara Tanpa Poin di Piala Dunia 2026

Minggu, 28 Jun 2026 - 17:00 WIB

6 Aplikasi Drama Penghasil Uang yang Bisa Di coba
(Foto: prabupos/AI
/prabumulihpos)

Lifestyle

6 Aplikasi Drama Penghasil Uang yang Bisa Di coba

Minggu, 28 Jun 2026 - 15:00 WIB

Monadi Buka Akses Lahan Pemda demi Gerai Koperasi Desa(Foto: AI)

Daerah

Monadi Buka Akses Lahan Pemda demi Gerai Koperasi Desa

Minggu, 28 Jun 2026 - 13:00 WIB