Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern (Foto: MI/medcom)

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern (Foto: MI/medcom)

Berito.id – Mesin diesel modern dengan teknologi Common Rail menuntut presisi tinggi dalam sistem pembakaran. Penggunaan bahan bakar berkualitas bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga integritas komponen internal. Pertamina Dex hadir sebagai solusi bahan bakar diesel kasta tertinggi yang di rancang khusus untuk memenuhi kebutuhan teknis kendaraan generasi terbaru.

Efisiensi mesin diesel sangat bergantung pada Cetane Number (CN). Pertamina Dex mengusung CN 53, angka tertinggi jika di bandingkan dengan Dexlite (CN 51) maupun Bio Solar (CN 48). Tingginya angka cetane ini memastikan durasi keterlambatan penyalaan (ignition delay) menjadi sangat singkat. Hasilnya, proses pembakaran terjadi lebih sempurna, getaran mesin berkurang, dan akselerasi kendaraan terasa lebih responsif sejak putaran bawah.

Baca Juga :  Ini 5 Tablet dengan Keyboard Bawaan yang Siap Diajak Kerja

Proteksi Maksimal dengan Standar EURO 4

Salah satu musuh utama mesin diesel modern adalah kadar sulfur tinggi yang dapat menyumbat injektor dan merusak sistem pembuangan. Pertamina Dex memiliki kadar sulfur maksimal hanya 50 PPM (parts per million). Spesifikasi ini telah memenuhi standar emisi EURO 4, yang artinya:

  • Emisi gas buang jauh lebih bersih dan ramah lingkungan.

  • Mencegah penumpukan deposit karbon pada ruang bakar.

  • Melindungi sistem Common Rail dari risiko penyumbatan prematur.

  • Kandungan aditif anti-foaming dan anti-corrosion menjaga tangki serta saluran bahan bakar tetap bersih dari karat.

Baca Juga :  Review Aplikasi di Google Play Store Kini Berubah, Lebih Mudah atau Justru Ribet?

Daftar Kendaraan yang Direkomendasikan

Mobil diesel keluaran 10 tahun terakhir hampir seluruhnya telah mengadopsi sistem injeksi tekanan tinggi. Kendaraan seperti Toyota Fortuner, Innova Reborn, Mitsubishi Pajero Sport, Isuzu MU-X, Nissan Terra, hingga Hyundai Santa Fe sangat bergantung pada bahan bakar rendah sulfur untuk menjaga performa jangka panjang. Mengabaikan spesifikasi bbm berisiko mempercepat kerusakan pada komponen fuel pump dan injektor yang biaya perbaikannya cukup menguras kantong.

Bagi pemilik mobil diesel, memilih bahan bakar dengan CN tinggi dan sulfur rendah adalah investasi preventif. Mesin yang lebih bersih tidak hanya memperpanjang usia kendaraan, tetapi juga menjaga nilai jual kembali tetap stabil.

Berita Terkait

BYD Geser Honda di 5 Besar Merek Mobil Terlaris Indonesia April 2026
Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar
Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis
Veda Ega Pratama Amankan Posisi Keenam di Kualifikasi Moto3 Prancis 2026
Satu Abad Ducati, Ratusan Motor Ikonik Guncang Aspal Pulau Dewata
Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya
Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)
Polemik Bakom dan Homeless Media: Transformasi atau Ancaman Independensi?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB

BYD Geser Honda di 5 Besar Merek Mobil Terlaris Indonesia April 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Senin, 11 Mei 2026 - 13:27 WIB

Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:05 WIB

Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:33 WIB

Veda Ega Pratama Amankan Posisi Keenam di Kualifikasi Moto3 Prancis 2026

Berita Terbaru