Menkeu Purbaya Didesak Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit Secara Transparan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya Didesak Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit Secara Transparan
(Foto:liputan6)

Menkeu Purbaya Didesak Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit Secara Transparan (Foto:liputan6)

Berito.id – Mantan Anggota Komisi Energi DPR RI, Mulyanto, mendukung langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengusut dugaan manipulasi laporan ekspor sawit yang melibatkan sejumlah perusahaan besar.

Meski demikian, ia meminta pemerintah menangani persoalan tersebut secara hati-hati, serius, dan terukur agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

Menkeu jangan hanya menyampaikan narasi di media. Jika memang ada bukti manipulasi, maka kasus ini sudah sepatutnya di proses secara hukum,” ujar Mulyanto dalam keterangannya, Jumat, 29 Mei 2026.

Minta Libatkan Aparat dan Lembaga Terkait

Mulyanto menilai pemerintah perlu bekerja sama dengan aparat penegak hukum serta lembaga terkait untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh.

Ia menyebut BPKP, Direktorat Jenderal Pajak, Bea Cukai, dan instansi terkait perlu dilibatkan. Tujuannya agar investigasi berjalan lebih konkret dan berbasis data.

Menurut politisi PKS itu, publik dan pelaku usaha membutuhkan kepastian hukum yang objektif, bukan kegaduhan di ruang publik.

Karena itu, pemerintah perlu fokus pada audit perdagangan yang menyeluruh. Pembuktian juga harus akurat. Selain itu, penindakan tegas perlu dilakukan terhadap pihak yang terbukti melanggar aturan.

Baca Juga :  9 Drama China Kolosal Terbaru 2025-2026 Lengkap dengan Sinopsisnya

Dugaan Praktik Under Invoicing Di nilai Serius

Mulyanto mengingatkan dugaan praktik under invoicing dan transfer pricing dalam ekspor sawit tidak boleh di anggap sepele.

Praktik tersebut berpotensi merugikan negara, baik dari sisi penerimaan pajak, devisa hasil ekspor, maupun tata kelola perdagangan nasional.

Namun, ia juga meminta pemerintah menjaga stabilitas industri sawit nasional agar isu ini tidak berkembang menjadi sentimen negatif di pasar global.

Menurutnya, industri sawit merupakan salah satu penopang utama devisa negara dan melibatkan jutaan petani serta tenaga kerja di berbagai daerah di Indonesia.

Pemerintah Di minta Jaga Kepercayaan Pasar

Di tengah kondisi ekonomi global yang masih belum stabil, pemerintah di minta menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan stabilitas dunia usaha.

Mulyanto menilai pemerintah perlu berhati-hati dalam menyampaikan narasi publik. Tujuannya agar pasar internasional tidak menganggap tata niaga sawit Indonesia sedang bermasalah secara keseluruhan.

Baca Juga :  Build Miya Tersakit, Rahasia DPS Tinggi dan Auto Savage di Late Game

“Jangan sampai pesan yang di terima pasar global seolah seluruh sistem perdagangan sawit nasional bermasalah,” katanya.

Ia juga menyoroti rencana pemerintah yang tengah menyiapkan konsep ekspor satu pintu komoditas sawit melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia.

Menurutnya, agenda reformasi tata niaga ekspor tersebut harus di barengi komunikasi publik yang tepat agar tidak memicu kepanikan pasar maupun resistensi dari pelaku usaha.

Fokus pada Perbaikan Sistem Ekspor

Mulyanto menegaskan penguatan kontrol negara terhadap ekspor komoditas strategis bertujuan meningkatkan penerimaan negara. Langkah itu juga untuk memperbaiki pengelolaan devisa nasional.

Karena itu, pemerintah di minta menangani persoalan ini secara profesional, objektif, dan tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Yang paling penting bukan besarnya pemberitaan, tetapi akurasi data, ketepatan langkah, dan hasil nyata yang mampu memperbaiki sistem ekspor nasional secara berkelanjutan,” pungkasnya.

(Aat/*)

Berita Terkait

Pesawat N219 Buatan PT Dirgantara Indonesia Siap Perkuat Konektivitas Udara Nasional
Bansos PKH dan BPNT Kuartal III Mulai Cair 20 Juli 2026
Barang Subsidi Kopdes Merah Putih Wajib Disalurkan ke Rakyat
Bulog Siapkan Beras SPHP Premium Beras Kita untuk Tekan Harga Beras
Bansos ATENSI YAPI Tahap 2 Cair Juni 2026, Cek Syaratnya
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus
Rekrutmen SKK Migas 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Formasi
Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam Satu Tahun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:00 WIB

Pesawat N219 Buatan PT Dirgantara Indonesia Siap Perkuat Konektivitas Udara Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:00 WIB

Bansos PKH dan BPNT Kuartal III Mulai Cair 20 Juli 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 07:00 WIB

Barang Subsidi Kopdes Merah Putih Wajib Disalurkan ke Rakyat

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:00 WIB

Bulog Siapkan Beras SPHP Premium Beras Kita untuk Tekan Harga Beras

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bansos ATENSI YAPI Tahap 2 Cair Juni 2026, Cek Syaratnya

Berita Terbaru

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia(Foto: AI)

Otomotif

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN(Foto: AI)

Teknologi

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026
(Foto: AI)

Gadget

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:00 WIB

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton
(Foto: AI)

Showbiz

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:00 WIB