BI Rate Tembus 5,25 Persen, Ini Trik Amankan Dompet Anak Muda dari Lonjakan Cicilan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BI Rate Tembus 5,25 Persen, Ini Trik Amankan Dompet Anak Muda dari Lonjakan Cicilan (Foto: Ai)

BI Rate Tembus 5,25 Persen, Ini Trik Amankan Dompet Anak Muda dari Lonjakan Cicilan (Foto: Ai)

Berito.id – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) resmi mengerek suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 50 bps hingga menyentuh angka 5,25 persen. Lonjakan ini bukan sekadar angka di lembar berita ekonomi. Bagi generasi muda, kebijakan moneter tersebut merombak total kalkulasi pengeluaran bulanan, biaya pinjaman, hingga strategi mencari cuan lewat investasi.

Langkah pertama yang mendesak untuk di lakukan adalah mengecek ulang kontrak pinjaman Anda, terutama bagi pemegang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau kredit kendaraan. Kenaikan BI Rate otomatis memicu lonjakan suku bunga mengambang (floating rate). Jika cicilan Anda menggunakan sistem ini, alokasikan dana ekstra minimal 5 hingga 10 persen dari anggaran bulanan untuk mengantisipasi lonjakan tagihan. Menunda belanja konsumtif demi mempertebal pos cicilan adalah pilihan paling realistis saat ini.

Baca Juga :  Rahasia Ubah Foto "Under-Exposure" Jadi Estetik Tanpa Takut Hasil Pecah

Sebaliknya, situasi ini menjadi angin segar bagi pemburu pendapatan pasif. Suku bunga tinggi membuat perbankan memperbesar imbal hasil tabungan dan deposito.

Berikut adalah peta pengalihan aset yang bisa Anda manfaatkan segera:

Instrumen Investasi Strategi Aksi Estimasi Dampak
Deposito & Tabungan Pindahkan dana menganggur dari rekening biasa ke deposito berjangka. Mendapatkan keuntungan maksimal dari tren bunga tinggi.
Obligasi Negara (SBN) Beli SBN seri terbaru yang terbit setelah kenaikan suku bunga. Mengunci kupon/imbal hasil tinggi yang aman dari risiko pasar.
Reksadana Pasar Uang Alokasikan dana darurat ke instrumen ini. Likuiditas tetap terjaga dengan pertumbuhan di atas inflasi.
Baca Juga :  BSI Siagakan Ratusan Kantor Cabang Selama Cuti Bersama, Layani Setoran Hingga Komplain

Era bunga tinggi menuntut perubahan perilaku finansial yang agresif. Manfaatkan momentum pergeseran pasar ini dengan memangkas utang konsumtif dan memperbesar porsi aset likuid berpendapatan tetap. (Nd/*)

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi
MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia
Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026
Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya
OJK: 200 BPR Masih Jalani Proses Merger
Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS
Harga Minyak Dunia Sentuh US$100, Prabowo Minta Simulasi APBN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Berita Terbaru